Liputan6.com, Jakarta Semangka adalah buah favorit banyak orang, terutama saat cuaca panas. Rasanya yang manis dan kandungan airnya yang tinggi sangat menyegarkan, menjadikannya pilihan tepat untuk melepas dahaga. Namun, seringkali kita kesulitan menemukan semangka yang benar-benar manis dan matang sempurna di pasaran.
Memilih semangka yang tepat bisa menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang, karena tampilan luar buah ini seringkali tidak mencerminkan kualitas isinya. Ada berbagai faktor yang perlu diperhatikan agar tidak kecewa setelah membelinya, mulai dari bentuk hingga tekstur kulitnya. Memahami ciri-ciri semangka yang matang akan sangat membantu.
Untuk membantu Anda mendapatkan semangka terbaik dengan rasa manis maksimal, Liputan6.com telah merangkum delapan tips memilih semangka yang manis dan segar. Panduan ini akan memandu Anda melalui setiap detail, memastikan setiap gigitan semangka yang Anda nikmati penuh rasa dan kesegaran. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Selasa (11/11/2025).
Advertisement
1. Perhatikan Bentuk Semangka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166889/original/095722500_1742289302-green-striped-ripe-watermelon-with-slice-cross-section-isolated-white-background-with-copy-space-text-images-special-kind-berry-sweet-pink-flesh-with-black-seeds-side-view.jpg)
Salah satu indikator awal yang penting untuk memilih semangka yang manis adalah bentuknya. Semangka yang cenderung bulat dan gembul seringkali memiliki rasa yang lebih manis dan kualitas yang lebih baik. Bentuk ini menunjukkan distribusi gula yang lebih merata di seluruh bagian buah.
Sebaliknya, semangka yang berbentuk lonjong atau oval cenderung memiliki kandungan air yang lebih banyak, namun rasanya kurang beraroma. Meskipun menyegarkan, semangka jenis ini biasanya tidak semanis varian yang bulat. Pastikan juga semangka terlihat simetris dan tidak memiliki bagian yang menonjol secara tidak wajar.
Bentuk semangka yang bulat sempurna mengindikasikan bahwa buah tersebut telah tumbuh dengan baik dan mendapatkan nutrisi optimal selama proses pematangan. Ini menjadi petunjuk penting saat Anda berada di pasar atau supermarket untuk memilih semangka.
Advertisement
2. Periksa Berat Semangka
Saat mengangkat semangka, perhatikan beratnya relatif terhadap ukurannya. Semangka yang matang dan manis akan terasa lebih berat dari yang terlihat, memberikan kesan padat dan berisi. Hal ini disebabkan oleh kandungan air dan gula yang melimpah di dalamnya, menandakan kematangan sempurna.
Semangka yang terasa ringan untuk ukurannya kemungkinan besar belum matang sempurna atau kekurangan air. Kandungan air yang melimpah adalah kunci utama kesegaran dan kemanisan semangka, sehingga berat menjadi indikator penting. Jika semangka terasa ringan, daging buahnya mungkin kurang berair atau hambar.
Idealnya, semangka yang berat menunjukkan bahwa buah tersebut telah cukup lama menyerap nutrisi di ladang, memungkinkan proses pematangan yang optimal. Kepadatan ini berkorelasi langsung dengan tingkat kemanisan dan kesegaran daging buah, menjamin pengalaman makan yang memuaskan.
3. Cari Bercak Kuning atau Oranye (Field Spot)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408876/original/029534500_1762838317-pexels-victorino-2288692.jpg)
Salah satu tanda paling andal untuk memilih semangka yang manis adalah adanya bercak kuning atau oranye pada kulitnya. Bercak ini dikenal sebagai "field spot" atau "belly spot," yaitu bagian semangka yang bersentuhan langsung dengan tanah saat tumbuh dan matang.
Bercak berwarna kuning krem atau bahkan jingga menunjukkan bahwa semangka telah matang sempurna di pohon, menyerap sinar matahari dan gula secara maksimal. Jika bercak tersebut masih putih atau kuning pucat, ada kemungkinan semangka dipetik terlalu cepat dan belum mencapai kematangan optimal.
Kehadiran field spot yang jelas dan berwarna gelap adalah indikator kuat bahwa semangka sudah manis dan siap untuk dinikmati. Ini adalah hasil dari proses pematangan alami di bawah paparan sinar matahari yang cukup, memastikan rasa terbaik.
Advertisement
4. Dengarkan Suara Saat Diketuk
Teknik mengetuk semangka adalah cara tradisional yang sering digunakan untuk menilai kematangannya, dan terbukti cukup efektif. Ketuk permukaan semangka dengan telapak tangan atau buku jari Anda secara perlahan namun tegas.
Semangka yang matang dan manis akan menghasilkan suara yang dalam, berongga, atau "thump" yang rendah. Suara ini menandakan bahwa bagian dalamnya penuh dengan air dan telah matang sempurna, siap untuk dikonsumsi dengan kesegaran maksimal.
Sebaliknya, jika suara yang dihasilkan nyaring, padat, atau bernada tinggi, kemungkinan besar semangka tersebut belum matang atau kulitnya terlalu tebal. Hindari semangka dengan suara seperti ini untuk mendapatkan kualitas terbaik dan menghindari kekecewaan.
5. Perhatikan Kulit Semangka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166891/original/025654600_1742289465-slices-juicy-red-watermelon.jpg)
Kulit semangka juga memberikan petunjuk penting mengenai kematangannya dan tingkat kemanisan buah. Semangka yang manis biasanya memiliki warna kulit yang lebih gelap dan kusam, bukan mengkilap. Kulit yang mengkilap seringkali menandakan bahwa semangka belum sepenuhnya matang.
Perhatikan pola garis-garis pada kulit semangka. Garis hijau tua dan krem yang tegas dan konsisten adalah ciri semangka matang dan manis. Pola yang samar atau tidak jelas bisa jadi indikasi semangka kurang manis atau kualitasnya kurang optimal.
Hindari semangka dengan kulit yang memiliki banyak memar, goresan dalam, atau permukaan bergumpal tidak beraturan. Cacat ini bisa menunjukkan kurangnya sinar matahari atau air selama pertumbuhan, atau kerusakan saat pengiriman yang mempengaruhi kualitas buah.
Advertisement
6. Periksa Tangkai atau Sulur
Bagian tangkai semangka juga bisa menjadi penanda kematangan yang baik dan seringkali diabaikan. Semangka yang manis dan matang sempurna akan memiliki tangkai yang kering dan berwarna kuning kecoklatan, menunjukkan bahwa buah telah selesai menyerap nutrisi dari tanaman induknya.
Jika tangkai semangka masih berwarna hijau, ini menandakan bahwa buah tersebut dipetik terlalu dini dari pohonnya. Semangka dengan tangkai hijau kemungkinan besar belum mencapai tingkat kemanisan yang optimal dan rasanya mungkin hambar.
Sulur yang mengering di dekat tangkai juga merupakan indikasi kuat bahwa semangka sudah matang secara alami di pohon. Ini berarti buah telah berhenti menerima nutrisi dari tanaman induknya dan siap untuk dipanen serta dinikmati.
7. Cari Bercak Jaring Laba-laba (Webbing)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4294516/original/008742200_1674018819-sunny-nguyen-SfuRInmxfkE-unsplash.jpg)
Beberapa semangka mungkin memiliki bercak-bercak kecil yang menyerupai jaring laba-laba pada kulitnya, yang dikenal sebagai "webbing". Ini adalah tanda yang sangat baik untuk memilih semangka yang manis dan berkualitas tinggi.
Bercak "webbing" ini terbentuk ketika lebah menyerbuk bunga semangka berulang kali, menciptakan bekas pada kulit. Semakin banyak penyerbukan, semakin banyak gula yang dihasilkan oleh buah, dan semakin manis rasanya.
Bercak kering atau garis seperti jaring laba-laba menunjukkan bahwa gula alami dari buah telah merembes keluar dan mengering di permukaan kulit. Ini adalah indikator alami kemanisan semangka yang tidak boleh Anda lewatkan saat memilih.
Advertisement
8. Gores Kulit Semangka (Opsional)
Sebagai tips tambahan yang opsional, Anda bisa mencoba menggores permukaan kulit semangka dengan lembut menggunakan kuku. Cara ini bisa membantu mengidentifikasi kematangan buah secara lebih detail dan melengkapi pemeriksaan lainnya.
Semangka yang matang akan menunjukkan lapisan luar kulit yang mudah terkelupas, memperlihatkan warna hijau keputihan di bawahnya. Ini menandakan kulit yang lebih tipis dan daging buah yang siap konsumsi, penuh dengan kesegaran.
Sebaliknya, jika kulit terasa keras dan sulit digores, atau goresan menghasilkan garis yang lebih gelap, kemungkinan semangka tersebut belum matang. Teknik ini bisa menjadi pelengkap dari tips lainnya untuk memastikan Anda mendapatkan semangka terbaik.
Pople Also Ask
1. Bagaimana cara memilih semangka yang manis dan matang?
Jawaban: Pilihlah semangka yang berbentuk bulat, terasa berat untuk ukurannya, memiliki bercak kuning atau oranye (field spot), dan mengeluarkan suara dalam saat diketuk.
2. Apa arti bercak kuning pada kulit semangka?
Jawaban: Bercak kuning atau oranye pada kulit semangka (field spot) menunjukkan bahwa semangka telah matang sempurna di pohon, menyerap sinar matahari dan gula secara maksimal.
3. Mengapa semangka yang bulat lebih manis daripada yang lonjong?
Jawaban: Semangka berbentuk bulat cenderung memiliki distribusi gula yang lebih merata dan rasa yang lebih manis, sementara yang lonjong lebih banyak air dan kurang beraroma.
4. Apa yang harus diperhatikan pada tangkai semangka?
Jawaban: Semangka yang manis dan matang memiliki tangkai yang kering dan berwarna kuning kecoklatan. Tangkai hijau menandakan semangka belum matang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885023/original/ACg8ocJhAqQ111Qo7aNKJo-e-gQosi_iVPv_IfWPcQDZFdPai56-TQS9%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3451001/original/083723000_1620374350-pexels-photo-5946081.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260144/original/013036700_1781578034-AP26166147695589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8385152/original/045727200_1782264420-panama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378005/original/081695500_1782256125-ghana.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264253/original/054046300_1782102358-uruguay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259250/original/045793700_1781492796-curacao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263742/original/070388900_1781993920-063_2282542238.jpg)