Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada dua bursa kripto berbasis di Inggris, Zedcex dan Zedxion, karena diduga membantu Iran menghindari sanksi ekonomi. Langkah ini diumumkan melalui Office of Foreign Assets Control (OFAC) di bawah Departemen Keuangan AS.
Dikutip dari Coinmarketcap, Minggu (1/2/2026), ini menjadi pertama kalinya OFAC secara langsung menargetkan bursa aset digital karena beroperasi dan terhubung dengan sektor keuangan Iran yang dikenai sanksi. Kedua bursa kripto tersebut dikaitkan dengan pengusaha kontroversial Babak Morteza Zanjani.
Menurut otoritas AS, kedua platform itu memproses lebih dari USD 389 juta transaksi yang berhubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Advertisement
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, “Alih-alih membangun Iran yang makmur, rezim justru memilih menghamburkan sisa pendapatan minyak negara untuk pengembangan senjata nuklir, rudal, dan kelompok proksi teroris di seluruh dunia.”
Selain menindak entitas bursa kripto, OFAC juga menjatuhkan sanksi kepada tujuh warga Iran, termasuk Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni Kalagari serta sejumlah anggota senior IRGC.
Kalagari disebut memimpin aparat penegak hukum yang dituduh terlibat dalam penindakan keras dan mematikan terhadap demonstran damai.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Terlibat Intimidasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
OFAC juga menjatuhkan sanksi kepada Majid Khademi, Ghorban Mohammad Valizadeh, Hossein Zare Kamali, Hamid Damghani, dan Mehdi Hajian. Mereka dituduh terlibat dalam penindasan aksi protes yang menyebabkan ratusan korban dan intimidasi luas di sejumlah provinsi.
Dalam penjelasannya, otoritas AS menilai aset digital kini semakin sering digunakan sebagai alat untuk menghindari sanksi.
Babak Zanjani sebelumnya sempat dijatuhi hukuman mati karena kasus penggelapan miliaran dolar dari perusahaan minyak nasional Iran. Ia kemudian dibebaskan pada 2024 untuk mendukung proyek pemerintah. Setelah itu, ia disebut mendanai proyek infrastruktur dan menghubungkan dua bursa kripto Inggris dengan dompet digital yang terkait IRGC.
Zedcex yang terdaftar pada 2022 dilaporkan telah memproses lebih dari USD 94 miliar transaksi. Sementara Zedxion yang berdiri pada 2021 dengan Zanjani sebagai direktur, juga memfasilitasi aliran dana serupa. OFAC menetapkan keduanya melanggar ketentuan perintah eksekutif E.O. 13902 dan E.O. 13224 karena dianggap membantu IRGC secara material.
Advertisement
Pemblokiran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)
Sebagai dampak sanksi, seluruh properti dan kepentingan bisnis pihak-pihak yang masuk daftar sanksi di wilayah yurisdiksi AS diblokir. Warga dan perusahaan AS juga dilarang melakukan transaksi dengan entitas tersebut.
Pemerintah AS menegaskan pelanggaran terhadap ketentuan sanksi dapat berujung pada hukuman perdata maupun pidana. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa jaringan keuangan global tidak boleh digunakan untuk menutupi aktivitas ilegal rezim yang terkena sanksi.
Di sisi lain, pemerintah AS menyoroti pentingnya menjaga akses internet bagi masyarakat Iran. Melalui lisensi umum GL D-2 yang telah lama berlaku, pemerintah AS tetap mengizinkan dukungan terhadap layanan komunikasi digital.
Kebijakan ini dimaksudkan agar masyarakat Iran tetap bisa mengakses informasi dan saluran komunikasi, meskipun pemerintah setempat memberlakukan berbagai pembatasan dan pemadaman jaringan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296716/original/039483300_1784021857-cek_fakta_-_gibran_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296274/original/073062000_1784009598-cek_fakta_-_pendamping_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411708/original/048619800_1479708636-Iran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411698/original/040353100_1479708120-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293767/original/045633200_1783749356-Alexander_Sorloth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710891/original/090798400_1782791218-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.25__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776165/original/067157000_1782861161-mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295984/original/006342200_1783998580-000_B8H387Q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516526/original/082099100_1772322543-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295877/original/092669600_1783988616-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290338/original/083924200_1783473452-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)