Sukses

Reli Bitcoin Berhasil Pulihkan Kerugian Sejak Runtuhnya FTX

Liputan6.com, Jakarta - Bitcoin telah bertahan stabil di atas USD 21.000 atau setara Rp 318,7 juta (asumsi kurs Rp 15.176 per dolar AS) selama dua hari terakhir, membawanya kembali memulihkan kerugian yang terjadi ketika pertukaran kripto Sam Bankman-Fried, FTX alami kebangkrutan.

Dilansir dari CNBC, Rabu (18/1/2023), sejak Senin bitcoin bertahan stabil di atas USD 21.000, jauh di atas harga yang diraih pada 2 November 2022 di kisaran USD 20.283 atau setara Rp 307,8 juta. 

Harga bitcoin melonjak lebih dari 22 persen dalam tujuh hari terakhir, menurut data dari Coinmarketcap. Bitcoin turun dengan jumlah yang sama dalam waktu kurang dari sehari, antara 7 November dan 8 November 2022, karena investor berjuang untuk menilai dampak dari potensi keruntuhan FTX.

Selama periode itu, bitcoin, mata uang kripto yang paling menonjol dan dikapitalisasi dengan baik, menjadi wadah perhatian investor. 

Harga Bitcoin melonjak sepanjang 2023 disaat industri kripto diterpa masalah baru. Pada Kamis, 12 Januari 2023, Securities and Exchange Commission AS (SEC) menuduh dua perusahaan kripto, Genesis Trading dan Gemini, menawarkan dan menjual sekuritas yang tidak terdaftar.

Di sisi lain, badai PHK masih melanda pertukaran kripto, termasuk Coinbase dan Crypto.com yang baru-baru ini mengungkapkan rencana untuk mengurangi jumlah pegawai. 

Bitcoin telah menikmati reli yang melampaui keuntungan yang dibuat oleh cryptocurrency lainnya, menurut data dari Coinmarketcap. Dalam tujuh hari terakhir, koin terbesar kedua, Eter telah memperoleh keuntungan lebih dari 18 persen. 

Harga token pertukaran Binance, BNB, serta ripple juga masing-masing telah meningkat 10 persen dan lebih dari 11 persen.

Namun Solana telah melihat harganya naik lebih dari 44 persen dalam tujuh hari terakhir, sebagian didorong oleh pencetakan NFT berbasis anjing bernama Bonk Inu, di blockchain Solana.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Harga Kripto pada 18 Januari 2023

Sebelumnya, harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam pada perdagangan Rabu (18/1/2023). Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau harus kembali berada di zona merah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Rabu, 18 Januari 2023 pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) masih menguat 0,58 persen dalam 24 jam terakhir dan 22,15 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 21.309 per koin atau setara Rp 323,4 juta juta (asumsi kurs Rp 15.179 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) harus kembali melemah. ETH turun 0,23 persen dalam sehari terakhir, tetapi masih menguat 18,00 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 23,96 juta per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) kembali menguat setelah sempat terkoreksi kemarin. Dalam 24 jam terakhir BNB naik tipis 0,51 persen dan 8,91 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 4,58 juta per koin. 

Kemudian Cardano, harus kembali berada di zona merah. Dalam satu hari terakhir ADA ambles 0,55 persen, tetapi masih menguat 8,41 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 5.305 per koin.

 

3 dari 4 halaman

Harga Kripto Lainnya

Adapun Solana (SOL) kembali melemah dalam satu hari terakhir sebesar 2,43 persen. Namun masih menguat 42,26 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 352.476 per koin.

Sedangkan XRP berhasil kembali menguat. XRP naik 0,51 persen dalam 24 jam dan 11,08 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 5.929 per koin. 

Koin Meme Dogecoin (DOGE) pada pagi ini kembali terkoreksi. Dalam satu hari terakhir DOGE turun 0,29 persen, tetapi masih menguat 8,67 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 1.270 per token.

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih berada di level USD 1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 994,4 miliar atau setara Rp 15.094 triliun. 

4 dari 4 halaman

Senator AS Tegaskan Bitcoin Adalah Komoditas Bukan Mata Uang

Sebelumnya, Senator AS John Boozman mengungkapkan, meskipun disebut mata uang kripto, Bitcoin tetap dianggap sebuah komoditas bukan mata uang. Dia menekankan, pertukaran di mana komoditas diperdagangkan, termasuk bitcoin, harus diatur oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

“Bitcoin, meskipun mata uang kripto, itu tetap adalah komoditas. Ini adalah komoditas di mata pengadilan federal dan pendapat ketua Securities and Exchange Commission (SEC). Tidak ada perselisihan tentang ini,” kata Boozman dalam sebuah sidang, dikutip dari Bitcoin.com, Selasa (6/12/2022).

Menyebut keruntuhan FTX mengejutkan, sang senator berkata laporan publik menunjukkan kurangnya manajemen risiko, konflik kepentingan, dan penyalahgunaan dana pelanggan. 

Senator Boozman melanjutkan untuk berbicara tentang regulasi kripto dan memberdayakan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) sebagai pengatur utama pasar spot kripto. 

“CFTC secara konsisten menunjukkan kesediaannya untuk melindungi konsumen melalui tindakan penegakan hukum terhadap aktor jahat,” lanjut Senator Boozman.

Boozman yakin CFTC adalah agensi yang tepat untuk peran regulasi yang diperluas di pasar spot komoditas digital.

Pada Agustus 2022, Boozman dan beberapa senator memperkenalkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Komoditas Digital (DCCPA) untuk memberdayakan CFTC dengan yurisdiksi eksklusif atas pasar spot komoditas digital. 

Dua RUU lainnya telah diperkenalkan di Kongres tahun ini untuk menjadikan regulator derivatif sebagai pengawas utama untuk sektor kripto.

Sementara bitcoin adalah komoditas, Ketua SEC Gary Gensler berulang kali mengatakan sebagian besar token kripto lainnya adalah sekuritas.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS