Sukses

[Cek Fakta] Bunga Ini Mekar Saat Mendengar Azan? Ini Faktanya

Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang bungan yang mekar saat didengarkan suara azan beredar di media sosial. Kabar ini diunggah oleh akun facebook Fanpage Luthfi Bashori pada 8 Februari 2018 silam.

Akun facebook tersebut mengunggah sebuah video yang berisi buang berwarna kuning yang tengah mekar.

Dalam video tersebut juga terdengar suara azan berbarengan dengan mekarnya bunga. Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan bunga tersebut mekar karena mendengar suara azan.

"BUNGA ADZAN, KEAJAIBAN DUNIA," tulis akun facebook Fanpage Luthfi Bashori.

Konten yang diunggah akun facebook Luthfi Bashori telah 2.400 kali ditonton dan 73 kali dibagikan warganet.

Video serupa ternyata juga diunggah akun facebook Store Syafa Hijab pada 2 Oktober 2019 lalu. Konten yang diunggah akun ini teah 66 kali ditonton warganet.

"Bukan kebetulan atau sulap, faktanya bunga ini akan mekar setiap adzan berkumandang. Oleh sebab itu bunga ini disebut Bunga Adzan.

Kantor berita CNN bahkan pernah mengulas tentang Bunga Adzan (Flower Azan) dan menyebut fenomena ini sebagai perpaduan antara sains dan religi.

Baik pagi, siang, atau malam, bunga berwarna kuning ini akan mekar bersama-sama saat mendengar suara adzan seperti manusia yang bangun dari tidurnya.

Tidak ada penjelasan ilmiah mengapa bunga ini selalu mekar saat adzan dikumandangkan. Namun para ilmuwan menyebut bunga ini sangat ajaib dan kental akan nilai-nilai spiritual," tulis akun facebook Store Syafa Hijab.

 

2 dari 3 halaman

Penelusuran Fakta

Setelah ditelusuri, kabar tentang bunga yang mekar saat mendengarkan azan ternyata tidak benar. Informasi ini bisa dilihat dalam video yang diunggah akun YouTube Valerie A. Heck. Video tersebut diunggah pada 11 Juli 2013 silam.

Dalam video itu, tampak bunga serupa, berwarna kuning. Video ini juga merekam aktivitas bunga yang tengah mekar. Namun, tak ada suara azan dalam video tersebut.

"This is a real time video of a night blooming flower called an Evening Primrose. Summer 2013. Location Taneytown Maryland.," tulis akun YouTube Valerie A. Heck.

Dikutip dari situs wikipedia, bunga berwarna kuning tersebut merupakan bungan Oenothera. Bunga tersebut memang kerap kali mekar ketika sore tiba.

Oenothera is a genus of about 145[3] species of herbaceous flowering plants native to the Americas.[4] It is the type genus of the family Onagraceae. Common names include evening primrose, suncups, and sundrops. They are not closely related to the true primroses (genus Primula).

The species vary in size from small alpine plants 10 centimeters tall, such as O. acaulis from Chile, to vigorous lowland species growing to 3 meters, such as O. stubbei from Mexico. The leaves form a basal rosette at ground level and spiral up to the flowering stems. The blades are dentate or deeply lobed (pinnatifid). The flowers of many species open in the evening, hence the name "evening primrose". They may open in under a minute. Most species have yellow flowers, but some have white, purple, pink, or red. Most native desert species are white. Oenothera caespitosa, a species of western North America, produces white flowers that turn pink with age.[5] One of the most distinctive features of the flower is the stigma, which has four branches in an X shape.

 

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Bunga Oenothera yang bermekaran bukan karena mendengar suara azan. Video yang diunggah akun facebook Store Syafa Hijab dan Fanpage Luthfi Bashori tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Loading
Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] Mengonsumsi Daun Pakis Berbahaya karena Memicu Kanker? Ini Faktanya
Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] Hoaks Kanibal Kabur ke Baubau Sultra