Sukses

Ingin Tidur Nyenyak? Satu Hal Ini Dapat Menyembuhkan Insomnia Anda

Liputan6.com, Jakarta Jika ada satu hal yang dapat disepakati oleh sebagian besar dokter, tak ada yang lebih menyenangkan daripada tidur nyenyak untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Akan tetapi, hanya karena Anda berusaha untuk tidur pada waktu yang tepat, bukan berarti Anda tak kesulitan untuk tidur.

Banyak yang mengaku sulit untuk tidur. Bahkan, ada kalanya telah mencoba segala cara seperti meletakkan ponsel, menghitung domba, minum susu, dan lainnya, tapi mata tak kunjung mau terpejam. Namun, sudahkah Anda melakukan yang satu ini?

Sebuah penelitian baru-baru ini mengklaim bahwa weighted blanket alias selimut dengan pemberat atau selimut berat bisa membantu Anda untuk cepat tidur dan nyenyak sepanjang malam. Selama beberapa tahun terakhir, weighted blanket populer sebagai salah satu metode self-care yang diklaim mampu meredakan stres, kecemasan berlebih, dan beberapa penyakit lain.

 

2 dari 7 halaman

Studinya

Penelitian tersebut dilakukan oleh para peneliti Swedia yang menguji keefektifan weighted blanket pada 120 pasien dewasa dengan insomnia. Menurut American Academy of Sleep Medicine, penelitian itu dilakukan selama empat minggu sebagai bagian dari studi acak terkontrol.

Mereka menemukan bahwa subjek uji dalam kelompok weighted blanket 26 kali lebih mungkin mengalami penurunan keparahan insomnia sebesar 50 persen atau lebih dibandingkan kelompok kontrol. Tak hanya itu, mereka juga 20 kali lebih mungkin mencapai remisi penuh dari kondisi tidur mereka.

 

3 dari 7 halaman

Gejala kelelahan berkurang

Kabar baiknya tak berhenti di situ. Peserta dalam kelompok weighted blanket tak hanya mengalami tidur yang lebih baik, tapi juga melaporkan tingkat aktivitas di siang hari yang lebih tinggi, serta gejala kelelahan, depresi, dan kecemasan berkurang. Tindak lanjut terbuka pada studi menemukan bahwa hasil ini dipertahankan selama 12 bulan.

"Penjelasan yang paling tepat mengapa weighted blanket memberi efek menenangkan dan meningkatkan kualitas tidur adalah tekanan pada weighted blanket pada titik-titik berbeda pada tubuh, merangsang sensasi sentuhan dan rasa otot, dan persendian. Ini mirip dengan akupresur dan pijat," ujar peneliti utama Mats. Alder, MD, psikiater konsultan di departemen ilmu saraf klinis di Karolinska Intitutet di Stockholm seperti dilansir dari Bestlifeonline.

 

4 dari 7 halaman

Studi lainnya

Ini bukan studi pertama yang menemukan hasil demikian. Sebuah studi pada tahun 2015 menemukan bahwa penggunaan weighted blanket memiliki, "dampak positif pada tidur, baikseccara obyektif maupun subyektif, di mana sejumlah tindakan fisiologis dan perilaku ditingkatkan selama pengunaan weighted blanket."

Para peneliti menyebut weighted blanket sebagai pendekatan inovatif, tanpa bahan kimia, dan alat pelengkap untuk meningkatkan kualitas tidur

 

5 dari 7 halaman

Dapat menjadi bentuk terapi untuk kondisi lain

Efek weighted blanket mungkin baru dirasakan sebagian orang, tapi komunitas medis telah melihatnya sebagai lebih dari sekadar obat untuk insomnia. Faktanya weighted blanket biasa digunakan sebagai bentuk terapi untuk mengobati kondisi lain, termasuk gangguan kecemasan umum dan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

"Weighted blanket telah ada sejak lama. Terutama untuk anak-anak dengan autisme atau gangguan perilaku," kata Christina Cusin, MD, asisten psikiatri di Harvard Medical School kepada Harvard Health Publishing.

"Ini adalah salah satu alat sensorik yang digunakan di unit psikiatri.

 

6 dari 7 halaman

Weighted blanket yang cocok untuk Anda

Namun, bagaimana memilih weighted blanket yang terbaik untuk Anda? Studi tahun 2015 merekomendasikan untuk tidur dengan weighted blanket yang memiliki bobot 10 persen dari berat badan Anda untuk hasil terbaik.

Meski belum terlalu familiar, Anda bisa mendapatkan weighted blanket di market place terpercaya.

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: