Dewan Uni Eropa Dukung Euro Digital Digunakan Online dan Offline

Euro digital akan diterbitkan secara publik oleh Bank Sentral Eropa.

Diterbitkan 21 Desember 2025, 18:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Uni Eropa pada Jumat, 19 Desember 2025 mendukung posisi negosiasi untuk euro digital yang mencakup fungsionalitas online dan offline. Ini berbeda dari proposal Parlemen Eropa yang sebelumnya hanya fokus pada penggunaan offline.

Mengutip Channel News Asia, ditulis Minggu (21/12/2025), berdasarkan posisi baru dewan, euro digital akan diterbitkan secara publik oleh Bank Sentral Eropa dan dapat digunakan kapan saja, di mana saja, baik pengguna terhubung ke internet maupun offline.

Fernando Navarrete, anggota Parlemen Eropa yang menangani euro digital, telah menganjurkan model offline saja untuk menjaga privasi pengguna dan ketahanan unit itu sendiri, dengan bank sentral bertindak sebagai regulator mata uang.

Transaksi online akan melibatkan pemrosesan langsung melalui buku besar bank sentral atau melalui perantara yang berwenang, sementara transaksi offline dapat dicatat secara lokal dan kemudian disinkronkan dengan buku besar pusat ketika konektivitas pulih, yang berarti sistem dapat digunakan bahkan di daerah dengan konektivitas yang buruk sambil tetap menjaga privasi seperti uang tunai bagi penggunanya.

Bank Sentral Eropa (ECB) sedang berupaya memperkenalkan euro digital untuk memodernisasi sistem pembayarannya dan memastikan uang bank sentral tetap relevan di dunia yang semakin digital. Dengan menurunnya penggunaan uang tunai, mata uang digital yang diterbitkan bank sentral akan membantu menjaga kedaulatan moneter dan kepercayaan terhadap mata uang tersebut. Namun, proyek ini berjalan lambat dan menghadapi penolakan dari sebagian sektor perbankan.

 

 

Akses Online

Para menteri Dewan mendukung penggunaan offline untuk fleksibilitas dan ketahanan sehari-hari jika terjadi pemadaman listrik. Namun, mereka juga memasukkan akses online untuk mendukung serangkaian pembayaran digital yang lebih luas.

Mandat Dewan menetapkan fitur desain utama, termasuk batasan kepemilikan euro digital untuk mencegahnya membahayakan stabilitas keuangan dengan menguras simpanan dari bank. Batas ini akan ditentukan oleh ECB, dengan batasan keseluruhan yang ditinjau setiap dua tahun.

Penyedia harus menawarkan layanan euro digital dasar tertentu secara gratis, meskipun biaya akan berlaku untuk fitur tambahan.

 

Masa Transisi

Masa transisi minimal lima tahun akan membatasi biaya pertukaran dan biaya pedagang pada tingkat yang sesuai dengan metode pembayaran yang ada, dengan biaya disesuaikan setelahnya berdasarkan biaya aktual.

Kesepakatan Dewan membuka jalan bagi negosiasi dengan Parlemen Eropa mengenai kerangka hukum untuk euro digital. Dewan, yang secara resmi disebut Dewan Uni Eropa, mewakili pemerintah negara-negara anggota Uni Eropa, dan bekerja sama dengan Parlemen Eropa untuk mengadopsi undang-undang.

Setelah itu diadopsi, ECB dapat melanjutkan penerbitan euro digital, yang menurut mereka dapat beroperasi pada 2029 setelah fase uji coba pada 2027.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.