Prediksi Prancis vs Senegal: Obati Kenangan Pahit 2002

Senegal akan menghadapi Prancis di laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026, bertekad mengulang kejutan 2002. Prancis difavoritkan, namun Senegal siap mengejutkan.

Diterbitkan 15 Juni 2026, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan Grup I Piala Dunia 2026 mempertemukan Prancis dan Senegal di East Rutherford, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) pukul 02.00 WIB. Senegal berambisi mengulang kesuksesan sensasional mereka pada 2002, saat secara tak terduga menumbangkan tim favorit Piala Dunia.

Lebih dari dua dekade lalu, juara Afrika kala itu mengejutkan Les Bleus dengan skor 1-0, menandai awal dari berakhirnya dominasi Prancis yang bertanding sebagai juara bertahan. 

Namun, Prancis memiliki banyak modal untuk menghapus memori buruk tersebut. Mereka juga punya motivasi khusus sebelum bertanding. Pelatih kepala Didier Deschamps akan meninggalkan jabatannya untuk Zinedine Zidane setelah edisi 2026 berakhir, menjadikan turnamen ini sebagai kesempatan terakhirnya untuk meraih puncak kejayaan.

Kekuatan Prancis dan Misi Terakhir Deschamps

Didier Deschamps adalah satu-satunya orang yang masih hidup yang telah menjadi pemenang Piala Dunia sebagai pemain dan manajer. Ia telah mengawasi 14 kemenangan pertandingan di pesta sepak bola dunia.

Jika Prancis meraih hasil sempurna di babak grup, Deschamps akan melampaui rekor 16 kemenangan yang saat ini dipegang oleh Helmut Schon. Juara 2018 ini hanya kehilangan dua poin di kualifikasi untuk mencapai putaran final untuk kedelapan kalinya berturut-turut.

Empat dari tujuh turnamen terakhir turut menyaksikan Les Bleus melangkah jauh mencapai pertandingan puncak.

Kekalahan persahabatan 2-1 dari Pantai Gading pada 4 Juni sempat menimbulkan keraguan tentang status favorit Piala Dunia Prancis. Namun, Les Bleus yang diilhami Michael Olise kembali ke jalur kemenangan dengan sukses 3-1 atas Irlandia Utara empat hari kemudian.

Kemenangan tersebut berarti Prancis kini telah mencetak banyak gol dalam sembilan dari 10 pertandingan terakhir. 

Ambisi Senegal Mengulang Sejarah

Senegal berhasil melewati kampanye kualifikasi Piala Dunia tanpa satu pun kekalahan, memastikan penampilan ketiga berturut-turut di ajang akbar ini. Sebelumnya, mereka tersingkir di babak 16 besar pada tahun 2022 dan fase grup di Rusia.

Di antara dua kampanye Piala Dunia tersebut, Lions of Teranga berhasil membawa pulang trofi Piala Afrika 2021. Mereka bahkan masih bisa mengklaim telah menaklukkan benua itu di edisi 2025, jika Pengadilan Arbitrase Olahraga membatalkan putusan CAF yang menguntungkan Maroko.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pelatih kepala Senegal, Pape Thiaw, memiliki kenangan indah tentang Prancis di Piala Dunia. Ia adalah anggota skuad Senegal yang mengalahkan Les Bleus di Seoul 24 tahun lalu, meskipun ia terpaksa menonton dari bangku cadangan saat mendiang Papa Bouba Diop mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Sejak mengalahkan Atlas Lions di final AFCON, tim asuhan Thiaw telah mengalahkan Peru dan Gambia dalam pertandingan persahabatan. Namun, persiapan mereka berakhir kurang memuaskan dengan kekalahan 3-2 dari tuan rumah bersama Amerika Serikat, diikuti hasil imbang 0-0 dengan Arab Saudi. Hasil imbang tanpa gol dengan Arab Saudi mengakhiri rentetan 17 pertandingan Senegal yang selalu mencetak gol di semua kompetisi. Namun, hasil tersebut juga menandai clean sheet kelima yang terhormat dari tujuh pertandingan terakhir untuk Lions of Teranga.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan