Liputan6.com, Jakarta Sutra, serat protein alami dari kepompong ulat sutra, telah lama menjadi simbol kemewahan dan kenyamanan. Kelembutan dan kilaunya yang khas menjadikan pakaian berbahan ini pilihan favorit banyak orang untuk berbagai acara. Namun, di balik keindahannya, sutra memerlukan perhatian ekstra agar kualitasnya tetap terjaga.
Sifatnya yang halus membuat kain ini sangat rentan terhadap kerusakan jika tidak dirawat dengan metode yang tepat. Kesalahan dalam pencucian atau penyimpanan dapat menyebabkan penyusutan, pemudaran warna, bahkan kerusakan serat permanen. Oleh karena itu, memahami teknik perawatan yang benar adalah kunci untuk memperpanjang usia pakaian sutra Anda.
Liputan6.com merangkum panduan mengenai cara merawat pakaian berbahan sutra. Artikel ini akan membahas langkah-langkah penting mulai dari proses pencucian yang aman, penggunaan deterjen yang sesuai, hingga teknik pengeringan dan penyimpanan yang optimal. Dengan mengikuti pedoman ini, pakaian sutra kesayangan Anda akan tetap awet, indah, dan berkilau seperti baru. Simak ulasan lengkapnya merangkum dari berbagai sumber sebagai berikut, Kamis (14/8/2025).
Advertisement
1. Cuci dengan Tangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256189/original/085620000_1750228769-Depositphotos_340507618_S.jpg)
Mencuci sutra dengan tangan adalah metode paling direkomendasikan untuk menjaga kualitas dan integritas seratnya. Gunakan air dingin atau suam-suam kuku yang tidak terlalu panas, serta deterjen khusus sutra atau deterjen lembut yang bebas pemutih. Hindari penggunaan air panas karena dapat merusak serat protein alami sutra dan menyebabkan penyusutan.
Rendam pakaian sutra selama beberapa menit dalam larutan sabun, lalu gosok perlahan area yang kotor tanpa memelintir atau meremasnya dengan keras. Gerakan kasar dapat merusak serat halus sutra, menyebabkan kerutan permanen atau bahkan sobek. Setelah itu, bilas hingga bersih dengan air mengalir sampai tidak ada sisa sabun.
Jika memilih menggunakan mesin cuci, pastikan untuk selalu memilih program 'delicate' atau 'hand wash' dengan pengaturan air dingin. Penting juga untuk memasukkan pakaian sutra ke dalam kantong jaring cucian. Kantong ini berfungsi sebagai pelindung, mencegah gesekan langsung dengan pakaian lain atau bagian dalam mesin cuci yang dapat merusak serat halus sutra.
Advertisement
2. Gunakan Deterjen Khusus Sutra atau pH Netral
Pemilihan deterjen merupakan aspek krusial dalam cara merawat pakaian berbahan sutra. Sutra adalah serat protein, mirip dengan rambut manusia, sehingga sangat sensitif terhadap bahan kimia tertentu. Deterjen yang terlalu basa atau mengandung enzim kuat dapat secara signifikan merusak struktur serat sutra, menghilangkan kilau alami dan kekuatannya.
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan deterjen yang diformulasikan khusus untuk sutra atau wol, atau deterjen cair dengan pH netral. Produk-produk ini dirancang untuk membersihkan tanpa merusak serat protein. Kandungan pH netral membantu menjaga keseimbangan alami serat sutra, mencegah kerusakan yang tidak diinginkan.
Hindari penggunaan pemutih klorin sama sekali, karena bahan ini sangat korosif dan dapat menyebabkan perubahan warna permanen serta melemahkan serat sutra. Pelembut kain juga sebaiknya dihindari, sebab residunya dapat menumpuk pada serat, mengurangi kilau alami sutra dan membuatnya terasa kaku.
3. Keringkan dengan Cara yang Benar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674080/original/075952500_1701739804-young-beautiful-couple-hanging-wash-clothes-grey-wall.jpg)
Proses pengeringan adalah tahap penting lain dalam cara merawat pakaian berbahan sutra yang sering diabaikan. Jangan pernah mengeringkan pakaian sutra di mesin pengering. Panas tinggi dari mesin pengering adalah musuh utama sutra, dapat menyebabkan penyusutan yang drastis dan kerusakan permanen pada serat, membuatnya kehilangan bentuk dan kelembutan aslinya.
Setelah dicuci, hindari memeras sutra. Sebaliknya, gulung pakaian sutra dengan handuk bersih untuk menghilangkan kelebihan air secara perlahan. Handuk akan menyerap sebagian besar kelembapan tanpa merusak serat. Teknik ini membantu menjaga bentuk asli pakaian dan mencegah kerutan yang sulit dihilangkan.
Jemur pakaian sutra di tempat yang teduh dan berventilasi baik, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Sinar UV dari matahari dapat memudarkan warna sutra dan melemahkan seratnya seiring waktu. Gantung pakaian sutra pada gantungan yang empuk atau letakkan rata di permukaan bersih untuk menghindari bekas gantungan atau peregangan yang tidak diinginkan.
Advertisement
4. Setrika dengan Suhu Rendah dan dalam Keadaan Lembap
Menyetrika sutra memerlukan kehati-hatian khusus untuk menghindari kerusakan. Sutra sebaiknya disetrika saat masih sedikit lembap atau dengan menggunakan kain pelindung tipis di atasnya. Kelembapan membantu serat menjadi lebih fleksibel dan mencegah kerusakan akibat panas langsung dari setrika.
Gunakan pengaturan suhu paling rendah pada setrika Anda, yang biasanya ditandai dengan simbol sutra atau 'cool'. Panas berlebih dapat membakar atau merusak serat sutra, meninggalkan bekas kilap yang tidak diinginkan atau bahkan lubang. Selalu uji setrika pada area kecil yang tidak terlihat terlebih dahulu.
Untuk menjaga tampilan luar pakaian, setrika dari sisi dalam pakaian. Teknik ini membantu menghindari bekas kilap pada permukaan luar sutra dan menjaga kilaunya tetap alami. Gerakkan setrika dengan lembut dan cepat, hindari menekan terlalu lama di satu area.
5. Simpan dengan Cara Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5202466/original/001743300_1745901538-60cae731-fb93-4863-af27-c4d98225d710.jpg)
Penyimpanan yang benar adalah langkah terakhir namun tidak kalah penting dalam cara merawat pakaian berbahan sutra agar awet. Simpan pakaian sutra di tempat yang sejuk, kering, dan gelap untuk mencegah kerusakan akibat kelembapan, jamur, atau paparan sinar matahari yang dapat memudarkan warna.
Gunakan gantungan empuk yang tidak akan meninggalkan bekas pada bahu pakaian atau lipat dengan rapi jika tidak akan digunakan dalam waktu lama. Melipat dengan rapi dapat mencegah kerutan atau bekas lipatan permanen yang sulit dihilangkan. Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan untuk menghindari pertumbuhan jamur.
Hindari menyimpan sutra di kantong plastik tertutup dalam jangka waktu lama, karena plastik dapat memerangkap kelembapan dan menciptakan lingkungan yang ideal untuk jamur. Gunakan tas pakaian berbahan kain bernapas atau kotak penyimpanan khusus yang memungkinkan sirkulasi udara. Ini akan membantu menjaga kesegaran dan keawetan serat sutra.
Advertisement
People Also Ask
1. Mengapa pakaian sutra memerlukan perawatan khusus?
Jawaban: Sutra adalah serat protein alami yang halus dan rentan terhadap kerusakan jika tidak dirawat dengan benar, seperti penyusutan atau pemudaran warna.
2. Bagaimana cara terbaik mencuci pakaian sutra?
Jawaban: Cara terbaik adalah mencuci dengan tangan menggunakan air dingin atau suam-suam kuku dan deterjen khusus sutra ber-pH netral, hindari memelintir atau meremas.
3. Bolehkah mengeringkan pakaian sutra di mesin pengering?
Jawaban: Tidak, jangan pernah mengeringkan sutra di mesin pengering karena panas tinggi dapat menyebabkan penyusutan dan kerusakan permanen pada serat.
4. Deterjen jenis apa yang aman untuk sutra?
Jawaban: Gunakan deterjen khusus sutra atau wol, atau deterjen cair dengan pH netral. Hindari pemutih klorin dan pelembut kain.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885023/original/ACg8ocJhAqQ111Qo7aNKJo-e-gQosi_iVPv_IfWPcQDZFdPai56-TQS9%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312593/original/091755900_1754970002-kain_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)