Sukses

Zipmex Ajukan Permohonan Moratorium di Singapura, Ini Penjelasan Perusahaan

Liputan6.com, Jakarta Pertukaran kripto yang berfokus di Asia Tenggara Zipmex mengatakan telah mengajukan permohonan Moratorium di Singapura. Zipmex menjadi korban terbaru dari penurunan global dalam mata uang digital.

Zipmex yang berbasis di Singapura telah melanjutkan fitur penarikan minggu lalu, sehari setelah menangguhkannya pada Rabu (20/7/2022), dan mengatakan sedang bekerja untuk mengatasi eksposurnya sebesar USD 53 juta atau sekitar Rp 785,2 miliar kepada pemberi pinjaman kripto Babel Finance dan Celsius.

Dilansir dari Channel News Asia, Sabtu (30/7/2022), pengacara Zipmex mengajukan lima aplikasi pada 22 Juli mencari moratorium untuk melarang proses hukum terhadap Zipmex hingga enam bulan. 

Di bawah hukum Singapura, pengajuan semacam itu memberi perusahaan moratorium otomatis selama 30 hari, atau sampai Pengadilan Singapura membuat keputusan atas permohonan tersebut.

Zipmex, yang beroperasi di Singapura, Thailand, Indonesia dan Australia menurut situs webnya, adalah yang terbaru dari serangkaian pemain kripto secara global yang mengalami kesulitan.

Penjelasan Zipmex

Menanggapi banyaknya beredar informasi mengenai hal itu, manajemen Zipmex  telah menemukan beberapa media dan pemberitaan independen yang mengkarakteristikan permohonan Moratorium ini sebagai proses likuidasi atau pailit dari Perusahaan.

“Pemberitaan ini tidak benar. Zipmex telah mengajukan permohonan-permohonan moratorium berdasarkan Section 64 dari Undang-Undang Insolvensi, Restrukturisasi, dan Pembubaran 2018,” klarifikasi Zipmex dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, Sabtu (30/7/2022).

“Moratorium ini memberikan kesempatan kepada Perusahaan-Perusahaan Zipmex untuk merestrukturisasi utang-utangnya,” lanjut pihak perusahaan. 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

2 dari 4 halaman

Penjelasan Lain

Zipmex menjelaskan Moratorium Singapura akan memberikan perlindungan kepada perusahaan Zipmex terhadap tindakan-tindakan kreditur dan pihak ketiga (termasuk proses likuidasi) selagi Zipmex masih beroperasi. 

Hal ini akan memberikan kesempatan kepada Zipmex untuk fokus kepada upaya untuk mendapatkan investasi dan likuiditas untuk mengatasi situasi likuiditas saat ini.

“Kami akan memperbaharui informasi-informasi sesuai dengan perkembangan proses permohonan-permohonan tersebut. Selama proses tersebut, kami akan terus melakukan komunikasi secara terbuka dengan komunitas kami, regulator lokal dimana kami beroperasi, dan para pihak yang terkena dampak,” tutup pemberitahuan Zipmex.

DisclaimerSetiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

IMF Peringatkan Aksi Jual Bakal Berlanjut untuk Saham dan Kripto

Dana Moneter Internasional (IMF) baru-baru ini kembali memberikan peringatan kepada investor soal risiko yang bakal terjadi di industri kripto. Kali ini peringatan disampaikan oleh Direktur Pasar Moneter dan Modal IMF, Tobias Adrian.

Dalam sebuah wawancara dengan Yahoo Finance Rabu, 27 Juli 2022, Adrian peringatkan tentang tekanan jual lebih lanjut yang bakal terjadi di pasar kripto dan akan lebih banyak token kripto yang gagal. 

"Kita bisa melihat aksi jual lebih lanjut, baik di aset kripto maupun di pasar aset berisiko, seperti saham. Mungkin ada kegagalan lebih lanjut dari beberapa penawaran koin khususnya, beberapa stablecoin algoritmik yang paling terpukul, dan ada yang lain yang bisa gagal,” ujar Adrian dikutip dari Bitcoin.com, Jumat, 29 Juli 2022. 

Adrian juga memperingatkan tentang potensi stablecoin yang didukung fiat untuk mengalami keruntuhan, sesuatu yang juga telah diperingatkan oleh Menteri Keuangan Janet Yellen dan Federal Reserve.

Adrian juga membahas soal stablecoin Tether (USDT), menurutnya ada beberapa kerentanan di sana karena mereka tidak didukung satu banding satu. 

 

 

 

 

 

4 dari 4 halaman

Banyak Kripto yang Beredar

"Beberapa stablecoin didukung oleh aset yang agak berisiko. Tentu saja merupakan kerentanan bahwa stablecoin tidak sepenuhnya didukung oleh aset seperti uang tunai,” kata Adrian.

Meskipun begitu, Adrian tidak melihat ancaman langsung dari kripto yang dapat membuat krisis keuangan seperti yang terjadi pada 2008.

"Apa yang sangat mengkhawatirkan dalam krisis tahun 2008 adalah bank-bank sangat terekspos ke bank bayangan, dan kami tidak melihat eksposur bank ke bank bayangan melalui kripto saat ini,” tutur Adrian.

Regulasi Diperlukan

Selain itu, Direktur IMF berpendapat, regulasi diperlukan untuk melindungi investor dan sistem keuangan, dia memperhatikan hal ini karena banyaknya cryptocurrency yang beredar saat ini. 

"Mengatur koin itu sendiri akan sulit, tetapi mengatur titik masuk seperti pertukaran dan penyedia dompet untuk berinvestasi dalam koin itu, itu adalah sesuatu yang sangat konkret dan sangat layak,” pungkas Adrian.

 

 

 

  • Aset kripto digunakan sebagai investasi komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka.
    Kripto
  • salah satu negara yang dilintasi dengan garis khatulistiwa. Negara ini memiliki Batik sebagai ikon budayanya.
    salah satu negara yang dilintasi dengan garis khatulistiwa. Negara ini memiliki Batik sebagai ikon budayanya.
    Indonesia
  • Singapura atau Republik Singapura terletak di bagian Tenggara Asia dan dikenal dengan ikon Patung Singa.
    Singapura atau Republik Singapura terletak di bagian Tenggara Asia dan dikenal dengan ikon Patung Singa.
    Singapura
  • Zipmex