Sukses

Merasa Haus Terus-terusan? Bisa Jadi 5 Hal Ini Penyebabnya

Liputan6.com, Jakarta Rasa haus memang sangat sulit untuk ditahan. Apalagi jika setelah melakukan pekerjaan yang melelahkan, atau saat cuaca yang panas.

Mungkin saja manusia bisa bertahan tujuh hari tanpa makanan. Namun, manusia hanya bisa bertahan selama tiga hari tanpa adanya air.

Tentu akan sangat berbahaya apabila rasa haus tidak bisa terpuaskan. Kekurangan cairan di dalam tubuh, bisa membuatmu menjadi tidak fokus hingga mengalami dehidrasi. Namun, apa jadinya jika rasa haus yang dirasa menjadi "tidak wajar".

Pernahkah kamu merasakan haus yang berlebihan sepanjang hari? Namun, setelah minum banyak air pun, rasa haus tersebut tetap tidak terpuaskan.

Rasa haus yang "tidak wajar" ini bisa jadi merupakan sebuah indikasi dari masalah kesehatan yang kamu miliki. Bisa jadi, satu dari beberapa alasan ini adalah penyebab rasa hausmu yang berlebihan.

Simaklah beberapa penyebab berikut agar kamu bisa mengatasi hal itu secepatnya.

1. Dehidrasi yang Tidak Teratasi

Mungkin hal tersebut tidak asing lagi. Namun, bisa dikatakan bahwa penyebab utama dari rasa haus yang ekstrem adalah karena dehidrasi yang tidak terpenuhi.

Sangat sulit untuk menyebutkan jumlah air yang harus kamu konsumsi setiap harinya. Itu karena, kebutuhan asupan harian setiap orang pasti berbeda-beda.

Jika kamu tinggal di dataran rendah atau di tempat dengan cuaca yang panas, tentu kamu harus minum lebih banyak air. Tes yang dapat dilakukan untuk melihat kecukupan asupan air adalah dengan melihat warna urin.

Semakin terang warna urin yang kamu keluarkan, maka artinya tubuhmu cukup terhidrasi dengan baik.

2. Diet

Jika kamu sedang menjalani diet, maka hal tersebut juga bisa berpengaruh pada rasa hausmu di siang hari. Sebagai contoh, jika kamu melakukan diet keto, maka kamu akan merasakan haus secara berlebihan.

Pasalnya, di dalam diet ini, asupan karbohidrat digantikan dengan lemak. Artinya, kamu akan lebih banyak memakan makanan seperti mayones, keju, krim, telur dan sebagainya.

Makanan tersebut dikonsumsi untuk menghindari nasi, pasta, dan kentang yang mengandung karbohidrat. Itulah yang membuatmu akan merasa lebih haus dari biasanya.

2 dari 2 halaman

3. Masalah Tiroid

Gejala kelenjar tiroid yang terlalu aktif, bisa berbeda-beda pada setiap orang. Tidak perlu panik jika kamu sering merasa haus dan kebetulan memiliki masalah tiroid.

Jika kamu mengalami gejala seperti kehilangan berat badan, tangan bergetar, kelelahan, sering merasa cemas, dan sering merasa pusing kamu mungkin baru boleh merasa waspada.

Buatlah janji temu dengan dokter apabila kamu mengalami gejala tersebut dan disertai dengan rasa haus ekstrem setiap waktu.

4. Diabetes

Gejala umum dari penyakit diabetes (tipe 1 dan tipe 2) adalah merasa haus sepanjang waktu dan sering buang air kecil. Hal tersebut ada hubungannya dengan ginjal yang tidak bekerja dengan baik.

Masalah ginjal tersebut disebabkan karena ginjal tidak dapat menahan semua glukosa dan kadar gula yang terlalu tinggi di dalam darah. Glukosa menyerap kelembapan dan itulah sebabnya ginjal akan membiarkan kadar uap air lebih banyak dari biasanya.

Hal itulah yang pada akhirnya membuat rasa haus yang berlebihan dan membuat lebih sering pergi ke toilet.

5. Obat-obatan

Ada banyak obat-obatan yang bisa menyebabkan rasa haus berlebihan sebagai salah satu efek sampingnya. Beberapa contoh obat itu adalah obat antialergi, antidepresi, dan obat antitekanan darah tinggi.

 

Reporter:

Rahma Wulan Mei Anjaeni

Universitas Pendidikan Indonesia

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Sudah Cukup Minum tapi Tetap Haus? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya
Artikel Selanjutnya
Minum Air Hangat di Penutup Sahur Bikin Tidak Mudah Haus Saat Puasa, Benarkah?