Buku MotoGP Mandalika Diluncurkan, Sorot Kontribusi Sport Tourism

Bappenas luncurkan buku dampak MotoGP Mandalika 2025.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dari nilai eksposur global, MotoGP Mandalika menghasilkan Advertising Value Equivalency (AVE) sebesar 361,6 juta euro atau sekitar Rp6,9 triliun.

Maya menilai hasil-hasil ini menjadi rujukan peningkatan mutu penyelenggaraan dan penguatan destinasi ke depan.

"Data dan pembelajaran ini menjadi modal penting untuk terus melakukan improvement. Kami ingin setiap penyelenggaraan event internasional di Indonesia mampu meninggalkan legacy, baik dalam bentuk peningkatan kualitas destinasi, kapasitas SDM dan talenta lokal, pertumbuhan UMKM, maupun makin kuatnya posisi Indonesia sebagai destinasi sport tourism dunia," tutur Maya.

ITDC Ingin Dampak MotoGP Berlanjut

ITDC, sebagai bagian dari ekosistem InJourney, memegang peran dalam pengembangan The Mandalika sebagai kawasan pariwisata dan destinasi sport tourism. Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyebut temuan Bappenas memperkuat arah pemanfaatan event menjadi manfaat kawasan jangka panjang.

"MotoGP Mandalika menunjukkan bahwa event olahraga internasional bukan sekadar tontonan, tetapi dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan secara berkelanjutan," kata Fajar.

Fajar menjelaskan ITDC mendorong pergeseran dari ekonomi berbasis event menuju pembangunan kawasan yang dipacu oleh event, agar manfaatnya tidak berhenti saat balapan usai. Peran sebagai Master Developer dan Asset Manager terus diperkuat melalui pengembangan infrastruktur, fasilitas, dan ekosistem destinasi yang terintegrasi.

Dengan pengalaman lebih dari 52 tahun, ITDC membangun kolaborasi bersama pelaku industri dan masyarakat untuk mengakselerasi pengembangan The Mandalika.

"Inilah bagian dari komitmen kami untuk menjadikan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia yang hidup 365 hari, sekaligus menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan," ungkap Fajar.

Dorong Talenta Motorsport Indonesia

Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, menegaskan bahwa MotoGP dan berbagai ajang di Mandalika juga dimanfaatkan untuk membangun ekosistem motorsport nasional, termasuk pembinaan SDM dan profesi pendukung.

"Pertamina Grand Prix of Indonesia memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk menjadi bagian dari panggung motorsport dunia. Namun, yang lebih penting, kami ingin momentum ini ikut membangun ekosistem motorsport nasional, mulai pembinaan pembalap muda, tenaga profesional, marshal, hingga berbagai profesi pendukung lainnya," ujar Ananda.

Ia mencontohkan Veda Ega Pratama dan Mario Aji sebagai talenta yang memperoleh ruang pengembangan melalui ekosistem tersebut. MGPA berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan event di Pertamina Mandalika International Circuit.

Rangkaian ajang di sirkuit itu menjadi wahana bagi pembalap dan talenta nasional untuk menambah jam terbang serta mengukur kemampuan pada standar internasional.

Persiapan MotoGP Mandalika 2026

Agenda berlanjut ke Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang dijadwalkan 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Menjelang pelaksanaan, InJourney, ITDC, MGPA, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan para pemangku kepentingan terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan ajang sekaligus memperluas dampaknya bagi masyarakat.

Sebelumnya, InJourney, ITDC, MGPA, dan Pemerintah Provinsi NTB menggelar forum diskusi serta pemeriksaan lintasan guna mengonsolidasikan kesiapan berbagai sektor. Aspek yang dibahas mencakup sirkuit, operasional balapan, konektivitas, akomodasi, transportasi, keamanan, kesehatan, pariwisata, serta pelibatan masyarakat dan UMKM.

Untuk mendukung mobilitas wisatawan dan penonton selama MotoGP 2026, terdapat tambahan 66 penerbangan dari dan menuju Nusa Tenggara Barat.

InJourney juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat lokal melalui pelibatan tenaga kerja dan talenta daerah. Pada penyelenggaraan sebelumnya, ekosistem event membuka kesempatan bagi ribuan tenaga kerja lokal dan ratusan UMKM untuk terlibat.

Pada MotoGP 2026, seluruh marshal yang bertugas merupakan talenta lokal NTB yang telah memenuhi standar internasional.

Melalui kolaborasi lintas sektor, InJourney menempatkan MotoGP Mandalika sebagai bagian dari pengembangan ekosistem wisata olahraga dengan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aning Jati, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan