Sukses

Cek Fakta: Anies Dinobatkan Jadi Gubernur Terbaik Dunia? Ini Faktanya

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dinobatkan sebagai gubernur terbaik di dunia beredar di media sosial.

Kabar ini disebarkah oleh akun facebook Moeh Fadhil Sembiring pada 21 Januari 2020. Akun ini mengunggah gambar tangkapan layar foto Anies yang tengah berfoto dengan sejumlah orang.

Dalam gambar tersebut terdapat sebuah narasi yang mengeklaim bahwa foto itu diambil ketika Anies dinobatkan sebagai gubernur terbaik di dunia.

"DR. Anies Rasyid Baswedan dinobatkan mnjadi Gubernur terbaik dunia. Rakyat Indonesia patut bangga masih ada figur pemimpin terbaik di Indonesia," demikian narasi dalam gambar tersebut.

Konten yang diunggah akun facebook Moeh Fadhil Sembiring telah 37 kali dibagikan warganet.

 

2 dari 3 halaman

Penelusuran Fakta

Setelah ditelusuri, kabar tentang Anies Baswedan yang dinobatkan sebagai gubernur terbaik di dunia ternyata tidak benar. Gambar yang disebarkan oleh akun facebook Moeh Fadhil Sembiring ternyata bukan penobatan gubernur terbaik di dunia.

Foto tersebut adalah acara The 2019 World Cities Summit and Mayors Forum (WCSMF) yang digelar di Medellin, Kolombia pada 10-12 Juli 2019 lalu. Ketika itu Anies memang hadir sebagai tamu undangan bersama sejumlah wali kota dari beberapa negara.

Foto tersebut berasal dari akun twitter ACI Medellín, @acimedellin. Akun ini menambahkan narasi dalam foto tersebut.

"During the first session of #WCSMF, the mayors from all around 🌎 discussed how to strengthen social and institutional trust, the challenges they have faced in their cities and how the public, private and academic sectors have articulated to solve social problems #WCSMF2019," tulis akun twitter @acoimedellin.

Informasi mengenai acara The 2019 World Cities Summit and Mayors Forum (WCSMF) bisa dilihat dari situs bontangpost.id dengan judul artikel "Wali Kota Neni Diundang ke Kolombia, Dipilih karena Berkualitas, Satu-satunya dari Indonesia Timur".

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni diundang secara khusus untuk menghadiri The 2019 World Cities Summit and Mayors Forum (WCSMF). Digelar di Medellin, Kolombia, 10-12 Juli.

Neni hadir atas undangan Wali Kota Medellin Federico Gutierrez. KEHADIRAN Neni dalam kegiatan ini tentu menjadi kebanggaan bagi warga Kota Taman. Karena, hanya 5 kota di Indonesia yang mendapat undangan untuk menyampaikan best practises terhadap liveable and sustainable city.

Yakni, Surabaya, Jakarta, Jambi, Semarang, dan Bontang. Ini menjadi bukti jika Pemkot Bontang diakui memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan kota yang layak huni dan sustainable.

“Alhamdulillah ini merupakan kebanggaan buat Bontang. Terpilih sebagai kota yang diundang untuk bisa sharing tentang membangun kota yang berkualitas,” kata Neni.

Dilanjutkan, tidak ada konsep yang bisa diterima secara umum mengenai liveable. Namun secara umum, bisa diterima bahwa liveable menyangkut 2 hal. Yaitu kualitas hidup dan kenyamanan hidup.

Untuk meningkatkan kualitas hidup, Pemkot Bontang melakukan perbaikan kualitas pelayanan infrastuktur, kesehatan, pendidikan, ketersediaan listrik dan air. Juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi, ketersediaan pangan, serta kerukunan umat beragama, karena di Bontang penduduknya multietnis.

“Dan untuk rasa nyaman pemerintah memberikan pelayanan publik yang cepat dan berkualitas lewat satu pintu,” jelasnya.

Sementara itu untuk meningkatkan kualitas lingkungan, dengan menyiapkan ruang terbuka hijau, gerakan jumat bersih, mengolah limbah dengan melibatkan masyarakat, serta membangun kota tanpa kumuh secara bertahap.

“Dan tentunya bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk membangun kota,” terangnya.

Di pertemuan ini juga dimeriahkan pameran tentang pengembangan infrastruktur perkotaan, metode perencanaan perkotaan terbaru yang akan dipresentasikan oleh organisasi internasional dan perusahaan swasta. Selain itu dilakukan pula pembacaan deklarasi oleh seluruh peserta dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu membuat kota aman, inklusif, tangguh, dan sustainable.

Diketahui, World Cities Summit adalah rangkaian konferensi internasional tentang pemerintahan publik yang efektif dan pengembangan kota yang berkelanjutan. Pertemuan ini menyatukan praktisi dan pembuat kebijakan serta para ahli terkemuka di bidangnya agar dapat mengidentifikasi solusi inovatif untuk tantangan terberat yang dihadapi kota.

Peserta di WCSMF terdiri dari 74 wali kota dan gubernur terpilih, yang akan berbagi pandangan dan pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan perkotaan dan membawa perbaikan dalam kondisi kehidupan perkotaan.

 

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Anies tidak dinobatkan sebagai gubernut terbaik di dunia. Foto yang sudah viral tersebut ternyata hasil suntingan.

Narasi yang disebarkan oleh akun facebook Moeh Fadhil Sembiring tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Data: Eka M

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Loading
Artikel Selanjutnya
Cek Fakta: Hoaks Foto Luka di Selangkangan karena Azab Menghina Alquran
Artikel Selanjutnya
Anies Baswedan: Banjir Jakarta Akibat Hujan Lokal Bukan Kiriman