Anthony Gordon Merasa Tak Dihargai di Inggris Sebelum Gabung Barcelona

Anthony Gordon mengungkap alasan gabung Barcelona setelah merasa kurang dihargai di Inggris. Ia ingin membuktikan kualitas dan kecerdasan bermainnya.

Diterbitkan 29 September 2026, 18:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Anthony Gordon mengungkap alasan dirinya meninggalkan Newcastle United dan memilih melanjutkan karier bersama Barcelona. Pemain Timnas Inggris itu merasa kemampuan bermainnya selama di Liga Inggris terlalu sering dinilai hanya dari kecepatan dan agresivitas.

Gordon pindah ke Barcelona pada musim panas dengan nilai transfer 70 juta euro atau sekitar 60 juta pounds. Barcelona juga berpotensi membayar tambahan 10 juta euro dan mengikat sang winger dengan kontrak hingga 2031.

Pemain berusia 23 tahun tersebut langsung memberikan kontribusi positif sejak tiba di Camp Nou. Gordon telah mencatatkan lima assist dari tujuh penampilan di semua kompetisi bersama Barcelona.

Selama memperkuat Newcastle, Gordon lebih sering bermain dalam sistem dengan tempo tinggi yang mengandalkan pressing dan serangan transisi. Ia merasa gaya tersebut membuat kemampuan lain dalam permainannya, terutama kecerdasan taktik dan kualitas teknik, tidak selalu terlihat.

Gordon Merasa Kurang Dihargai di Inggris

Gordon mengaku memiliki pandangan berbeda mengenai bagaimana dirinya dinilai selama berkarier di Inggris. Ia merasa orang-orang lebih mudah mengidentifikasi dirinya melalui atribut fisik dibandingkan kemampuan membaca permainan.

"Saya pikir saya menjadi pemain yang berbeda di mata banyak orang karena di Inggris saya selalu merasa dihormati karena kecepatan dan pressing saya, tetapi mereka tidak pernah benar-benar menghargai kualitas dan kecerdasan dalam permainan saya," kata Gordon kepada ITV.

"Hanya para pemain yang pernah bermain bersama saya yang tampaknya menyadari hal itu," lanjutnya.

Perubahan suasana setelah pindah ke Spanyol membuat Gordon merasakan perbedaan dalam cara permainannya dilihat. Ia bahkan merasa apresiasi terhadap aspek kecerdasan dan kualitas tekniknya lebih besar di Barcelona.

"Saya rasa saya tidak pernah sepenuhnya dihormati di Inggris," ujar Gordon.

"Orang-orang hanya melihat saya sebagai seseorang yang sangat cepat dan sangat agresif, sedangkan di Spanyol mereka benar-benar menghargai kecerdasan dan kualitas saya," lanjutnya.

Gordon Ingin Lepas dari Label Pemain Cepat

Keputusan Gordon meninggalkan Newcastle juga berkaitan dengan keinginannya menunjukkan kemampuan yang selama ini menurutnya kurang terlihat. Ia melihat Barcelona sebagai lingkungan yang dapat membuat kualitas teknik dan pemahaman taktiknya lebih terekspos.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Di Barcelona, jika Anda tidak terampil atau cerdas, Anda akan langsung terlihat menonjol seperti jempol yang sakit," jelas Gordon. "Saya dulu bermain untuk Newcastle, yang merupakan tim dengan tempo sangat tinggi, jadi berlari dan agresivitas selalu terlihat. Sekarang saya bermain dalam gaya yang benar-benar berbeda sehingga kualitas saya yang lain bisa terlihat," sambungnya. Gordon menyadari kepindahan ke luar negeri membawa tantangan baru dalam kariernya. Namun, ia memang ingin mengambil langkah tersebut untuk membuktikan bahwa kemampuannya tidak sebatas apa yang selama ini dikenal publik Inggris. "Saya merasa memiliki lebih banyak hal untuk ditawarkan daripada yang orang-orang pikirkan, dan saya ingin membuktikannya di panggung terbesar di dunia. Pergi ke luar negeri sangat penting bagi saya," pungkas Gordon.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan