Drama Babak Pertama di Azteca
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4199594/original/022545300_1666363713-Diego_Maradona.jpg)
Babak pertama pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi, di mana kedua tim saling berupaya mencari celah. Pada menit ke-13, Peter Beardsley dari Inggris nyaris mencetak gol setelah kiper Argentina, Nery Pumpido, melakukan kesalahan antisipasi. Sayangnya, tembakan Beardsley hanya membentur jaring samping gawang, menyia-nyiakan peluang emas tersebut.
Pertandingan juga sempat mengalami penundaan aneh selama dua menit karena Diego Maradona kesulitan mengambil tendangan sudut. Kerumunan fotografer yang terlalu dekat dengan lapangan menghalangi jalannya, bahkan Maradona harus mengganti tiang bendera sudut karena bendera yang lepas. Insiden kecil ini menambah bumbu drama di babak pertama yang ketat.
Bek Inggris, Terry Fenwick, menjadi sorotan karena beberapa pelanggaran keras terhadap Maradona, termasuk tekel pada menit kesembilan yang berbuah kartu kuning. Ia juga melakukan serangan tanpa bola menjelang akhir babak pertama yang seharusnya berbuah kartu merah. Aksi-aksi ini menunjukkan upaya keras Inggris untuk menghentikan pergerakan Maradona, yang sudah terlihat berbahaya sejak awal laga.
Detik-detik Gol 'Tangan Tuhan' yang Mengguncang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4003577/original/036903100_1650629085-AP22110358465371.jpg)
Enam menit setelah babak kedua dimulai, dunia sepak bola menyaksikan salah satu momen paling kontroversial. Gelandang Inggris, Steve Hodge, secara tidak sengaja melambungkan bola ke area penalti sendiri. Maradona, yang melompat bersama kiper Peter Shilton, menggunakan tangan kirinya untuk menyentuh bola melewati Shilton dan masuk ke gawang yang kosong.
Maradona sempat melirik ke belakang untuk memastikan wasit tidak melihat pelanggarannya sebelum merayakan gol. Para pemain Inggris, termasuk Shilton dan Fenwick, memprotes keras keputusan wasit Ali Ben Nasser, namun gol tersebut tetap disahkan. Kontroversi ini langsung memicu perdebatan sengit di seluruh dunia, dengan banyak yang merasa gol tersebut tidak sah.
Komentator Barry Davies awalnya tidak yakin apakah itu offside atau handball, menunjukkan betapa sulitnya bagi wasit untuk membuat keputusan cepat dalam situasi tersebut. Butuh waktu lebih dari 120 detik dan beberapa tayangan ulang bagi media untuk menyadari sepenuhnya apa yang sebenarnya terjadi, menyoroti tantangan pengambilan keputusan di lapangan saat itu.Â
'Goal of the Century' dan Kemenangan Argentina
Hanya empat menit setelah gol kontroversial tersebut, Maradona kembali mencetak gol, kali ini dengan cara yang sangat brilian dan diakui sebagai "Goal of the Century". Ia menerima bola di tengah lapangan dan melakukan dribel solo yang memukau, melewati beberapa pemain Inggris termasuk Peter Beardsley, Peter Reid, Terry Fenwick, Terry Butcher, dan Kenny Sansom. Dengan lincah, Maradona mengecoh kiper Shilton dan memasukkan bola ke gawang, sebuah aksi jenius yang mengundang decak kagum.
Gol kedua ini memicu komentar ikonik dari Barry Davies, "You have to say that’s magnificent! Pure football genius," yang menggambarkan kejeniusan murni Maradona di lapangan. Gol ini menjadi antitesis dari gol sebelumnya, menunjukkan spektrum kemampuan Maradona dari kontroversi hingga keajaiban murni. Ini adalah momen yang membuktikan mengapa Maradona dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Inggris berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Gary Lineker pada menit ke-81, memanfaatkan umpan silang dari John Barnes. Namun, upaya mereka untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil. Argentina akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 2-1, sebuah kemenangan yang tidak hanya mengantarkan mereka ke semifinal tetapi juga dianggap mengembalikan kebanggaan nasional setelah konflik Falkland.
Sebagai penutup drama, Steve Hodge, pemain Inggris yang secara tidak sengaja memberikan umpan untuk gol "Hand of God", bertukar jersey dengan Maradona setelah pertandingan. Momen ini menjadi simbol dari pertandingan yang penuh intrik, kontroversi, dan kejeniusan yang akan selalu dikenang dalam sejarah Piala Dunia, memberikan pelajaran berharga bagi penyelenggaraan piala dunia 2026 dan seterusnya.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/188133/original/img_hand-of-god.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3477460/original/005190900_1623228647-england.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287292/original/040577200_1783207898-000_B9AE3Q6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5088769/original/054146300_1736499225-000_36T66N4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297020/original/005987700_1784057750-063_2286100607.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298432/original/055199800_1784170649-ka2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298238/original/090944000_1784161387-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297075/original/063178900_1784075232-barton.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300760/original/045825200_1784376937-WhatsApp_Image_2026-07-18_at_2.46.04_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9280563/original/023003600_1783176378-1000463244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300006/original/015885500_1784283359-000_C2DB2ZQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5088769/original/054146300_1736499225-000_36T66N4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300000/original/049582300_1784282893-mainoo_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618472/original/047612700_1782607192-000_B8JU4KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287291/original/083160400_1783207895-063_2284678786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256851/original/004151200_1670703759-7_AP22344709351178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299482/original/065812300_1784259465-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297796/original/002584500_1784106935-didier.jpg)