Sukses

Cek Fakta: Tidak Benar Kotak Kemasan Vaksin Covid-19 dalam Video Ini Hanya Berisi Kertas

Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video kotak kemasan vaksin Covid-19 hanya berisi kertas, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 Oktober 2021.

Klaim video kotak kemasan vaksin Covid-19 hanya berisi kertas menampilkan video seorang mengambil kotak bertuliskan "Janssen COVID-19 Vaccine" kemudian kotak tersebut dibuka dan diambil isinya hanya gulungan kertas yang dilipat.

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

"Kalau yang dikirim ke indonesia cuma isi kertas,terus yang di suntikkan ke seluruh rakyat apa dong?🤔Atau jangan² yang di suntikan berbeda?😲Atau yang di suntikkan sudah di sediakan isi yang berbeda😠"

Benarkah klaim video kotak kemasan vaksin Covid-19 hanya berisi kertas? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.comhttps://www.liputan6.com/cek-fakta menelusuri klaim kotak kemasan vaksin Covid-19 hanya berisi kertas, dengan menggunakan Yandex dan Google Image dan Yandex. Namun tidak ditemunkan situs yang memberikan keterangan tentang video tersebut.

Penelusuran dilanjurkan dengan memperhatikan video yang diunggah, jika disimak dengan seksama di dalam kotak tersebut terlihat ada benda berwarna biru di bawah kertas yang dikeluarkan.

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim klaim video kemasan vaksin hanya berisi kertas

 

pencarian akun TikTok yang tercantum dalam video tersebut, yaitu jcrowley1005. Akun TikTok tersebut sudah tidak diketemukan namun ada sejumlah akun lain yang memuat video tersebut, setelah diperhatikan juga ditemukan  benda berwarna biru di bawah kertas yang dikeluarkan.

 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim klaim video kemasan vaksin hanya berisi kertas

 

Penelusuran dilanjutkan dengan menggunakan Google Serach dengan kata kunci 'blank box Janssen COVID-19 Vaccine'. Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Fact Check-Blank Johnson & Johnson vaccine insert is not proof the company is hiding safety and efficacy information" yang dimuat situs reuters.com, pada 11 Mei 2021.

Artikel situs reuters.com menyebutkan, Dalam klip berdurasi 90 detik itu, seorang wanita membuka kemasan vaksin dan terlihat membentangkan selebaran kertas.

“Ada banyak data keamanan dan kemanjuran; pada kenyataannya, semua informasi normal yang akan Anda temukan di sisipan paket – seperti bahan-bahannya – semuanya akan ditemukan di sini di sisipan paket ini, ”katanya dengan sinis. “Pasti sulap. Semuanya kosong. Secara garis besar."

Menunjuk ke bagian kecil yang terdiri dari kode QR dan situs web, dia menambahkan: “Kecuali untuk bagian ini. Itu satu-satunya hal yang tidak kosong. Apakah kamu bercanda?"

Memang benar sisipan kertas sebagian besar kosong, tetapi juga ada bagian yang secara eksplisit menyatakan keputusan ini disengaja.

“Sisipan paket AS yang menyertai vaksin Janssen COVID-19 mencakup informasi tentang cara mengakses tanggal kedaluwarsa secara elektronik dan Lembar Fakta yang diotorisasi oleh Food & Drug Administration (FDA), yang tersedia di www.vaxcheck.jnj,” kata juru bicara Johnson & Johnson juru bicara kepada Reuters dalam email.

Panel depan dan belakang sisipan sengaja dikosongkan, dengan Lembar Fakta tersedia secara elektronik.

 

Sumber:

 

https://www.reuters.com/article/factcheck-vaccine-safety-idUSL1N2MY1TT

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video kemasan vaksin Covid-19 hanya berisi kertas tidak benar.

Terlihat dibawah kerta yang dikeluarkan dari kotak vaksin terdapat benda berwarna biru, kertas kosong yang dikeluarkan ternyata sengaja karena pada kertas tersebut ada QR code yang memberikan informasi tentang vaksin secara elektronik.

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.