Sukses

5 Gol Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia FIFA menjadi turnamen sepak bola paling bergengsi. Para pemain terbaik dari seluruh dunia berkumpul untuk bersaing demi kebanggaan bangsa mereka.

Ini adalah turnamen dengan emosi yang tinggi, energi yang luar biasa dan segala sesuatu yang dipertaruhkan. Banyak momen-momen yang terjadi selama Piala Dunia yang akan menjadi kenangan tak terlupakan.

Piala Dunia juga telah menghasilkan tim-tim dan pemain-pemain yang nantinya menjadi legenda dunia dalam sepak bola.

Negara-negara yang bertanding dalam Piala Dunia pastinya memberikan penampilan terbaik dengan mempersiapkan pemain-pemain terpilih yang dianggap paling siap dan cocok untuk membawa nama negara.

Setiap penggemar dari seluruh dunia juga berkumpul untuk memeriahkan dan menaruh harapan yang tinggi agar negara kebanggaan mereka dapat meraih gelar juara dan membawa trofi kemenangan.

Selain melihat dari teknik dan kemampuan, sportifitas menjadi unsur penting dalam Piala Dunia. Nilai profesionalitas dan kejujuran para pemain menjadi suatu tanggung jawab yang penting.

Piala Dunia tidak pernah kekurangan drama dan gol-gol yang luar biasa. Gol-gol ini membantu menulis cerita tentang momen-momen terhebat dan juga merupakan pertunjukan keterampilan.

Gol-gol ini membawa sejarah baru yang tidak akan pernah dilupakan oleh negara mereka.

Mengutip dari laman Khel Now, Jumat  (2/12/2022), berikut lima gol paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 6 halaman

1. Diego Maradona - Argentina vs Inggris (1986)

Diego Maradona bisa dibilang salah satu pemain terhebat dalam sepak bola. Meskipun dia sudah menggantungkan sepatu bolanya bertahun-tahun lalu, namanya masih terus berkuasa di dunia sepak bola, dan karyanya masih diakui sebagai revolusioner.

Gol yang membuatnya masuk dalam daftar yakni dalam pertandingan antara negaranya, Argentina dengan tim Inggris sebagai saingan terkuat saat itu.

Gol tersebut tercipta hanya empat menit setelah ia mencetak gol 'Tangan Tuhan' yang sangat kontroversial. Ia mengambil bola di daerah sendiri, lalu dengan gembira melesat melewati dua pemain Inggris.

Maradona kemudian maju ke depan untuk melakukan putaran yang mengesankan ke dalam setengah permainan Inggris.

Meskipun Terry Butcher dan Peter Shilton mencoba menghentikannya, pria asal Argentina ini tidak bisa dihentikan.

Gol tersebut kemudian disebut sebagai salah satu gol terhebat abad ini.

Sangat sedikit pemain yang mampu melakukan lari yang luar biasa yang dilakukannya.

Ia juga mampu Melewati para pemain bertahan dengan kecepatan yang memecahkan rekor dan masih berhasil mencetak salah satu gol terindah.

Maradona, memang pemain terhebat pada masanya dan salah satu pemain hebat sepanjang masa.

3 dari 6 halaman

2. James Rodriguez - Kolombia vs Uruguay (2014)

Salah satu gol ikonik tercipta dari James Rodriguez dari Kolombia. Dia mungkin tidak banyak beraksi di Piala Dunia 2018, karena cedera yang dialaminya di awal kompetisi. Namun, ia sangat luar biasa bagi Kolombia di Piala Dunia 2014.

Golnya yang paling terkenal adalah saat melawan Uruguay. Dia menunggu di luar kotak penalti untuk mendapatkan bola.

Bola telah dilemparkan ke rekan setimnya yang melakukan sundulan ke arah Rodriguez.

Kontak pertamanya dengan bola itu terjadi dengan sedikit usaha berbelok untuk mendapatkan sudut tembak yang lebih baik.

Ketika kaki kirinya menyentuh bola, ia menciptakan tembakan keras yang melewati para pemain Uruguay dan menemukan jalannya ke belakang gawang melalui sudut atas.

Gol di menit ke-50 itu berhasil mengamankan kemenangan 1-0 atas Uruguay di babak 16 besar.

Dia kemudian memenangkan penghargaan Puskás pada tahun 2014.

4 dari 6 halaman

3. Zinedine Zidane - Prancis vs Italia (2006)

Meskipun itu penalti, tendangan Zinedine Zidane di final Piala Dunia 2006 tetap menjadi gol yang tak terlupakan dalam salah satu pertandingan paling ikonik yang pernah ada di Piala Dunia.

Final Piala Dunia FIFA 2006 adalah pertandingan profesional terakhir Zidane.

Terlepas dari momen terkenal saat ia menanduk Marco Materazzi, penampilan Zidane hingga babak penuh waktu seperti yang diharapkan sangat spektakuler.

Penalti gaya Panenka-nya pada saat-saat awal pertandingan yang nyaris melewati garis gawang adalah salah satu gol paling ikonik di Piala Dunia sepanjang masa.

Itu tentu menjadi keterampilan yang membutuhkan kepercayaan diri yang luar biasa.

5 dari 6 halaman

4. Carlos Alberto - Brasil vs Italia (1970)

Brasil dianggap sebagai salah satu tim terhebat dalam sejarah sepak bola, dan itu sudah terjadi selama bertahun-tahun.

Pada tahun 1970, mereka berkesempatan untuk menunjukkan kehebatan dan kebersamaan mereka dalam salah satu gol terhebat. Ini setelah mereka baru saja mengalahkan Jerman di semifinal untuk berhadapan dengan Italia di final.

Tostao, seorang penyerang Brasil menerima bola setelah serangan Italia sebelumnya. Dia dengan cepat mengoper bola bolak-balik ke tiga rekan setimnya sebelum menemukan Clodoado.

Clodoado kemudian menyapu bola melewati tiga pemain Italia sebelum mengoper bola ke Rivelino. Jairzinho mendapat bola berikutnya dan dia segera mengopernya ke Pele.

Pele kemudian memberikan umpan kepada Carlos Alberto yang menembakkan bola ke belakang gawang Italia.

Keindahan dalam gol ini terletak pada build-up, dan bagaimana setiap pemain Brasil tahu di mana pemain lainnya berada, dan apa yang perlu mereka lakukan.

Brasil melaju untuk memenangkan pertandingan dan trofi dengan tampilan gol 4-1. Mereka juga membawa trofi Jules Rimmet setelah dinobatkan sebagai juara untuk ketiga kalinya.

6 dari 6 halaman

5. Maxi Rodriguez - Argentina vs Meksiko (2006)

Di babak 16 besar, Argentina menjalani pertandingan yang mendebarkan melawan Meksiko. Gol dimulai dari salah satu pesepakbola terhebat di era itu, Lionel Messi.

Dia menerima bola di titik tengah lapangan dan memutuskan untuk mengopernya ke dalam. Setelah terpeleset dan bola yang tidak terkontrol, Messi mengoper bola ke Juan Pablo Sorin.

Sorin lalu menembakkan bola ke Rodriguez yang sudah mengantisipasi. Dia menyundul dengan dadanya, dan ketika bola berada dalam kendalinya, kemudian dia menembakkannya ke arah gawang Argentina.

Mungkin terlihat seperti mengarah keluar selama satu menit, tetapi bola melengkung dengan indah untuk menghantam bagian dalam gawang dari sudut atas.

Gol ini masih merupakan sebuah mahakarya besar yang masih disaksikan oleh dunia sepak bola hingga saat ini.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS