Sukses

Identik Ekspresi Wajah Datar, Ghozali Sempat Senyum saat Wawancara Podcast Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - Setelah viral karena berhasil cuan miliaran rupiah dari hasil jual NFT berupa foto selfie, Ghozali saat ini banyak diundang berbagai acara untuk menjelaskan pengalamannya, salah satunya di Podcast Liputan6.com. 

Selain NFT nya yang unik karena merupakan kumpulan foto selfie dari 2017, Ghozali juga memiliki ciri khas yaitu ekspresi wajah yang datar. Menurut pengakuannya, ia memang seorang yang pendiam. 

"Saya lebih ke pendiam," kata Ghozali di Podcast Liputan6.com, ketika ditanya mengenai kepribadiannya sehari-hari. 

Hal tersebut juga dapat dilihat dari semua koleksi foto NFT Ghozali yang menunjukkan ekspresi wajah yang sama. Ternyata, hal itu dilakukan Ghozali bukan tanpa alasan. 

“Itu sengaja biar yang berubah hanya suasana misalnya baju, jadi wajahnya masih sama,” ungkap Ghozali. 

Ghozali menjelaskan awalnya melakukan foto selfie untuk dijadikan video koleksi pribadi layaknya timelapse yang menunjukkan perubahan dirinya dari waktu ke waktu. 

Niatnya menjual koleksi foto tersebut sebagai NFT pun hanya sebagai eksperimen dan lucu-lucuan, karena biasanya NFT di OpenSea berisi sebuah karya-karya bagus misalnya 3D. 

"Eksperimen kaya upload NFT berupa foto, karena ngeliat pasar NFT kan isinya karya 3D, karya ilustrasi, bahkan musik dan e-ticket. Ngeliat peluang juga, makanya langsung upload foto di sana,” jelas Ghozali. 

Meskipun hanya bermodalkan foto selfie, ternyata ada cerita di balik setiap foto selfie yang diambil Ghozali. Salah satunya foto Ghozali dengan pakaian hitam putih. Foto tersebut diambil ketika Ghozali melakukan interview kerjanya yang pertama kali. 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Mengenal Perbedaan NFT dan Crypto

Sebelumnya, Non-Fungible Token atau sering disingkat NFT menjadi tren yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Di Indonesia sendiri, baru-baru ini NFT menjadi salah satu perbincangan hangat karena banyak publik figur dan pejabat yang masuk ke dunia ini. 

Sama seperti NFT, cryptocurrency juga menjadi salah satu perbincangan di dunia dan menjadikannya salah satu aset investasi yang cukup populer. Meskipun NFT dan crypto sama-sama merupakan aset digital, lantas apa perbedaan antara keduanya? 

Apa itu NFT?

NFT adalah semacam token yang tidak dapat ditukarkan, biasanya ditemukan di dalam teknologi blockchain. NFT meski sudah ada sejak 2014, tetapi popularitasnya semakin meningkat pada 2020-2021. Setelah itu, semakin banyak orang yang tertarik dalam melakukan transaksi NFT di berbagai platform.

Dilansir dari CNN, Kamis (20/1/2022), NFT adalah bagian dari konten digital yang ditautkan ke blockchain, atau basis data digital yang juga menopang cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum. 

NFT biasanya digunakan untuk membeli dan menjual karya seni digital dan dapat berbentuk GIF, tweet, kartu perdagangan virtual, gambar objek fisik, kulit video game, real estat virtual, dan banyak lagi.

Apa itu cryptocurrency?

Cryptocurrency atau mata uang kripto, sering disebut juga aset kripto atau crypto adalah sebuah mata uang digital atau aset digital yang tengah cukup populer dalam beberapa tahun terakhir. 

Dilansir dari Investopedia, Kamis (20/1/2022), cryptocurrency atau crypto adalah mata uang digital atau virtual yang dijamin dengan kriptografi, yang membuatnya hampir tidak mungkin untuk dipalsukan atau dibelanjakan ganda.

Banyak cryptocurrency adalah jaringan terdesentralisasi berdasarkan teknologi blockchain atau buku besar terdistribusi yang ditegakkan oleh jaringan komputer yang berbeda.

Fitur yang menentukan dari cryptocurrency adalah bahwa mereka umumnya tidak dikeluarkan oleh otoritas pusat mana pun, menjadikannya secara teoritis kebal terhadap campur tangan atau manipulasi pemerintah.

 

3 dari 3 halaman

Perbedaan

Perbedaan NFT dan Crypto

Hal yang membedakan antara NFT dan cryptocurrency adalah aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum dapat dipertukarkan, artinya dapat diganti atau ditukar dengan aset lain yang identik dengan nilai yang sama, seperti uang dolar atau crypto lainnya.

Sedangkan NFT adalah sebuah aset yang unik dan tidak dapat saling dipertukarkan, atau dalam kata lain tidak ada dua NFT yang sama. NFT menciptakan kelangkaan di antara aset yang tersedia tanpa batas, bahkan ada sertifikat keaslian untuk membuktikannya.