RUU Kripto AS Masuk Tahap Penting, Senator Ajukan Sejumlah Amandemen

Senator AS lintas partai mengajukan amandemen RUU struktur pasar kripto jelang pembahasan penting di Senat.

Diterbitkan 29 Januari 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat dan Republik mengajukan beberapa amandemen menjelang pembahasan atau markup RUU struktur pasar kripto yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu waktu setempat. Pembahasan ini menjadi tahapan penting sebelum rancangan undang-undang tersebut diputuskan untuk dibawa ke sidang pleno Senat AS.

DIkutip dari Coinmarketcap, Kamis (29/1/2026), awalnya, markup dijadwalkan berlangsung lebih awal pekan ini, namun terpaksa ditunda akibat cuaca buruk. Meski demikian, agenda tersebut kini dipastikan tetap berjalan sesuai rencana, di tengah meningkatnya kekhawatiran potensi penutupan pemerintahan Amerika Serikat pada akhir pekan.

Berbagai amandemen yang diajukan berfokus pada penguatan pengawasan aset kripto, perlindungan konsumen, serta isu keamanan nasional.

Salah satunya datang dari Senator Michael Bennet asal Colorado. Ia mengusulkan pembatasan kepemilikan kripto serta aktivitas terkait aset digital bagi pejabat pemerintah dan anggota keluarga inti mereka.

Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah komite akan memasukkan usulan tersebut ke dalam draf RUU. Proses markup akan menentukan amandemen mana yang disetujui untuk menjadi bagian dari regulasi kripto yang lebih komprehensif di Amerika Serikat.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Pemungutan Suara

Senator Amy Klobuchar dari Minnesota, yang merupakan anggota senior (ranking member) Komite Pertanian Senat AS, turut mengajukan dua amandemen. Amandemen pertama mengusulkan penundaan penerapan RUU hingga Commodity Futures Trading Commission (CFTC) memiliki empat komisioner yang telah dikonfirmasi, termasuk dua dari partai minoritas.

Sementara amandemen kedua bertujuan mempersempit definisi “peserta ritel” serta memperjelas peran Digital Commodity Retail Advocate. Di sisi lain, Senator Dick Durbin mengusulkan larangan bailout pemerintah bagi penerbit kripto serta pengetatan aturan anti-penipuan, khususnya untuk mesin ATM kripto.

Isu keamanan nasional juga menjadi sorotan. Senator Tommy Tuberville dan Jerry Moran mengajukan amandemen guna membatasi keterlibatan pihak asing yang dianggap berpotensi menjadi musuh Amerika Serikat dalam pasar kripto domestik.

Dalam pembahasan mendatang, setiap amandemen akan diperdebatkan dan diputuskan melalui pemungutan suara. Senator Kirsten Gillibrand menegaskan pentingnya aturan yang jelas karena aset digital bekerja berbeda dengan sistem perbankan tradisional.

Ia menilai regulasi yang tegas akan melindungi konsumen, menjaga perusahaan kripto tetap beroperasi di AS, serta memperkuat posisi Amerika sebagai pusat keuangan global.