Sukses

[Cek Fakta] Museum NU di Surabaya Dijadikan Posko Prabowo-Sandi?

Liputan6.com, Jakarta - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meresmikan sejumlah rumah atau posko pemenangannya selama masa kampanye Pilpres 2019. Satu di antaranya adalah posko pemenangan di Jalan Gayungsari Barat X, Surabaya. Peresmian itu dilakukan pada Senin 22 Oktober 2018 lalu.

Setelah peresmian itu, beredar kabar Museum Nahdlatul 'Ulama di Gayungsari, Surabaya, Jawa Timur dijadikan Posko Pemenangan Prabowo-Sandi.

Kabar ini seperti yang diunggah oleh akun facebook Syahroni Karya Sentosa. Dalam unggahannya, Syahroni Karya Sentosa menampilkan foto posko Prabowo-Sandi yang disebutnya berada di Museum NU Gayungsari, Surabaya, Jawa Timur.

Konten yang diunggah Syahroni Karya Sentosa viral di facebook. Setidaknya konten tersebut sudah 120 kali dibagikan dan mendapat 36 komentar dari warganet, sejak pertama kali diunggah pada Selasa 11 Desember 2018 lalu.

"Gedung museum NU Gayungsari Surabaya, menjadi Posko pemenangan Prabowo Sandi.Alhamdulillah," tulis Syahroni Karya Sentosa.

 

 

 

2 dari 3 halaman

Fakta

Kabar yang menyebut bahwa Museum Nahdlatul 'Ulama di Gayungsari, Surabaya, Jawa Timur dijadikan Posko Pemenangan Prabowo-Sandi ternyata keliru.

Posko pemenangan yang diresmikan Sandi Uno pada 22 Oktober 2018 lalu memang bersebelahan dengan museum NU itu. Hal ini sebagaimana yang diberitakan oleh Fajar.co.id dengan judul 'Begini Meriahnya Saat Sandiaga Resmikan Rumah Pemenangan di Surabaya'.

Dalam artikel itu disebutkan bahwa Museum NU memang bersebelahan dengan rumah pemenangan. Namun, bukan Museum NU yang dijadikan rumah atau posko pemenangan Prabowo-Sandi.

"Rumah pemenangan ini menampung semua relawan. Termasuk emak-emak. Seperti yang kita lihat tadi, emak-emak merangsek ke depan. Padahal, acara belum selesai. Tapi, semoga semua dapat terakomodasi," terang Sandi.

Sementara, sejumlah kelompok turut berpatisipasi dalam membentuk rumah atau posko pemenangan Prabowo-Sandi di Gayungsari, Surabaya, Jawa Timur. Satu di antaranya adalah, Barisan Kiai-Santri Nahdliyin (BKSN).

Namun, BKSN bukan organisasi nonstruktural Nahdlatul Ulama. Hal ini diungkapkan pendiri BKSN KH Hasib Wahab Chasbullah seperti dikutip dari Antara dengan judul berita 'BKSN Dirikan Rumah Pemenangan Prabowo-Sandi di Surabaya'.

Pengasuh Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, itu, menjelaskan, BKSN didirikan sebagai wadah bagi para kiai dan santri, serta segenap warga Nahdlatul Ulama untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandi.

"BKSN adalah gerakan nonstruktural Nahdlatul Ulama. Gerakan BKSN tidak tertampung dalam struktural Nahdlatul Ulama," katanya, menegaskan.

Sementara untuk rumah pemenangan Prabowo-Sandi yang didirikan oleh relawan BKSN itu berlokasi di lingkungan Museum Nahdlatul Ulama, Jalan Gayungsari Timur 35 Surabaya.

 

3 dari 3 halaman

Kesimpulan

Museum NU yang terletang di Gayungsari, Surabaya, Jawa Timur ternyata tidak dijadikan rumah atau posko pemenangan Prabowo-Sandi.

Informasi yang beredar di media sosial itu ternyata disinformasi. Sejumlah media massa yang meliput kegiatan peresmian, tidak menuliskan bahwa Museum NU dijadikan posko pemenangan.

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama 49 media massa lainnya di seluruh dunia.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi hoax yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoax yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Israel Bombardir Pasukan Iran di Suriah

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Soal Tagar SandiwaraUno, Tim Jokowi: Sandiaga Playing Victim
Artikel Selanjutnya
Penjelasan Timses soal Tagar SandiwaraUno Jadi Trending Topic