Liputan6.com, Jakarta - Serangan hama sering menjadi kendala utama dalam budidaya buah di pekarangan maupun kebun. Oleh karena itu, memahami cara membuat alat berongsong buah tahan hama menjadi solusi praktis untuk melindungi hasil panen sejak masih muda.
Alat berongsong berfungsi sebagai pelindung fisik yang mencegah lalat buah, ulat, dan serangga lain merusak buah. Dengan menerapkan cara membuat alat berongsong buah tahan hama, petani dapat mengurangi risiko gagal panen tanpa bergantung pada pestisida.
Selain mudah dibuat, berongsong buah juga bisa disesuaikan dengan jenis tanaman dan bahan yang tersedia. Penerapan cara membuat alat berongsong buah tahan hama secara tepat membantu menghasilkan buah yang lebih sehat, bersih, dan berkualitas.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara membuat alat berongsong buah tahan hama, Kamis (29/1/2026).
Cara Membuat Alat Berongsong Buah Tahan Hama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487444/original/040641900_1769665394-berongsong_buah__5_.jpg)
1. Menentukan Ukuran Berongsong yang Tepat
Pemilihan ukuran berongsong sangat penting agar buah terlindungi secara optimal. Alat berongsong tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari S hingga XXL, yang dapat disesuaikan dengan jenis dan besar buah. Ukuran sekitar 15 × 15 cm cocok digunakan untuk apel atau jambu biji, sedangkan ukuran 20 × 25 cm lebih ideal untuk buah berukuran besar seperti mangga dan alpukat. Ukuran yang tepat mencegah buah tertekan sekaligus menghalangi masuknya hama.
2. Menentukan Waktu Pembungkusan yang Ideal
Waktu pemasangan berongsong sangat memengaruhi keberhasilan perlindungan buah. Pembungkusan sebaiknya dilakukan pada awal fase pembesaran buah, yakni sekitar 2–3 minggu setelah bunga mekar atau saat buah sebesar kelereng. Pada fase ini, buah sudah terbentuk kuat dan risiko rontok alami telah berkurang. Pembungkusan terlalu dini dapat mengganggu penyerbukan, sedangkan terlalu lambat meningkatkan risiko serangan lalat buah, jamur, atau luka pada kulit buah.
3. Persiapan Buah Sebelum Dibungkus
Sebelum pemasangan berongsong, pastikan permukaan buah bersih dari kotoran, jamur, atau sisa air hujan. Buah dapat dibersihkan menggunakan larutan fungisida ringan atau pembersih alami agar tidak ada penyakit yang terperangkap di dalam sungkup.
4. Teknik Pemasangan Berongsong yang Benar
Pasang alat berongsong secara hati-hati dengan menutup seluruh permukaan buah. Ikat bagian atas sungkup pada tangkai buah menggunakan tali rafia, kawat halus, atau karet gelang. Ikatan harus cukup kuat namun tidak terlalu kencang agar tidak merusak tangkai buah dan tetap memungkinkan pertumbuhan.
5. Menjaga Sirkulasi Udara dan Pembuangan Air
Sirkulasi udara sangat penting untuk mencegah kelembapan berlebih di dalam berongsong. Jika menggunakan sungkup plastik polos, buat lubang kecil sebagai ventilasi dan saluran pembuangan air menggunakan gunting atau cutter. Hal ini membantu mencegah pembusukan buah akibat air yang menggenang.
6. Alternatif Alat Berongsong Sederhana
Untuk memudahkan pekerjaan, terutama pada pohon tinggi, alat berongsong juga dapat dibuat dari bahan sederhana seperti botol plastik bekas. Teknik ini memungkinkan pembungkusan buah dari bawah pohon tanpa perlu memanjat, sehingga lebih aman dan praktis.
Advertisement
Pilihan Bahan Efektif untuk Alat Berongsong Buah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487445/original/091827000_1769665394-berongsong_buah__3_.jpg)
1. Kain Non-Woven (PP Non Woven)
Kain non-woven menjadi salah satu bahan berongsong buah yang paling populer karena sifatnya yang anti-UV dan tahan air. Bahan ini mampu menjaga sirkulasi udara tetap baik serta memberikan pencahayaan yang cukup bagi buah, sehingga mendukung pertumbuhan optimal.
Selain tidak menimbulkan panas berlebih, kain non-woven juga dapat menyerap air dan biasanya sudah dilengkapi kawat pengikat, sehingga praktis digunakan. Keunggulan lainnya, bahan ini bisa dipakai berulang kali, lebih ekonomis, dan ramah lingkungan.
2. Kantong Kertas
Kantong kertas berwarna cokelat atau putih banyak digunakan karena kemampuannya menyerap kelembapan dengan baik. Bahan ini sangat cocok diterapkan di daerah dengan curah hujan tinggi karena membantu mengurangi risiko pembusukan buah.
Jenis kertas seperti kertas semen atau kertas minyak juga efektif melindungi buah dari paparan sinar matahari langsung, sehingga dapat mencegah kulit buah mengalami kerusakan atau terbakar, terutama pada buah mangga.
3. Plastik Berlubang
Plastik berlubang menawarkan perlindungan yang lebih baik terhadap air hujan dibandingkan kantong kertas. Lubang-lubang kecil pada plastik berfungsi sebagai ventilasi untuk menjaga sirkulasi udara serta mencegah air menggenang di dalam sungkup.
Plastik sungkup khusus buah umumnya berbentuk kantong bening, sehingga memudahkan petani memantau perkembangan buah tanpa perlu membuka pembungkus.
4. Karung Goni
Untuk buah berukuran besar seperti nangka, karung goni dapat menjadi alternatif bahan berongsong yang efektif. Tekstur goni yang kuat mampu melindungi buah dari gangguan hama dan benturan, sekaligus tetap memungkinkan pertukaran udara. Selain itu, karung goni juga relatif mudah diperoleh dan dapat digunakan kembali.
Manfaat Berongsong Buah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487446/original/038060100_1769665395-berongsong_buah__2_.jpg)
1. Melindungi dari Serangan Hama
Berongsong buah mencegah lalat buah, ulat, dan serangga lain menyerang langsung permukaan buah. Dengan pembungkus, hama tidak dapat bertelur di dalam buah sehingga risiko busuk dapat dikurangi.
2. Menjaga Buah dari Cuaca Ekstrem
Pembungkusan melindungi buah dari hujan, panas berlebih, dan sinar UV yang dapat menyebabkan bercak atau kerusakan pada kulit buah. Risiko jamur akibat percikan air hujan juga lebih kecil.
3. Meningkatkan Kualitas dan Tampilan Buah
Berongsong membantu menjaga warna kulit buah, membuat ukuran lebih seragam, dan mendukung pematangan yang lebih merata sehingga hasil panen terlihat lebih menarik.
4. Mengurangi Penggunaan Pestisida
Teknik ini membantu petani mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, sehingga buah lebih sehat dan ramah lingkungan.
Advertisement
Perawatan Optimal Setelah Berongsong untuk Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487447/original/078015600_1769665395-berongsong_buah.jpg)
1. Penyiraman Teratur
Lakukan penyiraman secara rutin dan seimbang agar nutrisi tersalurkan dengan baik. Kekurangan air dapat menghambat pembesaran buah dan memicu kerontokan.
2. Pemupukan yang Tepat
Berikan pupuk sesuai kebutuhan tanaman untuk menjaga pertumbuhan buah tetap optimal dan kualitas rasa tetap baik hingga panen.
3. Pengendalian Hama dan Kebersihan
Meski sudah dibungkus, hama tetap perlu dikontrol secara berkala. Jaga kebersihan area sekitar tanaman untuk mencegah penyakit dan serangan hama.
Â
Â
Q & A Seputar Topik
Apa itu berongsong buah?
Berongsong buah adalah teknik membungkus buah yang masih berada di pohon menggunakan bahan tertentu untuk melindunginya dari hama, cuaca ekstrem, dan kontaminasi, serta meningkatkan mutu buah.
Mengapa berongsong buah penting untuk petani?
Berongsong buah penting karena melindungi buah dari serangan hama seperti lalat buah, cuaca ekstrem, mengurangi risiko jamur, meningkatkan kualitas dan keseragaman buah, serta mengurangi penggunaan pestisida.
Bahan apa saja yang bisa digunakan untuk berongsong buah?
Bahan yang bisa digunakan antara lain kain non-woven (PP Non Woven), kantong kertas (cokelat atau putih), plastik berlubang, dan karung goni untuk buah berukuran besar.
Kapan waktu terbaik untuk melakukan berongsong buah?
Waktu terbaik untuk berongsong adalah pada fase awal pembesaran buah, sekitar 2–3 minggu setelah bunga mekar, atau saat buah berukuran sebesar kelereng kecil.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549356/original/044187700_1775616635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-08T094635.806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296369/original/030425400_1784012720-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T140419.763.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487443/original/007855400_1769665394-ilustrasi_berongsong_buah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776139/original/033566400_1782846347-000_B8UG2YZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4824750/original/024298400_1715077989-Mu_vs_Crystal_Palace_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238160/original/090232600_1783129383-mes4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296658/original/081223500_1784019662-000_B9YV49G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294053/original/082906500_1783778628-Jayden_Adams.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296024/original/097611600_1784000800-000_B9FB274.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294052/original/078184700_1783778533-adams_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293767/original/045633200_1783749356-Alexander_Sorloth.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564672/original/073937800_1776992963-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564035/original/047127500_1776923765-mohd-safri-6P5APMQQLl4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136325/original/037316500_1739856136-Ketapang__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488432/original/090958100_1769750516-Menanam_Bunga_Telang_di_Pot.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488162/original/033591600_1769737194-Ilustrasi_Menanam_Kelapa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487419/original/060348500_1769664562-cara_membersihkan_spatula_silikon_yang_menguning_dan_berminyak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5284531/original/013980200_1752640819-Depositphotos_268699902_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3375897/original/061307900_1613199414-Pakan_Ikan_Lele_Becakayu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479447/original/056391100_1768978568-unnamed-11.jpg)