Sukses

Terpapar Hoaks, Banyak Pemain Liga Inggris Belum Divaksin Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks menjadi salah satu hambatan suksesnya program vaksinasi covid-19. Ironisnya sejumlah pemain dari klub Liga Inggris enggan divaksinasi karena terpapar hoaks.

Dilansir dari Marca, hanya tujuh dari 20 klub Liga Inggris yang telah memvaksinasi covid-19 lebih dari setengah skuat. Bahkan tiga klub lainnya tidak sampai 10 persen pemain yang sudah divaksinasi.

Mayoritas pemain dari Newcastle United belum mendapat vaksin covid-19. Sementara Leeds United, Wolverhampton Wanderers, Southampton, dan Brentford telah memvaksinasi lebih dari 90 persen skuatnya.

"Jujur situasi ini membuat frustrasi dan sulit dimengerti. Teori konspirasi seputar vaksin covid-19 seperti menguasai ruang ganti pemain," ujar seorang dokter klub pada Daily Mail.

"Salah seorang pemain mengatakan pada saya tidak perlu vaksin karena bisa memperkuat dirinya dengan vitamin saja. Sementara pemain lain menyebut vaksin covid-19 akan membuat mereka mandul dan percaya konspirasi vaksin ini buatan Bill Gates. Masalah sebenarnya adalah para pemain muda terpengaruh dengan pikiran pemain senior."

Liga Inggris sejauh ini belum mewajibkan para pemain untuk mendapat vaksin covid-19. Berbeda dengan kompetisi basket Amerika Serikat (AS) yang mewajibkannya.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.