Barcelona Layangkan Protes Kedua ke UEFA, Soroti Kepemimpinan Wasit Lawan Atletico Madrid

Barcelona mengambil langkah serius dengan melayangkan protes resmi kedua kepada UEFA terkait kepemimpinan wasit dalam laga versus Atletico Madrid.

Diterbitkan 17 April 2026, 16:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona kembali mengambil langkah serius dengan melayangkan protes resmi kedua kepada UEFA terkait kepemimpinan wasit dalam laga perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid.

Langkah ini diambil setelah tim asal Catalonia tersebut tersingkir secara agregat 2-3 meski menang 2-1 di Stadion Metropolitano dalam laga leg kedua, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut memicu kemarahan besar di kubu Barcelona, termasuk dari winger mereka, Raphinha, yang secara terang-terangan menyebut pertandingan tersebut sebagai “perampokan”.

Keputusan Wasit Jadi Sorotan

Dalam pernyataan resminya, Barcelona menilai sejumlah keputusan wasit di dua leg pertandingan tidak sesuai dengan aturan permainan. Klub menyoroti kurangnya intervensi dari VAR dalam beberapa momen krusial yang dinilai berpengaruh langsung terhadap jalannya pertandingan.

Selain itu, Barcelona juga mengklaim seharusnya mereka mendapatkan hadiah penalti di kedua leg. Namun, klaim tersebut dibantah oleh pihak Atletico Madrid yang memiliki pandangan berbeda terhadap insiden-insiden tersebut.

Barcelona menegaskan bahwa akumulasi kesalahan tersebut tidak hanya berdampak pada hasil pertandingan, tetapi juga menimbulkan kerugian secara sportif dan finansial bagi klub.

Protes Pertama Ditolak UEFA

Sebelumnya, Barcelona telah lebih dulu mengajukan keluhan terkait dugaan handball yang dilakukan bek Atletico, Marc Pubill. Namun, UEFA menolak menindaklanjuti laporan tersebut dengan alasan tidak dapat diterima (inadmissible).

Keputusan UEFA itu memicu kekecewaan di internal Barcelona. Mereka merasa laporan tersebut tidak mendapat respons yang layak dan mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap klub.

Melalui pengajuan protes kedua ini, Barcelona tidak hanya menuntut evaluasi, tetapi juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan UEFA dalam memperbaiki sistem perwasitan.

Klub berharap adanya peningkatan dalam penerapan aturan yang lebih ketat, adil, dan transparan di masa depan, termasuk optimalisasi penggunaan teknologi VAR agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Nazar Unik Jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Sebentar Lagi Terwujud

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Liga Champions merupakan kompetisi sepak bola antar klub di benua Eropa
    Liga Champions merupakan kompetisi sepak bola antar klub di benua Eropa
    Liga Champions
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Atletico Madrid adalah sebuah klub asal Spanyol yang berlaga di La Liga
    Atletico Madrid adalah sebuah klub asal Spanyol yang berlaga di La Liga
    Atletico Madrid
  • Fútbol Club Barcelona, juga dikenal sebagai Barcelona atau Barça.
    Fútbol Club Barcelona, juga dikenal sebagai Barcelona atau Barça.
    Barca
  • liputan6
    UEFA atau Union of European Football Associations, dalam bahasa Indonesia disebut Uni Sepak Bola Eropa,
    UEFA
  • Trending Terkini