Sukses

Aktris Park Eun Bin Akui Berhati-hati Perankan Karakter Autisme di Drakor Terbaru

Liputan6.com, Jakarta Drama Korea orisinal baru berjudul "Extraordinary Attorney Woo" memiliki karakter autisme sepanjang ceritanya. Menurut aktris utama Park Eun Bin, karakter tersebut diperankan dengan berhati-hati agar tidak menciptakan prasangka tertentu bagi para penonton.

Dalam drama terbaru ini, Park Eun Bin menunjukkan sisi barunya sebagai Woo Young Woo, seorang pengacara dengan gangguan spektrum autisme.

Dilansir dari KBIZoom, Park Eun Bin mengakui dirinya tidak langsung bisa menyerap karakter pengacara dengan spektrum autisme. Namun usahanya membuahkan hasil, dari upayanya memadukan berbagai detail pada perannya kali ini.

Berbagai upaya ia lakukan untuk mengekspresikan spektrum autisme, mulai dari gerakan jari hingga penampilan memakai headphone.

Pada konferensi pers sebelum siaran pertama, Park Eun-bin mengatakan, "Ketika saya membaca sinopsis untuk pertama kalinya, saya bertanya-tanya 'Apa yang harus saya lakukan untuk memerankan ini?' Saya tidak tahu apa-apa tentang ini.

"Saya sangat berhati-hati dan takut bahwa saya akan menciptakan prasangka. Saya terus bertanya-tanya 'Apakah saya boleh berakting ini dan itu?' Kemudian saya menemukan jawaban bahwa daripada berpikir tentang akting, saya perlu memahami bagaimana perasaan saya tentang peran itu terlebih dahulu," katanya.

Park Eun Bin juga menceritakan upayanya untuk membuat aktingnya terlihat nyata. Ia pun banyak membuat gerakan tubuh yang seringkali dialami penyandang autisme.

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Tidak mau meniru karakter tertentu

“Saya tidak ingin meniru karakter yang telah diwujudkan oleh media, jadi saya memutuskan untuk tidak meniru," kata Park Eun Bin.

Eun Bin menganggap 'Extraordinary Attorney Woo' adalah karya yang harus dijiwai dengan berhati-hati.

"Karena saya takut pendekatan saya caranya salah atau menciptakan persepsi tertentu. Jadi saya mempelajarinya dari buku," ujarnya.

Ada empat kriteria diagnostik untuk orang dengan gangguan spektrum autisme dan saya mempelajarinya. Saya juga bertemu dengan seorang profesor untuk meminta nasihat tentang autisme dan mempelajari beberapa karakteristik umum penyandang autisme. Hasil studi saya adalah Woo Young-woo yang akan dilihat pemirsa dalam drama."

 

3 dari 4 halaman

Menyentuh hati pemirsa

Dengan usahanya itu, Park Eun Bin menciptakan Woo Young Woo dengan suara, ekspresi, dan bahkan gerakannya sendiri. Bahkan, upaya Park Eun-bin terungkap dengan jelas dalam drama tersebut.

Cara Woo Young-woo melangkah ke dunia baru menyentuh hati pemirsa. Semuanya baru bagi Woo Young Woo yang memulai kehidupan pekerja untuk pertama kalinya di firma hukum Hanbada. Ia bahkan menunjukkan detail bahwa pintu putar bisa menjadi tantangan bagi Woo Young Woo yang bagi orang pada umumnya menganggap itu hal sepele.

Selain itu, fakta bahwa Woo Young-woo menemukan sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh pengacara veteran dari perspektif yang sama sekali berbeda menarik perhatian pemirsa. Serta bagaimana ia mematahkan prasangka rekan sekantornya dengan membuktikan penyandang autisme pun mampu bekerja dengan baik.

4 dari 4 halaman

Sempat khawatir sewaktu ditawari film ini

Eun Bin mengaku merasa merasa khawatir saat ditawari memerankan karakter ini. "Saya agak takut apa saya bisa melakukannya tanpa menyakiti atau menyinggung siapa pun," kata Park Eun Bin dikutip dari Soompi.

"Ini adalah karakter tipe jenius pertamaku, dan Young Woo juga memiliki spektrum autisme. Saya memikirkan apa yang dianggap normal ketika mengambil peran ini. Apa itu aneh, apa itu abnormal, dan apakah orang normal benar-benar normal?" sambungnya.

Namun Eun Bin sangat antusias dengan drama barunya dan tidak menyesal telah bergabung dalam produksi ini.

"Senang mengetahui bahwa apa yang saya rasakan saat membaca naskah itu tidak salah dan dan setiap bagiannya di-direct dengan benar. Saya merasa seperti berada di kapal dengan kapten yang teguh, saya dalam perjalanan yang menyenangkan," ungkapnya.