Sukses

[Cek Fakta] Hoaks Video Anak SD Bilang Ganti Presiden di Depan Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video berisi Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang tengah berinteraksi dengan seorang anak dalam sebuah acara ramai dibicarakan di media sosial.

Sebabnya, dalam video berdurasi 52 detik itu, si anak yang bernama Rafi tersebut menyebut ingin mengganti presiden.

"Rafi," kata Jokowi di dalam video itu.

"Iya pak," jawab Rafi.

Jokowi kemudian bertanya kepada Rafi. "Saya mau bertanya pada rafi cita-citanya mau pingin apa?," tanya Jokowi.

"Mau ganti presiden, Pak," jawab Rafi.

Dalam video itu, Jokowi tampak tertawa mendengar jawaban dari Rafi. Video ini kemudian menjadi viral lewat aplikasi pesan WhatsApp. Tak hanya itu, video itu juga ramai diperbincangkan di situs berbagi video youtube.

Misalnya seperti yang diunggah oleh akun Berita Asic Gaes. Video itu diberi judul "PECAH! ANAK KECIL INGGIN "2019 GANTI PRESIDEN" KE JOKOWI PARODI TERLUCU".

"PARODI LUCU - Bocah ditanya joko widodo apa cita-citanya, jawaban anak kecil ini bikin heboh dan ketawa ngakak JOKOWI dan para netizen. #PARODI #JOKOWI BAGI SEPEDA KOCAK LUCU BIKIN NGAKAK," tulis Berita Asic Gaes.

Video yang diunggah sejak 1 Januari 2019 itu telah ditonton 3.304 kali dan mendapat 8 komentar dari warganet.

2 dari 3 halaman

Fakta

Berdasarkan penelusuran, video tersebut ternyata diambil saat Jokowi menghadiri peringatan Hari Anak Nasional di Pekanbaru, Riau. Tepatnya pada Juli 2017 lalu.

Dalam acara itu, Jokowi memang mengundang sejumlah anak ke atas panggung. Satu di antaranya adalah Rafi Fadila, siswa SD Negeri 36 Pekanbaru.

Hal ini sebagaimana yang diberitakan situs berita bintang.com dengan judul 'Hari Anak Nasional 2017: Presiden Jokowi Ternyata Bisa Sulap Lho'.

Artikel itu menjelaskan bagaimana perbincangan Jokowi dengan Rafi. Rafi Fadila ditanya oleh Jokowi tentang cita-citanya jika sudah dewasa nanti. Rafi menjawab dia ingin menjadi seorang YouTuber kaya.

"Rafi, saya mau bertanya pada rafi, cita-citanya pingin jadi apa?," tanya Jokowi.

"Jadi youtuber pak," jawab Rafi.

Mendengar tingkah lucu dan polos anak-anak tersebut, Jokowi bersemangat melontarkan pertanyaan.

"Boleh, termasuk menjadi petani yang sukses, jadi dokter yang baik, dan termasuk youtuber, dengan giat belajar," ujar Presiden Jokowi.

Selain itu, video yang viral itu juga telah disunting. Suara anak yang menyebut 'mau ganti presiden pak' diselipkan dengan aplikasi MadLipz.

Aplikasi ini bisa diunduh di perangkat Android dan iOS. Dalam deskripsi aplikasinya, MadLipz memang dibuat untuk membuat 'parodi' sebuah video alias menyulap omongan orang dalam video menjadi lucu.

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Video yang berisi tentang anak SD yang menyebut 'mau ganti presiden' ternyata tidak benar.

Video itu ternyata sudah disunting dengan aplikasi dan diselipkan dengan narasi yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

 

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama 49 media massa lainnya di seluruh dunia.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi hoax yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoax yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Loading
Artikel Selanjutnya
Istana Sebut Jokowi Tak Terbitkan Perppu KPK Hari Ini
Artikel Selanjutnya
PKS Heran Jokowi Ajak Partai Nonkoalisi Masuk Pemerintahan