Resmi Jadi Anggota KONI, PB Orado Siap Tembus Panggung Dunia

PB Orado menemui Menko Kumham Imipas usai diterima jadi anggota KONI. Orado memaparkan target dan rencana besarnya kepada Yusril.

OlehThomas
Diterbitkan 04 Juni 2026, 15:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di bidang sumber daya manusia, ORADO secara aktif menggelar program Training of Trainers (TOT) dan Training of Referee (TOR) guna mencetak pelatih, wasit, serta perangkat pertandingan yang kompeten.

Bangun Liga Berjenjang hingga Kejuaraan Nasional

Untuk menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan, ORADO telah menyiapkan berbagai kategori pertandingan, mulai dari nomor perorangan putra-putri, pasangan putra-putri, pasangan campuran, hingga beregu.

Tak hanya itu, organisasi juga tengah membangun sistem kompetisi berjenjang melalui Kejuaraan Cabang (Kejurcab), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

"Pembinaan tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu kami membangun sistem kompetisi berjenjang agar atlet memiliki ruang berkembang dari tingkat daerah hingga nasional," ungkapnya.

ORADO juga mulai memperluas sosialisasi domino ke lingkungan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat luas. Bahkan, organisasi tersebut tengah menyiapkan kurikulum olahraga domino sebagai bagian dari pembinaan usia dini.

Menurut Yooky, domino bukan sekadar permainan hiburan, melainkan olahraga yang mengandung unsur strategi, konsentrasi, kecerdasan berpikir, dan sportivitas.

"Domino bukan sekadar permainan masyarakat. Di dalamnya terdapat unsur strategi, konsentrasi, sportivitas, kecerdasan berpikir, serta pembentukan karakter kompetitif yang menjadi nilai penting dalam olahraga modern," tuturnya.

Target Masuk PON dan Bentuk Federasi Domino Internasional

PB ORADO juga menargetkan domino dapat menjadi bagian dari berbagai agenda olahraga nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) dan multi event lainnya.

Sejalan dengan itu, ORADO mulai mendorong pembentukan jejaring global serta inisiasi Federasi Domino Internasional sebagai langkah strategis membawa domino Indonesia ke level dunia.

"Kami ingin domino Indonesia tidak hanya berkembang di tingkat nasional, tetapi juga mampu menjadi bagian dari komunitas olahraga internasional. Karena itu kami mulai membangun jejaring global dan menginisiasi pembentukan Federasi Domino Internasional sebagai langkah menuju panggung dunia," jelas Yooky.

Selain mengejar prestasi, ORADO melihat olahraga domino memiliki potensi besar dalam pengembangan industri olahraga nasional. Kompetisi, media digital, industri kreatif, merchandise, hingga pariwisata olahraga diyakini dapat menciptakan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Jadi Rumah Besar Komunitas Domino Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Yooky menegaskan ORADO hadir sebagai rumah besar bagi seluruh pelaku ekosistem domino nasional, mulai dari atlet, klub, komunitas, pelatih, wasit, akademisi, hingga penyelenggara kompetisi.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam satu sistem pembinaan yang terstandarisasi guna mempercepat perkembangan olahraga domino di Indonesia.

"Menjadi anggota KONI bukan garis akhir bagi ORADO. Justru ini titik awal untuk membangun olahraga domino Indonesia agar memiliki sistem pembinaan yang kuat, prestasi yang membanggakan, serta mampu membawa nama Indonesia ke tingkat dunia. Saatnya melangkah lebih besar. Saatnya ORADO berprestasi dari Indonesia untuk dunia," pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan