Arsenal Juara Liga Inggris, 10 Momen Ini jadi Kunci Meriam London Akhiri Puasa 22 Tahun (Bagian 1)

Ada sepuluh momen penting yang menghiasi cerita Arsenal juara Liga Inggris 2025/2026.

Diterbitkan 20 Mei 2026, 10:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Gabriel Martinelli yang berlari bebas langsung menyambut bola dan dengan cerdik melakukan tendangan chip melewati kiper Gianluigi Donnarumma. Gol dramatis itu menyamakan kedudukan menjadi 1-1, menyelamatkan satu poin berharga bagi Arsenal, sekaligus merampas dua poin penting dari genggaman City.

3. Gabriel Pahlawan Kemenangan Arsenal Atas Newcastle

Gol menit akhir Arsenal bukan hanya terjadi sekali. Sepekan berikutnya, Meriam London kembali mendapatkannya ketika bertandang ke markas Newcastle United. 

Tapi momennya berbeda. Kala itu Arsenal mencetak gol menit akhir lewat Gabriel Magalhaes untuk mengunci kemenangan secara dramatis 2-1.

Hasil itu sangat penting karena jika Arsenal gagal menang, mereka akan tertinggal 8 angka dari Liverpool di puncak klasemen pada Oktober 2025. Hal itu diakui oleh Arteta, yang kemudian jadi momentum bangkit Meriam London.

4. Eze Cetak 5 Gol ke Gawang Spurs

Momen krusial lain yang cukup mencuri perhatian dan krusial adalah kegemilangan Eberechi Eze saat Arsenal berhadapan dengan Tottenham Hotspur. Dia dua kali jadi momok bagi klub yang hampir didatangi pada awal musim.

Eze mengawali cerita kejamnya melawan Spurs dengan menjadi pemain Arsenal pertama sejak 1978 yang mencetak hattrick dalam derbi London utara dan membawa Meriam London meraih kemenangan telak 4-1 pada November 2025.

Kemudian pada Februari 2026, Arsenal kembali menang 4-1 di markas Tottenham Hotspur. Eze lagi dan lagi menjadi pahlawan bagi dengan mencetak dua gol sekaligus, sehingga total lima gol dilesakkan ke gawang The Lilywhites.

5. Teriakan "Kami Bakal Juara Liga!" pada Maret

Arsenal sudah memuncaki klasemen Liga Inggris sejak akhir tahun 2025. Tapi, para penggemarnya baru berani meneriakkan 'Kami akan menjuarai liga' dengan penuh percaya diri ketika memasuki Maret 2026.

Tepatnya setelah Arsenal meraih kemenangan buruk atas Brighton dengan skor 1-0. Saat itu kemenangan Meriam London banyak dicemooh, termasuk menimbulkan komentar negatif Fabian Hurzeler yang menyebut Arsenal banyak mengulur waktu dan membenci permainan tersebut.

Namun, kemenangan 1-0 itu sangat penting. Sebab setelah mengunci tiga poin, Arsenal dapat kabar bahwa Man City kehilangan poin di kandang melawan Nottingham Forest. Arsenal unggul tujuh poin di puncak klasemen.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ramadhan Wicaksana, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan