Sukses

Deretan Hoaks Seputar Pfizer Terbaru, Simak Faktanya

Liputan6.com, Jakarta - Pfizer menjadi salah satu produsen vaksin covid-19 saat ini. Namun hoaks terkait vaksin Pfizer masih menyebar di masyarakat.

Lalu apa saja hoaks terkait Pfizer? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Klaim Vaksin Pfizer Mengubah DNA Hati Manusia

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim vaksin Pfizer mengubah DNA hati manusia, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 5 Maret 2022.

Unggahan klaim vaksin Pfizer mengubah DNA hati manusia berupa tulisan sebagi berikut:

"FUCKSIN PFIZER MENGUBAH DNA HATI MANUSIA Fucksin BioNTech Pfizer menyebabkan transkripsi balik intraseluler dari mRNA BNT162b2 menjadi DNA manusia secara in vitro, memperbarui kekhawatiran bahwa fucksin dapat memasukkan protein lonjakan ke dalam inti sel.

Temuan ini muncul pada hari Jumat dalam sebuah artikel peer-review berjudul “Transkripsi Balik Intraseluler dari Pfizer BioNTech COVID-19 mRNA Vaccine BNT162b2 In Vitro in Human Liver Cell Line” di Current Issues in Molecular Biology Journal , jejak MDPI, jurnal terbuka terbesar mengakses penerbit di dunia dan penerbit terbesar kelima secara keseluruhan dalam hal output kertas jurnal.

Sumber: MDPI

trialsitenews.com"

Unggahan tersebut disertai dengan tangkapan layar artikel berjudul.

"New Studi: mRNA Vaccines Alter Human Liver DNA In Vitro".

Benarkah klaim vaksin Pfizer mengubah DNA hati manusia? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Wakil Presiden Pfizer Ditangkap Akibat Vaksin Eksperimental

Beredar di media sosial postingan artikel berita yang menyebut Wakil Presiden Eksekutif Pfizer, Rady Johnson ditangkap agen federal karena vaksin eksperimental. Postingan ini beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 9 Mei 2022.

Dalam postingan itu terdapat artikel berita berjudul "Diduga Terkait Kematian Akibat Vaksin, Wapres Pfizer Ditangkap"

Akun itu juga menambahkan narasi "Waduh trus ini yang kadung di vaksin pake Pfizer piye nasib e ya?"

Lalu benarkah postingan artikel berita yang menyebut Wakil Presiden Eksekutif Pfizer, Rady Johnson ditangkap agen federal karena vaksin eksperimental? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video Ini Pfizer Janjikan Anak yang Divaksin Miliki Kekuatan Super

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video iklan Pfizer menjanjikan anak yang divaksin memiliki kekuatan super. Klaim ini diunggah salah satu akun Facebook, pada 4 November 2021.

Unggahan klaim video iklan Pfizer menjanjikan anak yang divaksin memiliki kekuatan super menampilkan sejumlah anak yang sedang melakukan gerakan bela diri, mengenakan jubah dan topeng.

Dalam video tersebut terdapat narasi suara sebagai berikut:

"Getting ready to fight Covid

All of us want to be superheroes and the most important heroes are those that hel others

This year thousands of kids like us around the world

Joined the Covid-19 vaccine trail

Kid power

and when they died, they became our super heroes To all the kids who volunteered, we'd like to say: Thankyou

Thank you for sharing your super powers of..

courge

trying new things

Ability to save people

help people

helping not just yourself but many other kids

to noy be scared

be strong

super brave

helping everybody

Thank you you are our super heroes"

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Pfizer memasarkan paksin eksperimentalnya kepada anak-anak. Menjanjikan mereka bahwa mereka akan mengembangkan "Kekuatan Super" dan menjadi "Pahlawan Super" jika mereka mengambilnya. Jadi jika anak anda pengen kuat seperti superhero silahkan di enjus sama pfizer.(Bullshit)😡#saveyourchildreen"

Benarkah klaim video iklan Pfizer menjanjikan anak yang divaksin memiliki kekuatan super? Simak dalam artikel berikut ini...

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.