Ragam Hoaks Motor Listrik, Cek Faktanya

Motor listrik dijadikan bahan hoaks yangmenyesatkan masyarakat. Simak daftarnya dalam artikel berikut ini.

Diterbitkan 12 April 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Motor listrik semakin populer sebagai alternatif kendaraan ramah lingkungan, namun di tengah perkembangan ini, berbagai hoaks kerap beredar dan menimbulkan kebingungan di masyarakat. Informasi ini mencakup beragam aspek,  di antaranya terkait kebijakan pemerintah. Penting bagi masyarakat untuk memverifikasi informasi yang diterima agar tidak mudah termakan isu yang tidak benar.

Penyebaran kumpulan hoaks terkait motor listrik ini seringkali bertujuan untuk menciptakan keraguan atau bahkan menolak adopsi teknologi kendaraan listrik yang sedang digalakkan. Klaim-klaim seperti kewajiban penggunaan motor listrik hingga anggapan baterai yang cepat rusak menjadi narasi yang sering dijumpai di media sosial.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks terkait motor listrik, simak daftarnya.

 

Bahlil Wajibkan Rakyat Indonesia Pakai Motor Listrik

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia wajibkan rakyat Indonesia pakai motor listrik, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 7 April 2026.

Klaim Bahlil wajibkan rakyat Indonesia pakai motor listrik, berupa foto wajah Bahlil yang di dalamnya terdapat tulisan sebagai berikut.

"bahlil:rakyat indonesia wajib pakai motor listrik yang ga mau silahkan keluar dari indonesia"

Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"waduuh yang benar saja pak🤣🤣"

Benarkah Bahlil wajibkan rakyat Indonesia pakai motor listrik? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

Pernyataan Bahlil Ojol Wajib Beli Motor Listrik Sendiri untuk Kurangi Beban Subsidi

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pernyataan Menteri ESDM Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 Desember 2025.

Klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara berupa tulisan sebagai berikut.

"Kata Pak Bahlil...

Tahun Depan Untuk Ojol Wajib Beli Motor Listrik Sendiri Untuk Mengurangi Beban subsidi Negara...😱🤔🥺

Bagaimana Menurut Kalian...⁉️

#Pakbahlil #mentri #motorlistrik #ojol #pemerintahan #MasGemoy"

Benarkah klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara? Simak dalam artikel berikut ini...

Foto Barisan Motor Listrik Mangkrak karena Mahalnya Baterai

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto barisan motor listrik mangkrak karena mahalnya baterai, klaim tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 Desember 2022.

Klaim foto barisan motor listrik mangkrak karena mahalnya baterai, berupa menampilkan barisan benda berwarna kuning terdapat dua roda, tempat duduk dan kemudi.

Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Saat di negara lain sudah acuh, di sini baru mau memulai."

Dalam foto tersebut terdapat cuitan akun Twitter sebagai berikut.

"Electric "green" scooters that have reached end of battery life 🪫

It's too expensive to replace the battery, and too dangerous to dispose them, so they abandon them 🤡"

Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai berikut.

"Skuter listrik "hijau" yang telah mencapai akhir masa pakai baterai 🪫

Terlalu mahal untuk mengganti baterai, dan terlalu berbahaya untuk membuangnya, sehingga mereka mengabaikannya 🤡"

Benarkah klaim foto barisan motor listrik mangkrak karena mahalnya baterai? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.