6 Hoaks yang Beredar di Media Sosial Dalam Sepekan, dari Modus Penipuan hingga Isu Sensitif

Media sosial Indonesia kembali diwarnai kumpulan hoaks yang beredar di media sosial sepekan ini, mulai dari penipuan bantuan sosial hingga isu politik. Kenali berbagai modusnya agar tidak terjerat dan ikut menyebarkan informasi palsu.

Diterbitkan 28 Juli 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Dalam sepekan terakhir, jagat media sosial di Indonesia kembali diramaikan dengan beredarnya berbagai hoaks yang menyesatkan. Modusnya pun bervariasi, mulai dari penipuan berkedok hadiah dan lowongan kerja palsu, hingga penyebaran isu-isu sensitif terkait masyarakat. Fenomena ini menuntut kewaspadaan tinggi dari setiap pengguna internet agar tidak mudah terprovokasi atau menjadi korban.

Merespons maraknya informasi bohong ini, Cek Fakta Liputan6.com telah mengungkap dan mengklarifikasi setiap klaim yang tidak benar. Upaya ini menjadi krusial dalam menjaga ruang digital tetap sehat dan informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Agar tidak menjadi korban, simak kumpulan hoaks dalam daftar berikut ini.

1. Link Pendaftaran Bansos BPNT dan PKH Periode Juni-Agustus 2025

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bansos BPNT dan PKH periode Juni-Agustus 2025, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 juli 2025.

Klaim link pendaftaran bansos BPNT dan PKH periode Juni-Agustus 2025 berupa tulisan sebagai berikut.

"Assalamualaikum.......

Buat yang belum dapat bantuan sosial (BANSOS) BPNT dan PKH sama sekali belum dapat atau belum cair Dana Bansos Rp 900.000 - Rp2.500.000 periode bulan Juni - Agustus 2025

Daftarkan nama anda sekarang apakah anda salah satu penerima Dana Bansos PKH dan BPNT, DAFTAR SEKARANG!!!"

Dalam unggahan tersebut terdapat menu daftar, jika diklik mengarah pada link berikut.

"https://register4-cekstatus.cek-ri-2025.com/?fbclid=IwY2xjawLv0ZpleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFKWmdhSjB0NGxmZFQ0SHJJAR5JXYcRRUqJoPn9ri57Z7zpyCiogh7BYIQdAuIksotVUxspd68bJgWOOKicqw_aem_yloQ1OELRslPQ67ZbsuRzg"

Link tersebut menampilkan halaman situs yang meminta sejumlah data pribadi.

Benarkah klaim link pendaftaran bansos BPNT dan PKH periode Juni-Agustus 2025? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

 

2. Link Pendaftaran Token Listrik Gratis periode 7 Juli-27 Agustus 2025

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran token listrik gratis periode 7 Juli-27 Agustus 2025. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook.

Klaim link pendaftaran token listrik gratis periode 7 Juli-27 Agustus 2025 berupa tulisan sebagai berikut.

"Pemerintah dan PT PLN (Persero) telah menandatangani Kontrak Subsidi Energi 2024 (berlaku mulai 7 Juli - 27 Agustus 2025) Daftar dan dapatkan promo token listrik gratis"

Unggahan tersebut disertai menu pendaftaran, jika diklik mengarah pada linik berikut.

"https://bn4.nextandjoin.com/?fbclid=IwY2xjawLxGIxleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFLYnFQMDhmSERiNnFqbDdNAR5iU70aLG3_LgjYArEtNlbCW5jtIeGktlLWosaLgTRiDUbvPJAD4_p04zSF_Q_aem_WKCVHZ1RmXcpo6r4fkR49w"

Benarkah klaim link pendaftaran token listrik gratis periode 7 Juli-27 Agustus 2025? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

 

3. Link Pendaftaran Lowongan Kerja BNPB

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran lowongan kerja BNPB, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Juni 2025.

Klaim link pendaftaran lowongan kerja BNPB berupa tulisan sebagai berikut.

"Lowongan kerja Badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) 2025 Pendaftaran sesuai domisili!!! 🔎Posisi :

Tenaga Arsiaris

Kualifikasi :

Pendidikan: SMA/D3/D1 Semua jurusan Jujur, disiplin, dan beretos kerja tinggi Sehat jasmani dan rohani dan Tidak rabun mataKemampuan bekerja dalam tim yang Solid dan fleksibel.

Berkelakuan baikKemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan baik di lingkungan kerja yangdinamis dan multikultural.

Info pendaftaran silakan klik link di bawah 👇👇

https://daftarsekarangjugav7.yafriyi.com/

Ingat pendaftaran Gratis, Tanpa Di Pungut Biaya. Segera simak sekarang juga! (mohon dibaca dengan teliti!)

Bagi yang berminat daftar dan bagikan teman-teman yang lain."

Unggahan tersebut disertai dengan menu pendaftaran melalui link berikut ini.

"https://daftarsekarangjugav7.yafriyi.com/cgi-sys/suspendedpage.cgi?fbclid=IwY2xjawLuqmZleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFvWEM1bk5sT0h1Zkd3SGI2AR4-RquckDBBivmB43t9ZBPTBFylaXQ1z04jo7bFnDJfXQdnMUHxSOsUiZ3YBg_aem_jUs0CpDYpxQgaqzSQnhQPg"

Jika menu tersebut diklik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital yang meminta sejumlah identitas seperti nama dan nomor telepon.

Benarkah klaim link pendaftaran lowongan kerja BNPB? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

Hoaks Berikutnya

4. Tautan Pendaftaran Bantuan Traktor dan Pompa Air untuk Petani dari Kementan

Beredar di media sosial informasi mengenai tautan pendaftaran untuk mendapatan bantuan traktor dan pompa air untuk petani. Terdapat logo dari Kementerian Pertanian (Kementan) dalam unggahan tersebut.

Klaim link pendaftaran bantuan traktor dan pompa air untuk petani yang  diunggah salah satu akun Facebook, pada Rabu 9 Juli 2025, berupa tulisan sebagai berikut.

"PROGRAM UNGGULAN TAHUN ANGGRAN 2025

bantuan Traktor & Pompa air langsung ke petani dengan tujuan meningkatkan hasil panen dari tahun sebelumnya.

Daftar Sekarang.

Link

https://daftarsekaranggratis.jaliinik.com/

Postingan ini juga menyertakan foto. Isinya sebagai berikut:

Daftar sekarang, Bantuan Pemerintah tahun anggaran 2025

Jenis bantuan pertanian

- Traktor Roda 4

- Traktor Roda 2

- Traktor Panen

-Traktor Tanam

- Pompa Air

PENGAJUAN BANTUAN PERTANIAN TRAKTOR & POMPA AIR BISA DILAKUKAN SECARA PERORANGAN (KEPEMILIKAN INDIVIDU) & JUGA BISA PENGAJUAN KELOMPOK TANI (KEPEMILIKAN BERSAMA)"

Dalam unggahan tersebut terdapat tautan yang mengarahkan penerima informasi untuk mendaftar, berikut linknya.

"https://daftarsekaranggratis.jaliinik.com/"

Benarkah klaim tautan pendaftaran untuk mendapatkan bantuan alat pertanian dari Kementan? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

 

5. Video Mantan Presiden Jokowi Ancam Ulama dan Umat Islam

Beredar di media sosial postingan video mantan Presiden Jokowi berpidato seolah-olah mengancam umat Islam. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 11 Mei 2025.

Dalam postingannya terdapat video mantan presiden Jokowi berdurasi 1 menit 20 detik dengan potongan pidato sebagai berikut:

"Kalau masih ada yang main-main yang gigit saya sendiri. Akan saya gigit sendiri lewat cara saya," ujar Jokowi.

Lalu pada potongan video yang lain terdapat potongan pidato Jokowi sebagai berikut:

"Kepada seluruh kapolda, kapolres, polsek semuanya kejar mereka, tangkap mereka, hajar mereka, hantam mereka, kalau UU memperbolehkan dor mereka," ujarnya.

Potongan video tersebut disertai judul "Penyiksa Ulama dan umat Islam. Presiden yang hobby ngancam rakyat"

Lalu benarkah postingan video mantan Presiden Jokowi berpidato seolah-olah mengancam umat Islam? Simak dalam artikel berikut ini...

 

6. Artikel Nadiem Makarim Serahkan Uang Pengadaan Laptop Rp 450 Triliun pada Jokowi di Solo

Beredar di media sosial postingan artikel Nadiem Makarim menyerahkan uang pengadaan laptop Rp 450 triliun pada Jokowi di Solo. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Threads. Akun itu mempostingnya pada 20 Juli 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari CNBC Indonesia berjudul:

"Nadiem Makarim Uang Pengadaan Laptop 450 Triliun Saya Serahkan kepada Pak Jokowi di Rumahnya Disolo Kalau Tidak Percaya Tanya Gibran dan Kaesang Dia Ada Waktu Saya Menyerahkan Uang"

Akun itu menambahkan narasi:

"Semoga menjadi pembuka jalan untuk mengadili Jokowi dan keluarganya sebelum TERLAMBAT,,,"

Lalu benarkah postingan artikel Nadiem Makarim menyerahkan uang pengadaan laptop Rp 450 triliun pada Jokowi di Solo? Simak artikel berikut ini......

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.