Rodri di Barcelona: Gelandang yang Bisa Mengubah Segalanya

Rodri resmi bergabung dengan Barcelona hingga 2030. Kehadirannya diyakini mampu mengangkat permainan Pedri dan mengubah keseimbangan tim.

Diterbitkan 21 Agustus 2026, 09:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Rodri resmi bergabung dengan Barcelona dari Manchester City dengan kontrak hingga Juni 2030. Kehadiran gelandang berusia 30 tahun itu membawa lebih dari sekadar tambahan kualitas di lini tengah karena Rodri punya kemampuan membuat pemain di sekitarnya tampil lebih baik.

Kapten Timnas Spanyol tersebut datang setelah menjalani perjalanan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Ia memenangkan Ballon d'Or 2024, menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2026, serta membantu Manchester City meraih berbagai gelar sebelum melewati periode sulit akibat cedera lutut.

Barcelona memang membutuhkan sosok yang mampu mengisi ruang yang pernah ditempati Sergio Busquets. Namun, kemampuan Rodri membuat perannya berpotensi jauh lebih besar karena ia dapat mengubah cara Hansi Flick membangun permainan dari lini tengah.

Pengatur Tempo Permainan

Rodri memiliki gaya bermain yang tenang dan jarang terlihat terburu-buru ketika menguasai bola. Ia menerima bola, melihat situasi di sekitarnya, lalu menentukan apakah permainan harus diarahkan ke depan, diputar ke samping, atau kembali ke belakang.

Data musim 2025-26 menggambarkan kualitas tersebut dengan jelas karena Rodri berada di persentil ke-90 untuk umpan progresif, persentil ke-98 untuk perolehan wilayah, serta persentil ke-92 untuk akurasi umpan progresif. Angka tersebut memperlihatkan bahwa progres permainan tidak selalu harus dilakukan melalui umpan vertikal.

Rodri justru berusaha menggerakkan lawan terlebih dahulu hingga ruang yang tepat terbuka. Ketika momentum itu tiba, pemain lain bisa menerima bola dalam situasi yang lebih menguntungkan.

Pedri Bisa Lebih Bebas

Kehadiran Rodri berpotensi memberikan dampak besar kepada Pedri. Selama ini, gelandang kreatif Barcelona tersebut tidak jarang harus ikut mengemban tugas mengontrol permainan dari fase awal pembangunan serangan.

Rodri dapat mengambil sebagian tanggung jawab tersebut sehingga Pedri memiliki lebih banyak kesempatan menerima bola di area yang lebih dekat dengan lini pertahanan lawan. Kondisi itu juga bisa membuatnya lebih sering berinteraksi dengan Lamine Yamal dan Dani Olmo di sekitar kotak penalti.

Keduanya memiliki cara berbeda dalam mengendalikan pertandingan. Rodri mengandalkan posisi dan distribusi bola, sedangkan Pedri lebih banyak menggunakan pergerakan dan kemampuan membawa bola untuk menemukan ruang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Nilai terbesar Rodri bukan hanya terletak pada jumlah operan atau perebutan bola yang ia hasilkan. Ia memberikan rasa aman kepada pemain lain sehingga bek sayap dapat maju, bek tengah bisa membawa bola ke depan, dan gelandang serang memiliki kebebasan lebih besar. Pada musim terakhirnya bersama Manchester City, Rodri berada di persentil ke-96 untuk recoveries dan berhasil mempertahankan penguasaan bola setelah 91,3 persen recovery tersebut. Kemampuan mengubah perebutan bola menjadi penguasaan yang stabil menjadi aset penting bagi Barcelona. Rodri juga dapat membantu mengurangi risiko ketika Barcelona kehilangan bola. Jika Pedri bergerak lebih jauh ke depan atau Pau Cubarsi ikut membantu membangun serangan, ia bisa menjadi lapisan perlindungan yang menjaga keseimbangan tim.

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan