Sukses

Kerap Dianggap Sepele, Ternyata Ini Deretan Khasiat Berkumur Air Garam

Liputan6.com, Jakarta Garam menjadi salah satu penyedap rasa yang selalu hadir di setiap masakan. Selain untuk memasak nyatanya garam bisa kalian manfaatkan untuk menghilangkan masalah kesehatan salah satunya sakit tenggorokan.

Meski kerap dianggap sebagai pengobatan tradisional, rupanya mengatasi radang tenggorokan dengan berkumur air garam terbukti manjur dan ilmiah loh.

Nyatanya ada beberapa manfaat dari berkumur dengan air garam yang wajib kalian coba. Berkumur air garam rupanya dapat membantu meredakan radang tenggorokan, radang, selesma, hingga infeksi sinus.

Berkumur dengan air garam akan menciptakan efek osmosis. Ini karena garam menyerap cairan dari tenggorokan. Proses ini berfungsi untuk mencairkan lendir dan menghilangkan iritasi seperti alergen, bakteri dan jamur. Hasilnya, tenggorokan jadi lebih terasa bersih dan ringan.

Kalian juga bisa mengurangi rasa sakit akibat pendarahan gusi dengan berkumur air garam secara teratur. Berkumur dengan air garam dapat menetralkan asam di mulut dan menjaga keseimbangan pH-nya. Ini akan membantu dalam mencegah radang gusi.

Tak hanya itu, berkumur air garam dapat melindungi mulut dan tenggorokan dari penyebaran infeksi jamur. Berkumur dengan air garam juga bisa menghilangkan patogen berbahaya dari gusi dan sekaligus mencegah pertumbuhannya.

2 dari 3 halaman

Caranya

Untuk mengatasi sakit tenggorokan atau radang tenggorokan dengan berkumur air garam caranya sangat mudah, berikut langkah-langkahnya:

  1. Tambahkan setengah sendok teh garam dapur ke dalam segelas air hangat lalu  aduk hingga rata.
  2. Kumur-kumur dengan larutan tersebut selama 30 detik.
  3. Setelah itu ludahkan. Ulangi proses yang sama sebanyak 5-7 kali.
  4. Bagi kalian yang sedang radang atau sakit tenggorokan, berkumurlah dengan air garam setidaknya 2 kali sehari.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Garam Dapur dengan Garam Laut, Apa Bedanya?
Artikel Selanjutnya
Susi Pudjiastuti Ungkap Penyebab Garam Petani Tak Terserap