Sukses

Elon Musk Bakal Meluncurkan 3 Warna Centang Verifikasi Twitter, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta - Elon Musk kembali akan memberikan perubahan baru di Twitter. Kali ini pembaruan mengenai centang biru.

Dilansir Reuters pada Sabtu (26/11) pria kelahiran 28 Juni 1971 akan memberikan warna yang berbeda-beda untuk centang verifikasi di akun Twitter. Hal ini disampaikan Elon Musk melalui kicauan di akun Twitter pribadinya, @elonmusk pada 25 November 2022 saat menjawab keluhan salah seorang pengguna.

"Maaf atas keterlambatannya, untuk sementara kami akan meluncurkan centang verifikasi (baru) pada hari Jumat minggu depan. Cek (centang) emas untuk perusahaan, centang abu-abu untuk pemerintah, (centang) biru untuk individu (selebriti atau bukan) dan semua akun terverifikasi akan diautentikasi secara manual sebelum cek diaktifkan. Menyakitkan, tapi perlu.".

Nantinya centang verifikasi Twitter akan memiliki tiga versi warna untuk membedakan jenis akun, yaitu emas untuk akun perusahaan, abu-abu untuk akun pemerintah, dan biru untuk akun individual.

Untuk centang biru, Elon Musk mengatakan bahwa semua individu (manusia) yang terverifikasi akan memiliki tanda centang biru yang sama, karena batas dari apa yang dianggap 'terkemuka' terlalu subyektif.

Fitur ini akan rencananya akan diluncurkan pada Jumat, 2 Desember 2022 bersamaan saat penjelasan lebih panjang dan lebih lengkapnya disampaikan.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya, memang banyak warga Twitter yang menyarankan ke Elon Musk untuk membuat pembedaan warna bagi tiap jenis akun yang memiliki centang verifikasi

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Centang Berbayar

Pembicaraan centang verifikasi sebelumnya menuai respons campuran. Ada warga Twitter yang senang, ada juga yang tidak.

Hal itu disebabkan Elon Musk berniat untuk memungut biaya bagi akun-akun yang ingin centang verfifikasi mereka tidak hilang, yang saat ini dikenal dengan nama Twitter Blue

Awalnya, Elon Musk dan Twitter meminta harga sebesar 19,99 USD per bulan. Namun, karena diniai mahal kemudian diubah menjadi USD 7,99 atau sekitar Rp125 ribu per bulan.

Elon Musk sendiri men-tuit bahwa harga nanti akan 'disesuaikan oleh negara sebanding dengan paritas daya beli'.

Salah satu publik figur yang protes adalah penulis novel terkenal, Stephen King (CarrieThe ShiningPet Sematary, It).

 

3 dari 4 halaman

Tunda Twitter Blue

Twitter Blue sejauh ini baru akan diluncurkan di AS, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Di wilayah ini, Twitter Blue tersedia untuk pembelian dalam aplikasi di Twitter untuk iOS dan Android, atau di twitter.com.

Twitter Blue yang berbayar ini menawarkan akses eksklusif ke fitur premium yang memungkinkan penggunanya untuk lebih menyesuaikan pengalaman berselancar dan menggunakan Twitter.

Awalnya Twitter Blue akan dirilis ulang pada 29 November 2022. Namun, Elon dalam sebuah pertemuan dengan karyawannya, jadwal peluncuran ulang tersebut mungkin akan berubah.

Dilansir The Verge, peluncuran ulang Twitter Blue ini baru Elon Musk akan lakukan saat tidak ada lagi akun-akun bodong yang melakukan impersonasi (meniru) akun besar lain.

 

4 dari 4 halaman

Fitur Edit Tweet

Salah satu fitur baru yang paling ditunggu dari Twitter Blue adalah fitur Edit Tweet. Sejauh ini, fitur tersebut masih diuji.

Dilansir dari Pusat Bantuan Twitter, setelah mengunggah tweet, pengguna akan melihat notifikasi bertuliskan 'Tweet Anda telah terkirim'. Batas waktu untuk meng-edit-nya adalah 30 menit. Pengguna bisa melakukan lima kali pengeditan dalam waktu 30 menit tersebut. 

Ketika peng-editan sudah dilakukan, muncul notifikasi bertuliskan 'Tweet Anda telah di-edit'. Semua orang di Twitter dapat melihat label diedit pada tweet yang telah di-edit itu, dan semua orang dapat mengeklik tweet editan untuk melihat versi yang diterbitkan sebelumnya.

Perlu diketahui juga bahwa tweet hanya dapat di-edit dari perangkat yang sama yang digunakan untuk mengirimkannya pertama kali. Lalu sampai saat ini masih ada beberapa jenis tweet yang tetap tidak bisa di-edit.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS