Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin, Ethereum, dan Solana Masih Tertekan

Harga kripto global masih berada dalam tekanan. Sejumlah aset digital utama mencatat koreksi dengan penurunan beragam.

Diterbitkan 23 Mei 2026, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga aset kripto selama 24 jam terakhir bergerak cenderung melemah. Dari 15 kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam daftar, hanya LEO yang berhasil mencatat kenaikan, sementara sisanya terkoreksi dengan penurunan bervariasi mulai dari di bawah 1% hingga lebih dari 10%.

Bitcoin (BTC) masih menjadi aset digital dengan kapitalisasi pasar terbesar mencapai USD 1,52 triliun. Namun, pelemahan juga terjadi pada sejumlah aset utama seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, hingga Dogecoin (DOGE), mencerminkan tekanan yang masih membayangi pasar kripto global.

Mengutip Coinmarketcap.com, Sabtu (23/5/2026) Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level USD 75.711,42 atau turun 2,38% dalam 24 jam terakhir. Meski terkoreksi, BTC tetap menjadi kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 1,52 triliun. Posisi dominan Bitcoin masih menunjukkan tingginya minat investor terhadap aset digital utama tersebut.

Ethereum (ETH) juga mengalami tekanan dengan harga berada di USD 2.070,74 setelah turun 2,85%. Kapitalisasi pasar Ethereum tercatat sebesar USD 250,36 miliar, menjadikannya aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin. Pelemahan ETH sejalan dengan koreksi yang terjadi di pasar aset digital secara umum.

Di kelompok stablecoin, Tether (USDT) bergerak relatif stabil di level USD 0,9987 atau turun tipis 0,02%. Kapitalisasi pasar USDT mencapai USD 189,63 miliar.

Binance Coin (BNB) tercatat berada pada harga USD 651,40 atau melemah 0,80% dalam sehari. Kapitalisasi pasar BNB mencapai USD 87,90 miliar. Koreksi yang lebih terbatas dibandingkan aset kripto lain menunjukkan ketahanan BNB di tengah tekanan pasar.

Sementara itu, XRP diperdagangkan pada level USD 1,34 setelah turun 2,30%. Kapitalisasi pasarnya mencapai USD8 2,90 miliar. XRP tetap menjadi salah satu aset digital terbesar yang banyak diperhatikan investor meskipun masih bergerak di zona negatif.

 

Stablecoin Bertahan, Solana dan Dogecoin Ikut Melemah

USD Coin (USDC) menjadi aset yang paling stabil dalam daftar dengan harga USD 0,9996 dan penurunan nyaris tidak terlihat sebesar 0,00%. Kapitalisasi pasar USDC mencapai USD 76,52 miliar, memperkuat posisinya sebagai stablecoin terbesar kedua setelah USDT.

Solana (SOL) diperdagangkan pada harga USD 84,97 atau turun 2,58% dalam 24 jam terakhir. Meski mengalami koreksi, SOL masih memiliki kapitalisasi pasar yang besar yakni USD 49,14 miliar.

TRON (TRX) mencatat penurunan yang relatif terbatas sebesar 0,46% ke level USD 0,3625. Kapitalisasi pasar TRX mencapai USD 34,37 miliar. Dogecoin (DOGE) berada pada harga USD 0,1037 setelah terkoreksi 1,37%. Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar USD 17,67 miliar.

Hyperliquid (HYPE) menjadi salah satu aset yang mengalami pelemahan cukup dalam. Harga HYPE turun 3,72% menjadi USD 55,70 dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 14,19 miliar.

 

LEO Jadi Satu-satunya yang Menguat

Zcash (ZEC) menjadi aset dengan penurunan terdalam dalam daftar. Harganya anjlok 10,46% ke level USD 599,40. Meski demikian, kapitalisasi pasar ZEC masih mencapai USD 10,07 miliar. Koreksi tajam tersebut menjadikannya kripto dengan performa terburuk dalam periode 24 jam terakhir.

Berbeda dengan mayoritas aset lainnya, LEO justru mencatat penguatan 0,82% ke level USD 9,94. Kapitalisasi pasar LEO mencapai USD 9,16 miliar. Kenaikan ini menjadikan LEO sebagai satu-satunya kripto dalam daftar yang berada di zona hijau selama sehari terakhir.

Cardano (ADA) diperdagangkan pada harga USD 0,2454 atau turun 2,26%. Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar USD 8,89 miliar. Bitcoin Cash (BCH) mengalami koreksi 1,59% ke level USD 373,85. Kapitalisasi pasar BCH mencapai USD 7,50 miliar.

Monero (XMR) menutup daftar dengan harga USD 381,84 setelah turun 3,92%. Kapitalisasi pasar XMR tercatat sebesar USD 7,04 miliar. Pelemahan ini menunjukkan bahwa tekanan jual tidak hanya terjadi pada aset kripto arus utama, tetapi juga pada kripto yang berfokus pada privasi transaksi.