Sukses

Pria Alami Infeksi Mematikan Gara-Gara Bersihkan Telinga Pakai Cotton Bud

Liputan6.com, Jakarta - Berapa banyak dari kita yang suka membersihkan telinga pakai cotton bud? Meski dapat membersihkan bagian dalam telinga, para praktisi dunia medis telah lama memperingatkan bahaya penggunaan cotton bud. Jangan sampai, Anda merasakan pengalaman mengerikan seperti kisah berikut ini.

British Medical Journal Case Reports memaparkan pengalaman buruk seorang pria berusia 31 tahun yang tak disebutkan namanya. Pasien tersebut diklaim menderita rasa sakit di telinga kirinya selama lebih dari seminggu, disertai sakit kepala, mual, dan muntah.

Dokternya mengira itu merupakan infeksi telinga dna meresepkan antibiotik. Namun ketika pria itu mulai lupa nama, merasa bingung, dan terus menerus lelah, ia pun dibawa ke rumah sakit setempat.

Para dokter pun akhirnya mengetahui fakta bahwa sang pasien sebenarnya telah hidup dengan sakit telinga dan kehilangan pendengaran selama beberapa tahun. Pemindaian CT dan MRI mengidentifikasi penyebab masalah pria itu: abses yang terinfeksi di tengkoraknya penuh dengan bakteri berbahaya.

Operasi yang dilakukan untuk mengobati infeksi itu bahkan menemukan kejutan yang lebih besar. Para dokter yang terlibat dalam operasi tersebut menemukan bagian dari kapas cotton bud yang tertancap jauh di dalam liang telinga pria itu.

 

2 dari 2 halaman

Sisa Cotton Bud Bikin Infeksi

Kombinasi infeksi (necrotizing external otitis) dan peradangan yang disebabkan oleh tertinggalnya kapas cotton bud berakibat parah. Jika tidak diobati, infeksi tersebut bisa sampai ke pangkal tengkorak dan membunuh pria itu.

Setelah kapas yang tertinggal di angkat dan bagian infeksi diobati, pasien pun mulai pulih dari rasa sakit yang ia alami. Pria itu bahkan bersumpah tak akan menggunakan cotton bud lagi untuk membersihkan telinganya.

"Penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga adalah sesuatu yang umum tapi juga telah diketahui sejak lama bertanggung jawab terhadap komplikasi termasuk trauma, perforasi membran timpani, impaksi kotoran telinga, infeksi, dan retensi cotton bud," ungkap salah satu dokter seperti dilansir dari Shared.com.

Kotoran telinga sebenarnya dibuat oleh tubuh untuk membersihkan saluran telinga dan melindunginya dari bakteri. Ketimbang menggunakan cotton bud, para ahli menyarankan untuk menggunakan handuk kecil saat membersihkan bagian dalam telinga.

Pria Mabuk Serang Warga, 3 Orang Terluka
Loading