Sukses

Cek Fakta: Tidak Benar Ketiak Hitam Bisa Hilang dengan Minyak Kayu Putih

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan pembahasan soal ketiak hitam yang bisa hilang dengan mengoleskan minyak kayu putih. Bahkan, minyak kayu putih dipercaya bisa mengangkat sel-sel kulit yang hitam di ketiak.

Salah satu akun Facebook yang mengunggah pembahasan minyak kayu putih bisa menghilangkan ketiak yang menghitam adalah Umi Nizam Herbalis. Berikut ini narasinya:

"Tips Memutihkan Kulit Ketiak Hitam dengan Minyak Kayu Putih

Seringnya mencukur rambut ketiak bisa meningkatkan risiko kulit ketiak hitam. Perubahan warna kulit ini dipicu iritasi yang dialami kulit sehingga lukanya meninggalkan bekas kehitaman. Jika sudah seperti ini, pasti tak akan enak dipandang.

Banyak perempuan akhirnya harus bekerja dua kali, selain menghilangkan rambut ketiak juga harus mencari cara agar bisa memutihkan kulit ketiak yang terlanjur hitam.

Meski memang saat ini sudah banyak klinik kecantikan yang menawarkan perawatan memutihkan kulit yang lebih praktis, termasuk untuk kulit ketiak, namun tak ada salahnya menerapkan cara yang lebih alami dan murah meriah dalam memutihkan ketiak hitam, yaitu menggunakan minyak kayu putih.

Caranya sederhana:

1. Bersihkan ketiak dan keringkan dengan handuk.

2. Oleskan minyak kayu putih secukupnya di kulit ketiak yang hitam.

3. Biarkan selama 15 menit, kemudian ambil kain atau handuk dengan permukaan halus, basahi dengan air hangat dan gosok perlahan pada ketika untuk membersihkan ketiak dan mengangkat sel-sel kulit mati yang hitam.

4. Bilas bersih dan keringkan ketiak. Lakukan setiap hari untuk hasil yang lebih baik.

Semoga Bermanfaat..."

Lalu, benarkah minyak kayu putih bisa menghilangkan noda hitam di ketiak?

 

 

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Untuk mengetahui kebenarannya, Cek Fakta Liputan6.com menghubungi dr Ivony Moesa SpKK yang merupakan dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin.

"Waduh. Menurut saya malah bisa membuat iritasi. Sebab, sifatnya membuat hangat di kulit dan terjadi vasodilatasi," katanya.

Lebih lanjut, Ivony mengatakan, penyebab ketiak hitam ada banyak. Bahkan, ketiak wanita hamil lebih sering menghitam.

"Yang benar itu harus dilihat dulu penyebab hitamnya karena apa. Bisa banyak (penyebabnya), antara lain hormon, alergi zat kimia dari deodorant, bisa juga karena post infeksi," ujar Ivony.

"Kalau hormonal, biasa di wanita hamil. Bisa hilang atau berkurang saat hormon sudah turun. Biasanya sampai saat menyusui masih tinggi," katanya menambahkan.

Untuk mencerahkan ketiak hitam, Ivony menyarankan beberapa cara, salah satunya menghentikan pemakaian deodorant bila tidak cocok. Kemudian, kata Ivony, bisa diberi obat alergi.

"Saat sudah reda (alerginya), bisa diberi whitening agent. Kalau itu infeksi, (pengobatannya) juga sama. Harus diobati diinfeksinya baru diberi whitening agent. Namun kalau penyebabnya belum hilang, tapi sudah diberi whitening agent, tetap saja tidak bisa," ujarnya.

"Whitening agent ada macam bentuknya. Namun perlu diingat, ketiak itu kulitnya tipis dan di daerah lipatan, dan lembab, jadi sangat mudah terkena iritasi. Jadi whitening agent-nya juga harus disesuaikan."

"Deodorant yang khusus ada whitening agent-nya juga sudah banyak di pasaran. Ini bisa dipakai juga bila cocok, tandanya tidak tambah hitam dan tidak timbul rasa gatal," ucapnya menegaskan.

Selanjutnya, Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kebenaran informasi tersebut menggunakan mesin pencari, Google dengan memasukkan kata kunci: 'minyak kayu putih hilangkan noda hitam di ketiak'.

Hasil penelusuran mengarah ke artikel milik KlikDokter dengan judul: 'Putihkan Ketiak Pakai Minyak Kayu Putih, Ampuhkah?'. Artikel itu sudah dipublikasikan pada 23 Agustus 2020.

Artikel tersebut mengambil penjelasan dari dr. Arina Heldyana yang mengatakan, tidak ada bukti otentik kalau minyak kayu putih bisa mencerahkan kulit ketiak.

"Pengolesan minyak kayu putih lebih ditujukan pada mereka yang punya keluhan demam, sakit kepala, pilek, dan sebagainya. Tapi kalau untuk mencerahkan kulit ketiak, rasanya tidak direkomendasikan. Bisa saja terjadi efek samping merugikan," ujar dr. Arina.

"Bahan kimia sineol dalam minyak kayu putih berguna untuk memberikan rasa hangat, bukan untuk mencerahkan kulit ketiak," dia menambahkan.

Ketimbang menggunakan minyak kayu putih, Alina menyarankan beberapa cara untuk memutihkan ketiak, yakni sebagai berikut:

1. Gunakan produk deodorant yang tidak mengandung alkohol, paraben, dan alumunium klorida. Ketiga kandungan itu bisa buat kulit ketiak jadi kering, berisiko menimbulkan alergi, gatal, dan kulit ketiak hitam.

2. Hindari mencukur atau mencabut bulu ketiak. Anda disarankan untuk melaser bulu ketiak karena efek samping yang ditimbulkan sangat minim. Meski tergolong lebih mahal, laser tidak membuat ketiak jadi hitam.

3. Bersihkan ketiak setiap hari dengan menggunakan sabun dan scrub. Penumpukan sel kulit mati bisa buat ketiak jadi terlihat lebih hitam ketimbang kulit tubuh lainnya.

4. Jaga berat badan tetap seimbang. Berat badan berlebih dapat memicu timbulnya lipatan dengan warna kulit lebih gelap.

Selain dari artikel di KlikDokter, hasil penelusuran Google juga mengarahkan ke artikel milik Female Daily dengan judul: 'Bahaya Memutihkan Ketiak Pakai Minyak Kayu Putih Menurut Dokter Kulit!'. Artikel itu sudah ada di internet sejak 23 Agustus 2020.

Artikel tersebut mengambil penjelasan dari dr. Arini Astasari Widodo Sp.KK yang membahas soal bahaya memutihkan ketiak dengan minyak kayu putih.

"Minyak kayu putih sendiri ini merupakan minyak yang mudah menguap dan umumnya digunakan pada kulit untuk mendapatkan efek vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) lokal, sehingga ada rasa hangat dan nyaman karena timbulnya sedikit efek anestesi, akan tetapi pemakaiaan yang berlebihan, khususnya kulit yang peka, dapat menimbulkan reaksi iritasi," katanya.

Kemungkinan yang paling sering terjadi ketika kita coba mengoleskan minyak kayu putih di ketiak adalah dermatitis kontak iritan, yaitu peradangan kulit akibat iritasi minyak kayu putih tersebut. Tanda-tanda dermatitis kontak iritan berbeda-beda bergantung keparahannya, mulai dari rasa panas saja, merah, bersisik, sampai timbulnya bintil dan lenting.

"Justru peradangan kulit yang berulang malah dapat membuat ketiak menjadi lebih hitam. Perlu diperhatikan, area lipatan membuat bahan yang dioleskan konsentrasinya menjadi lebih tinggi karena adanya oklusi, sehingga potensi iritasinya berlipat ganda dibandingkan di kulit yang bukan lipatan. Terlebih lagi, kulit di area ketiak jauh lebih tipis dibandingkan area yang lain, sehingga kemungkinan timbul reaksi akan lebih tinggi dibandingkan daerah kulit yang lebih tebal," jelas dr. Arini.

 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Informasi yang menyebut minyak kayu putih mampu putihkan ketiak yang menghitam adalah salah. Faktanya, yang paling sering terjadi ketika kita coba mengoleskan minyak kayu putih di ketiak adalah dermatitis kontak iritan, yaitu peradangan kulit akibat iritasi minyak kayu putih tersebut. Tanda-tanda dermatitis kontak iritan berbeda-beda bergantung keparahannya, mulai dari rasa panas saja, merah, bersisik, sampai timbulnya bintil dan lenting.

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.