Sukses

Hoaks Jadi Ancaman Serius, Pemerintah Diminta Perluas Program Literasi Digital

Liputan6.com, Jakarta - Akademisi Universitas Abulyatama Aceh, Dr Wiratmadinata menyarankan kepada pemerintah untuk melindungi warga, terutama kalangan remaja, dari hoaks, antara lain melalui program literasi digital.

"Pemerintah harus memberikan perhatian yang lebih serius mendidik literasi media digital kepada warga, terutama kalangan remaja dan pemuda, agar mereka tidak terjebak dalam penyebaran berita hoaks, 'fake news', dan sejenisnya," kata Wiratmadinata, dikutip dari Antara, Rabu (6/10/2021).

Menurut Wiratmadinata, rendahnya literasi media berdampak pada buruknya kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Ia menjelaskan, hoaks diproduksi oleh orang-orang atau kelompok tertentu dengan tujuan beragam, namun pada intinya menyampaikan kebohongan secara terus-menerus.

"Kebohongan yang diceritakan terus-menerus, viral dan dikemas dengan apik, lama-lama dianggap sebagai kebenaran. Itu lah bahayanya hoaks," ucap dia.

Wira menuturkan materi kebohongan dalam hoaks biasanya bermotif politik, misalnya mendiskreditkan pemerintah, menuding negatif kelompok lain yang tak disukai, mendiskreditkan tokoh masyarakat tertentu, dan individu tertentu.

Oleh karena itu, Wira meminta, pemerintah terus mendorong program literasi digital. Hal ini guna menyelesaikan masalah penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

"Persepsi publik dikacaukan oleh berita hoaks di media sosial. Jadi pemerintah wajib melindungi rakyat dari serangan berita hoaks," demikian mantan Jubir Pemprov Aceh itu.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.