Liputan6.com, Jakarta - Teun Koopmeiners menjadi salah satu pemain penting dalam kemenangan Belanda atas Serbia pada laga UEFA Nations League. Selain mencetak gol pembuka, pemain Belanda itu juga menjalankan peran berbeda di lini belakang.
Belanda menang 2-1 atas Serbia pada matchday Grup A2 UEFA Nations League di Philips Stadium, Senin (5/10/2026) dini hari WIB. Koopmeiners membawa De Oranje unggul melalui tendangan bebas pada menit ke-31.
Serbia hanya membutuhkan waktu empat menit untuk menyamakan kedudukan melalui sundulan Mihajlo Cvetkovic. Namun, Belanda kembali memimpin setelah Joshua Zirkzee mencetak gol pada menit ke-71.
Hasil tersebut mengantarkan Belanda ke puncak klasemen dengan delapan poin. Jumlah poin mereka sama dengan Yunani yang berada di posisi kedua, tetapi pasukan Xavi Hernandez unggul dalam aspek yang menentukan posisi klasemen.
Koopmeiners Jalani Peran Ganda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359520/original/043504400_1790558222-000_C9H67YY-Timnas_Belanda.jpg)
Koopmeiners dipercaya tampil dengan tugas yang tidak biasa dalam pertandingan melawan Serbia. Ia tidak hanya menjalankan peran yang biasa dimainkannya, tetapi juga turun sebagai bek tengah kiri.
Pemain Belanda tersebut mengaku situasi itu tidak sepenuhnya asing karena sepanjang kariernya pernah bermain sebagai gelandang serang maupun bek tengah kiri. Namun, menjalankan kedua posisi dalam satu pertandingan membuat tugasnya menjadi lebih menantang.
"Kami berlatih bagaimana kami ingin menyerang, tetapi juga bagaimana kami bertahan. Semua orang tahu apa yang harus dilakukan di lapangan, jadi tidak masalah apakah Anda sudah tahu akan menjadi starter sehari sebelumnya atau baru mengetahuinya pada hari pertandingan. Jadi, saya sudah siap," kata Koopmeiners kepada UEFA.
"Saya pernah bermain di kedua posisi sepanjang karier saya, sebagai nomor 10 dan juga bek tengah kiri. Namun, lucu juga bisa menjalankan keduanya dalam satu pertandingan," lanjut Koopmeiners.
Koopmeiners Nikmati Tantangan di Lini Belakang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365239/original/073137400_1791163963-AP26277753407528-Virgil_van_Dijk.jpg)
Perubahan posisi tersebut membuat Koopmeiners harus terus membaca situasi pertandingan. Ia mengaku sempat menghadapi beberapa momen sulit karena harus memahami ruang dan pergerakan pemain di sekitarnya.
Menurut Koopmeiners, pemain tidak bisa bergerak sembarangan ketika menjalankan dua tanggung jawab berbeda. Fokus terhadap perkembangan permainan menjadi hal penting agar ia tidak salah mengambil posisi.
"Kadang situasinya sedikit rumit, tetapi saya harus fokus terhadap apa yang terjadi di lapangan, karena Anda tidak bisa berlari secara membabi buta ke kedua posisi hanya untuk melihat apa yang dilakukan pemain lain atau di mana ruang yang tersedia," ujar Koopmeiners.
"Tetapi itu menyenangkan," tegas Koopmeiners.
Koopmeiners Ungkap Rahasia Gol Tendangan Bebas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365268/original/030787300_1791166244-AP26277732481854.jpg)
Selain menjalankan peran ganda, Koopmeiners juga membuka keunggulan Belanda melalui eksekusi bola mati. Tendangan bebasnya diarahkan dengan keras ke area depan gawang sehingga menyulitkan pertahanan Serbia.
Koopmeiners menjelaskan bahwa situasi tersebut memang membutuhkan umpan silang dengan kekuatan tertentu. Bola akan tetap sulit dihentikan kiper, baik jika tersentuh pemain maupun langsung menuju gawang.
"Anda harus mengirim umpan silang keras ke depan gawang, yang membuatnya sangat sulit bagi kiper jika ada seseorang yang menyentuh bola. Tetapi hampir mustahil juga untuk menyelamatkannya jika tidak ada yang menyentuh bola, jadi itu sempurna," ujar Koopmeiners.
Sumber: UEFA
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365046/original/083732600_1791097921-cek_fakta_sapi_bebek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360863/original/067393500_1758767787-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-09-25T090726.096.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343958/original/032352600_1788928394-HOAX__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365281/original/018214000_1791167212-AP26277697457196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4052012/original/021969300_1655178786-090328700_1599542990-200908_UEFA_Nations_League1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3627413/original/098942800_1636448899-XAVI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411604/original/097380800_1479705366-Belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365220/original/086918500_1791160709-000_D28B6JG-Yunani_vs_Jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364855/original/050714400_1791072483-AP26276685615979.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407344/original/074056100_1762692861-jude.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364851/original/034762800_1791071560-AP26276580201968.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364849/original/075189100_1791070578-AP26276632980196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364842/original/005173500_1791061519-AP26276630786787-Timnas_Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363569/original/079129200_1790895811-000_C9Z43HP-Portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359493/original/056280600_1790548575-000_C9HF9F8-JErman.jpg)