Cara Menghilangkan Overthinking ke Gebetan agar Hati Lebih Tenang

Cara menghilangkan overthinking ke gebetan bisa dilakukan dengan menenangkan pikiran, mengalihkan fokus, dan mengubah pola pikir agar hati lebih tenang.

Diterbitkan 17 Juli 2026, 08:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Overthinking ke gebetan adalah kondisi ketika pikiranmu terus berputar memikirkan seseorang yang kamu sukai tanpa henti. Cara menghilangkan overthinking ke gebetan sebenarnya bisa dilatih, mulai dari menenangkan pikiran hingga mengalihkan fokus ke hal yang lebih bermanfaat.

Kebiasaan ini sering muncul saat chat lama dibalas atau ketika kamu menebak-nebak perasaannya. Dengan langkah yang tepat, cara menghilangkan overthinking ke gebetan bisa membantumu berpikir lebih jernih sekaligus menjaga kewarasan.

Para ahli menilai bahwa berpikir berlebihan yang dibiarkan berlarut dapat memicu kecemasan, mengganggu kualitas tidur, hingga menurunkan produktivitas. Itulah alasan penting untuk mengenali polanya sejak dini sebelum berdampak buruk pada kesehatan mental dan kehidupan sehari-harimu. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (17/7/2026). 

Langkah Awal Menenangkan Diri saat Overthinking Melanda

Saat pikiran mulai kalut, kamu butuh cara cepat untuk kembali tenang sebelum bertindak gegabah. Berikut beberapa cara menghilangkan overthinking ke gebetan yang bisa langsung dipraktikkan ketika kepala terasa penuh.

  1. Sadari dan Akui Pikiranmu: Langkah pertama adalah menyadari bahwa kamu sedang overthinking. Kesadaran ini membuatmu bisa mengambil jeda sebelum pikiran negatif terlanjur menumpuk.

  2. Lakukan Latihan Pernapasan: Merujuk panduan National Health Service, kamu bisa menarik napas perlahan lewat hidung selama lima detik, lalu mengembuskannya perlahan lewat mulut, dan mengulanginya beberapa menit. Kamu juga bisa mencoba teknik pernapasan sederhana berpola 4-7-8 untuk meredakan ketegangan.

  3. Tetapkan Batas Waktu untuk Khawatir: Cobalah menyediakan waktu khusus untuk khawatir, misalnya 15-30 menit sehari. Setelah waktunya habis, jernihkan pikiran dan alihkan fokusmu ke aktivitas yang lebih positif.

  4. Latih Mindfulness dan Meditasi: Dengan rutin melatih mindfulness, kamu memberi ruang bagi otak untuk berhenti memproses skenario negatif. Mengacu pada Harvard Health, meditasi dapat melatih otak melepaskan pikiran negatif pemicu stres sekaligus membantu mengatur kerja amigdala, area otak yang mengendalikan rasa takut.

  5. Coba Aturan 17 Detik: Salah satu teknik menenangkan diri adalah "aturan 17 detik", yaitu cukup 17 detik visualisasi positif untuk menggeser suasana pikiranmu. Bayangkan hasil terbaik, bukan skenario terburuk.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa overthinking cenderung memburuk pada malam hari saat suasana sunyi dan distraksi berkurang. Karena itu, membangun rutinitas tenang sebelum tidur bisa menjadi cara efektif mengatasi overthinking di malam hari.

Mengalihkan Energi sebagai Cara Menghilangkan Overthinking ke Gebetan

Cara menghilangkan overthinking ke gebetan yang paling ampuh adalah mengalihkan energi ke hal-hal yang membangun dirimu. Semakin sibuk kamu bertumbuh, semakin sedikit ruang bagi pikiran untuk berputar pada satu orang.

  1. Sibukkan Diri dengan Hobi: Isi waktumu dengan melakukan aktivitas yang kamu sukai, seperti olahraga, memasak, atau melukis. Kegiatan ini berfungsi sebagai jeda mental yang memutus siklus pikiran berlebihan.

  2. Fokus pada Pengembangan Diri: Alihkan tenaga untuk belajar keterampilan baru atau menuntaskan tugas yang tertunda. Investasi waktu untuk pengembangan diri jauh lebih berharga daripada menguras pikiran memikirkan gebetan.

  3. Batasi Kontak dan Media Sosial: Jika terus memantau aktivitasnya membuatmu gelisah, pertimbangkan untuk sementara berhenti mengikuti atau membisukan akun media sosialnya agar tidak terus terpicu. Perubahan kecil ini mengurangi pengingat yang memancing overthinking.

  4. Catat Pencapaianmu: Setiap kali pikiran mulai kacau, tulis lima hal baik yang sudah kamu capai pekan ini, sekecil apa pun. Kebiasaan ini menggeser fokusmu dari rasa cemas ke rasa syukur.

  5. Prioritaskan Cinta pada Diri Sendiri: Belajar mencintai diri sendiri membuatmu tidak menggantungkan kebahagiaan pada satu orang. Dengan menerapkan self love, kamu bisa merasa cukup dan berharga tanpa perlu validasi dari gebetan.

Menurut para terapis, membantu orang lain dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dapat mengeluarkanmu dari pikiranmu sendiri. Menyadari bahwa kamu punya kekuatan untuk membuat hari seseorang lebih baik mampu mencegah pikiran negatif mengambil alih.

Mengubah Pola Pikir agar Berhenti Overthinking

Selain menenangkan diri, kunci utama cara menghilangkan overthinking ke gebetan terletak pada cara kamu memandang situasi. Dengan pola pikir yang lebih realistis, kamu tidak lagi mudah terseret asumsi yang belum tentu benar.

  1. Bedakan Fakta dan Asumsi: Overthinking sering lahir dari asumsi tanpa dasar, misalnya menganggap dia tak tertarik hanya karena chat lambat dibalas. Latih dirimu untuk membedakan fakta dan asumsi, sebab yang bisa kamu percaya hanyalah tindakan nyata dari waktu ke waktu, bukan tafsiran atas satu pesan singkat.

  2. Ganti "Bagaimana Jika" dengan "Kita Lihat Saja": Pertanyaan "bagaimana jika" mustahil dijawab dan hanya membuatmu terjebak. Gantilah dengan "kita lihat saja nanti" untuk keluar dari kebuntuan analisis menuju penerimaan.

  3. Lihat Gambaran Besar: Tanyakan pada dirimu, apakah masalah ini akan berpengaruh 5 atau 10 tahun ke depan? Cara pandang ini membantumu menyadari bahwa banyak kekhawatiran hari ini sebenarnya kecil.

  4. Jangan Percaya Semua Pikiranmu: Tidak semua yang dibisikkan pikiranmu itu benar. Sebagaimana dikutip dari American University of Sharjah, memikirkan hal buruk yang belum tentu terjadi justru bisa membuatmu lebih mungkin mengalaminya karena kamu tak lagi fokus pada kenyataan.

  5. Beri Ruang untuk Merasakan Emosi: Alih-alih memendam, akui perasaanmu. Dr. Gary Brown, terapis hubungan, dikutip dari Elite Daily, menuturkan, "Izinkan dirimu merasa sedih, menangis, dan berduka atas hilangnya sesuatu yang mungkin saja bisa terjadi." Dr. Martha Tara Lee, seksolog klinis, dikutip dari Elite Daily, mengungkapkan, "Sesakit apa pun, lebih baik merasakannya sepenuhnya sebagai bagian dari penyembuhan daripada menekan, memendam, dan menghindari perasaan itu."

  6. Sadari Kamu Hanya Bisa Mengendalikan Diri Sendiri: Kamu tidak bisa memaksa gebetan berpikir atau bertindak sesuai keinginanmu. Fokuskan energi pada hal yang berada dalam kendalimu, termasuk meningkatkan rasa percaya diri.

  7. Dekatkan Diri secara Spiritual: Menenangkan hati lewat pendekatan spiritual juga bisa membantu. Banyak orang merasa lebih lega ketika berhenti meratapi hal yang tidak bisa diubah dan memilih fokus pada perbaikan diri.

Studi juga menunjukkan bahwa berbagi keluh kesah dengan orang yang kamu percayai dapat meringankan beban emosional sekaligus memberi sudut pandang baru. Jika pikiran berlebihan sudah mengganggu keseharian, berkonsultasi dengan psikolog adalah langkah yang bijak.

Mengenali Penyebab Overthinking ke Gebetan

Memahami akar masalah akan memudahkanmu memutus rantai overthinking. Mengutip Merriam-Webster, overthinking berarti terlalu banyak memikirkan sesuatu hingga lebih berbahaya ketimbang bermanfaat, dan hal ini sering muncul karena beberapa pemicu berikut.

Menurut para pakar, kecenderungan berpikir berlebihan terhadap orang yang disukai berkaitan erat dengan cara kerja otak dan pola kelekatan seseorang. Berikut beberapa penyebab yang perlu kamu kenali.

  • Urusan yang Belum Selesai: Fenomena ini dikenal sebagai Zeigarnik Effect, yaitu kecenderungan otak terus mengingat hal-hal yang belum tuntas atau belum pasti. Status hubungan yang menggantung membuat pikiran sulit berhenti.

  • Otak Fokus pada Ancaman: Saat menyukai seseorang, otak menganggap kemungkinan penolakan sebagai ancaman. Dr. Lucy Russell, psikolog klinis, dikutip dari Parade, menjelaskan, "Bagi otak, bertahan hidup jauh lebih penting daripada kebahagiaan, sehingga otak sering memunculkan skenario terburuk, dan masalahnya otak kerap keliru."

  • Ketertarikan yang Menggebu: Perasaan intens di awal justru sulit dilepaskan. Demetrius Figueroa, pakar hubungan, dikutip dari Elite Daily, menyatakan, "Wajar merasa terpaku pada seseorang yang belum sempat kamu kencani kalau kamu tergila-gila padanya, sebab perasaan yang intens memang sulit dilepaskan."

  • Terlalu Menghargai Hubungan: Ellen Hendriksen, psikolog, dikutip dari Scientific American, mengatakan, "Ironisnya, orang yang gemar merenung sangat menghargai hubungannya sampai rela berkorban, tanpa sadar mereka menambah stres dengan memikirkan masalah nyata maupun khayalan."

  • Kecenderungan Mengidealkan Gebetan: Kamu sering hanya melihat sisi terbaiknya dan mengabaikan kekurangannya. Idealisasi ini menciptakan keterikatan emosional yang membuatnya makin sulit dilepaskan.

  • Pengalaman atau Trauma Masa Lalu: Kekecewaan pada hubungan sebelumnya bisa membuatmu lebih waspada dan curiga secara berlebihan sebagai mekanisme pertahanan diri.

  • Kurang Percaya Diri: Orang yang meragukan dirinya cenderung terlalu memikirkan pendapat orang lain, termasuk gebetan, sehingga mudah terjebak dalam pikiran negatif.

  • Komunikasi Belum Terbuka: Ketika sinyal darinya tidak jelas, kamu sibuk menebak-nebak maksudnya. Daripada berasumsi, cobalah memahami cara mengetahui gebetan menyukai kamu lewat sikap nyatanya.

Alih-alih memendam rasa penasaran, kamu bisa belajar membaca bahasa tubuh dan memperhatikan tanda gebetan punya perasaan yang sama. Jika kamu masih dalam proses PDKT, mengenali ciri seseorang menyukaimu diam-diam akan membuatmu lebih tenang. Namun, bila muncul tanda gebetan tak balik menyukaimu, tidak ada salahnya mulai melangkah maju. Ingat, kamu berharga dan layak mendapatkan seseorang yang juga memperjuangkanmu.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Overthinking ke Gebetan

Apakah overthinking ke gebetan itu tanda cinta?

Overthinking bukanlah bukti rasa cinta, melainkan lebih menunjukkan adanya kecemasan dan ketidakpastian. Rasa suka yang sehat justru membuatmu tenang, bukan terus-menerus gelisah dan menebak-nebak perasaan orang lain.

Kenapa aku terus overthinking memikirkan gebetan?

Hal ini biasanya dipicu oleh status hubungan yang belum jelas, cara otak menganggap penolakan sebagai ancaman, hingga kurangnya rasa percaya diri. Semakin banyak hal yang belum pasti, semakin keras pula pikiranmu berputar mencari kepastian.

Bagaimana cara berhenti overthinking saat chat belum dibalas gebetan?

Fokuslah pada fakta bahwa setiap orang punya kesibukan, bukan pada asumsi negatif. Alihkan perhatianmu ke aktivitas lain seperti hobi atau pekerjaan, dan hindari memantau ponsel terus-menerus agar pikiran lebih tenang.