Sukses

Tubuh Kerdil karena Dwarfisme, Ini Penyebabnya

Liputan6.com, Jakarta Dwarfisme sebagai disabilitas pertumbuhan kebanyakan terkait erat dengan gangguan genetika. Banyak kejadian dwarfisme dihasilkan dari mutasi genetika. Baik dari sperma ayah atau sel telur ibu.

Dilansir dari mayoclinic.org, berikut gangguan-gangguan yang dapat menyebabkan dwarfisme:

1. Achondroplasia

Achondroplasia adalah penyebab tertinggi terjadinya dwarfisme tidak proporsional. Gangguan ini terjadi ketika ada mutasi genetika langka yang membuat tulang rawan tidak dapat memberi bentuk tubuh dengan normal.

Sekitar 80 persen orang dengan achondroplasia lahir dari orangtua yang memiliki tinggi badan rata-rata.

"Seseorang dengan achondroplasia dapat lahir dari orangtua yang ukuran tubuhnya normal namun menerima salinan mutasi gen yang bergabung dengan kelainan ini,” tulis Mayo Clinic.

2. Turner Syndrome

Turner syndrome adalah sebuah kondisi yang hanya dialami oleh perempuan. Terjadi ketika kromosom X hilang hilang. Seorang perempuan diwarisi satu kromosom X dari ibu dan satu dari ayah. Perempuan dengan turner syndrome hanya memiliki satu kromosom X yang berfungsi.

2 dari 3 halaman

Penyebab Lainnya

3. Growth hormone deficiency

Penyebab defisiensi hormon pertumbuhan kadang-kadang dapat ditelusuri ke mutasi genetik atau cedera, tetapi bagi kebanyakan orang dengan kelainan ini, tidak ada penyebab yang dapat diidentifikasi.

4. Penyebab lainnya

Penyebab lainnya dari dwarfisme meliputi gangguan genetika, kekurangan hormon tertentu, atau kurangnya nutrisi. Terkadang penyebabnya tidak diketahui.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Chandra Berbagi Kiat Jaga Semangat untuk Kawan Difabel
Artikel Selanjutnya
3 dari 10 Anak Disabilitas di Indonesia Tak Pernah Bersekolah