Liputan6.com, Jakarta - Katarak adalah kondisi di mana lensa mata yang biasanya jernih menjadi keruh. Hal ini menyebabkan pandangan menjadi buram, kabur, atau berbayang. Katarak merupakan salah satu penyebab utama kebutaan yang dapat diobati.
Menurut dokter Friska D. Anggriany, SpM dari Rumah Sakit Santo Yusuf Bandung mengatakan pada dasarnya semua orang tidak terbatas usia dari bayi hingga yang sudah lanjut usia (lansia) pun bisa terkena katarak.
"Jadi jenis-jenis katarak dan penyebabnya itu macam-macam," ujar Friska dalam bincang edukasi kesehatan Rumah Sakit Santo Yusuf Bandung, ditulis Jumat (27/3/2026).
Advertisement
Friska menyebutkan terdapat enam penyebab katarak yang sering terjadi pada pasien, diantaranya:
1. Keturunan atau genetik
2. Infeksi
3. Obat-obatan misalkan para pengguna obat tetes mata yang mengandung steroid.
4. Penyakit misalnya penyakit diabetes.
5. Trauma karena benturan.
6. Faktor usia paling banyak penyebabnya terjadi pada dewasa.
"Nah, kalau katarak yang terjadi pada anak kebanyakan memang penyebabnya adalah faktor genetik. Jadi ada keluar riwayat keluarganya yang mengalami katarak sejak bayi," kata Friska.
Namun ada juga yang banyak adalah penyakit katarak pada anak yang disebabkan oleh infeksi pada saat ibunya sedang mengandung.
Friska menyebut saat ibunya mengandung mengalami infeksi misalkan karena tokso, rubela, campak, cacar, kemudian ada herpes ataupun penyakit lainnya sehingga kuman tersebut dari perut ibunya masuk ke dalam kandungan. Sehingga terinfeksi dan ketika lahir bayinya tersebut mengalami katarak sejak lahir.
Â
Ciri Katarak Terjadi Pada Anak dan Dewasa
Sementara, tanda dan gejala katarak pada orang dewasa itu intinya penglihatan terasa seperti berkabut ataupun berawan. Friska mengatakan kemudian bisa juga sering berganti kacamata.
"Jadi, baru ganti kacamata kok sudah tidak enak lagi. Jadi pasiennya sering berganti kacamata. Kemudian ada juga penglihatan ganda. Jadi penglihatannya seperti melihat benda tapi ada dua," terang Friska.
Sedangkan untuk yang bayi dan anak, penglihatannya sedikit tidak fokus. Jadi saat bayi atau anak tersebut dipanggil namanya, tidak berespon ataupun saat di senter cahaya matanya tidak berespon ataupun berkedip.
Friska mengingatkan kepada orang tua agar lebih waspada saat melihat pada bayi dan anak tidak merespon saat dipanggil atau tidak ada respon kalau melihat mainan atau melihat cahaya.
"Selain itu bisa juga pada saat sekolah anak tersebut turun pelajarannya, tapi ternyata turun pelajarannya tersebut karena dia penglihatannya buram. Di saat di kelas untuk guru-guru mungkin sudah bisa mengawasi kalau ada gejala anak yang selalu datang maju ke depan dan tidak bisa duduk di barisan yang belakang. Artinya penglihatannya buram, bisa saja itu tanda-tanda dari katarak," jelas Friska.
Friska menuturkan sedangkan ciri terjadinya katarak yang pada dewasa karena kebanyakan terjadi karena faktor usia. Diakuinya agak sulit untuk mencegah terjadinya katarak pada periode usia tersebut.
Tetapi bisa diminimalisir dengan cara menggunakan kacamata pelindung ataupun topi, sehingga tidak terlalu dengan sinar matahari langsung yang menyebabkan seperti penuaan lebih cepat.
Â
Advertisement
Mencegah Katarak
Sebagai langkah antisipasi terjadi katarak kepada anak dapat dilakukan pencegahan pada saat ibunya akan hamil.
"Sebaiknya memeriksakan diri apakah terjangkit penyakit tokso, apakah ada turbellaria (penyakit akibat cacing) ataupun sifat virus. Jadi ada screening sebelum kehamilan sehingga diketahui bahwa ibu tersebut betul-betul sudah sehat dan siap untuk hamil gitu," ungkap Friska.
Friska menyebut pengobatan katarak saat ini memang tidak dapat diobati sepenuhnya. Penggunaan kacamata bagi penderita katarak, sifatnya hanya membantu untuk melihat lebih jelas, tetapi hal tersebut tidak menghilangkan katarak.
Satu-satunya cara untuk menghilangkan katarak hanya dapat dilakukan dengan cara operasi. Waktu terbaik untuk operasi katarak tersebut harus melihat per kasus.
"Untuk bayi katarak yang sudah lahir sebaiknya dilakukan operasi segera jika memang kataraknya tersebut sudah sangat tebal ataupun menutupi satu lensa mata anak tersebut," tutur Friska.
Pada bayi operasi katarak sangat membantu karena matanya sedang dalam masa pertumbuhan. Sehingga jika ada katarak yang ukuran diameternya lebih dari 3 mm sudah wajib dilakukan operasi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782154/original/031089800_1782878025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-01T104708.110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493673/original/005478800_1770263148-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-05T103223.078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371499/original/009302700_1759661910-WhatsApp_Image_2025-10-05_at_17.51.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8225159/original/056714600_1781085270-20260530_130845.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6382175/original/056460800_1779257355-nina.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6380334/original/077567400_1779255437-katarak.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5753293/original/059201800_1778654616-a210af85-9035-4d7e-8107-629fb93eccb8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5032122/original/009055300_1733123996-fotor-ai-2024120214150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568330/original/054028800_1777355710-Wakil_Menteri_Kesehatan_Dante_Saksono_Harbuwono__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567211/original/025743900_1777270346-55229294778_d14210d34a_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5023095/original/069186400_1732610585-fotor-ai-20241126153538.jpg)