Sukses

Jalur Kursi Roda di Pantai Seaton Inggris Buat Difabel Bahagia

Liputan6.com, Jakarta Sebuah trek khusus pengguna kursi roda dibangun di pantai Seaton, Inggris. Jalur ini memungkinkan penyandang disabilitas bisa lebih dekat ke laut.

Dilansir dari BBC, trek ini ternyata ide Nicky Dack, yang mengidap Multiple Sclerosis (MS), ketika ia harus tinggal di promenade di Devon sementara keluarganya menikmati pantai.

Dack juga menjadi difabel pertama di Seaton Town Council yang menggunakan fasilitas sepanjang 85m (280ft) yang baru dipasang tersebut.

"Suatu malam saya berada di balkon sementara keluarga saya berada di pantai dan itulah yang membuat saya berpikir," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa itu adalah pengalaman menakjubkan, selain ia bisa kembali ke pantai di Seaton untuk pertama kalinya dalam 15 tahun. Nona Dack, yang didiagnosis dengan MS progresif pada tahun 2013, diundang dalam uji coba lintasan plastik dan aluminium.

"Ketika saya mencobanya, perasaan saya membuncah bahagia karenanya. Menyandang disabilitas bisa sangat sulit. Ada hambatan dan saya ingin memudahkan orang-orang," katanya.

Proyek ini disampaikan oleh Dewan Kota Seaton, yang bekerja sama dengan Dewan Distrik East Devon dan Dewan Kabupaten Devon.

Pemerintah setempat sekarang akan mencari dana tambahan untuk memperpanjang panjang jalan di kedua arah.

Amrik Singh, walikota Seaton, mengatakan, "Seaton adalah kota di mana semua orang diterima."

Ledger, anggota dewan Seaton Town Council dan East Devon District Council, mengatakan, "Ini benar-benar kisah sukses dan bekerja sama untuk memberikan perubahan nyata bagi publik. Mudah-mudahan, skema ini sukses besar dan pekerjaan kemudian dapat dimulai untuk mendapatkan dana untuk perpanjangan lebih lanjut."

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Kerjasama berbagai pihak

Jika pilot project terbukti berhasil, East Devon District Council (EDDC) berencana untuk mencari uang ekstra untuk memperpanjang panjang jalur di kedua arah.

Jalur Tuff Trac sedang dipantau secara ketat untuk memastikannya diatur dengan cara yang paling efektif, kata EDDC.

Marcus Hartnell, wakil walikota Seaton EDDC Councillor, mengatakan: “Saya sangat senang mendukung proyek ini dengan anggaran lokal saya.

“Membuat pantai kami lebih mudah diakses berarti lebih banyak orang dapat menikmati menghabiskan waktu selama musim panas bersama teman dan keluarga dan tidak merasa dikucilkan," ujar Marcus, dikutip eastdevonnews.

“Saya ingin berterima kasih kepada juara disabilitas lokal kami, Nicky Dack, yang menyarankan ide ini kepada anggota dewan tahun lalu dan saya sangat berharap dapat bekerja sama dengannya dan orang lain untuk memberikan lebih banyak inisiatif seperti ini yang akan membuat Seaton lebih mudah diakses.”

Jack Rowland, Penasihat lingkungan, mengatakan: “Setelah terlibat dalam pertemuan awal dengan Nicky Dack dan warga lainnya dan mendengarkan keprihatinan mereka, saya sangat senang melihat trek ini dipasang.

“Ini adalah bukti dari ketiga tingkat pemerintah daerah, di kota, distrik dan kabupaten, bekerja sama untuk meneliti, membiayai, dan membiayai inisiatif ini dan semua penghargaan kepada petugas keamanan pantai EDDC Pete Blyth dan tim di belakangnya untuk mewujudkan ini.

 

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Pantai ramah disabilitas di Mesir

Pantai Mandara di Alexandria, Mesir juga sebelumnya menjadikan pantai umum ramah disabilitas pertama di Mesir yang memungkinkan ribuan penyandang disabilitas, termasuk mereka yang menggunakan kursi roda, mencapai air laut melalui tanjakan.

Juli ini, pemerintah setempat bahkan membuka kolam renang di Mandara untuk penyandang tunanetra. Di sepanjang pantai, dilingkari tali di air laut dan dibagi menjadi tiga jalur, yang dapat menampung puluhan orang sekaligus.

Penanda khusus juga digunakan untuk membantu tunanetra berenang dengan aman di air, dengan penjaga pantai mengawasi mereka dengan cermat.

"Saya merasa aman berenang di sini ... Penjaga pantai selalu ada, dan saya juga memiliki peluit untuk memanggil mereka jika saya butuh bantuan," kata Khaled sambil bergerak bebas di jalur, menambahkan bahwa ia telah datang untuk berenang beberapa kali sejak dibuka. dan merekomendasikannya ke banyak teman tunanetra, kata Helmy Khaled, perenang amatir berusia 14 tahun, dikutip Xinhua.

 

4 dari 4 halaman

Penyandang disabilitas juga perlu menikmati hidup dan sehat

Sementara itu, Tarek Jahin, pengawas pantai Mandara, mengatakan bahwa semua layanan di dua area renang khusus untuk penyandang disabilitas tidak dikenai biaya dan buka setiap hari.

"Kami masih memiliki lebih banyak rencana untuk merancang dan mengembangkan pantai untuk penyandang disabilitas... Kami ingin mereka menyatu dengan masyarakat dan menikmati hidup seperti orang yang sehat," kata Tarek.