10 Transfer Termahal MLS Sepanjang Sejarah

Major League Soccer (MLS) banyak menarik perhatian bintang dunia. Beberapa pemain bahkan didatangkan dengan nilai transfer yang cukup mahal.

Diterbitkan 09 April 2026, 16:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Major League Soccer (MLS) terus mengalami perkembangan pesat sejak era 2000 an. Kompetisi ini kini menjadi salah satu liga yang menarik perhatian dunia sepak bola.

Perkembangan tersebut tidak lepas dari kehadiran banyak pemain bintang yang meramaikan MLS. Nama besar dari berbagai belahan dunia mulai menjadikan liga ini sebagai destinasi karier.

Tidak hanya pemain senior yang mendekati akhir karier, pemain muda berbakat juga mulai melirik MLS. Hal ini menunjukkan perubahan paradigma dalam strategi transfer klub klub di Amerika Serikat.

Beberapa nama seperti Lionel Messi, Son Heung min, David Beckham, Frank Lampard, dan Steven Gerrard pernah tampil di MLS. Kehadiran mereka membantu meningkatkan popularitas dan kualitas liga.

Selain itu, klub MLS juga aktif merekrut pemain dari Amerika Selatan. Berikut adalah 10 transfer termahal dalam sejarah MLS berdasarkan data terbaru.

10. Hirving Lozano (12 juta euro)

Hirving Lozano dikenal sebagai salah satu bintang sepak bola Amerika Utara dalam beberapa tahun terakhir. Ia akhirnya bergabung dengan San Diego pada 2025 setelah lama dikaitkan dengan MLS.

Transfer sebesar 12 juta euro menjadi rekor klub bagi San Diego sebagai tim ekspansi. Namun kepindahan tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

Lozano memang tampil menentukan ketika bermain, tetapi cedera membuatnya jarang tampil. Klub kemudian menganggapnya tidak lagi menjadi bagian rencana untuk musim berikutnya.

9. Esequiel Barco (12,3 juta euro)

Esequiel Barco direkrut Atlanta United dari Independiente pada 2018 dengan nilai 12,3 juta euro. Transfer ini sempat menjadi rekor MLS saat itu.

Ekspektasi tinggi menyertai kedatangannya sebagai talenta muda Argentina. Namun performanya tidak sepenuhnya memenuhi harapan klub.

Dalam 107 penampilan, ia mencetak 19 gol dan 18 assist. Barco kemudian kembali ke Argentina sebelum melanjutkan karier ke klub lain di Eropa.

8. German Berterame (12,6 juta euro)

Inter Miami mendatangkan German Berterame dari Monterrey pada 2026 dengan nilai 12,6 juta euro. Transfer ini dilakukan untuk menambah opsi lini depan yang lebih muda.

Berterame memiliki catatan impresif di Liga Meksiko bersama Monterrey dan San Luis. Ia juga telah lama menjadi incaran beberapa klub MLS.

Sebelum bergabung ke Inter Miami, ia sempat dikaitkan dengan Portland Timbers dan FC Cincinnati. Kepindahan ini menegaskan ambisi klub dalam memperkuat skuad.

7. Pity Martinez (14,5 juta euro)

Pity Martinez didatangkan Atlanta United dari River Plate pada 2019 dengan biaya 14,5 juta euro. Ia datang dengan status pemain tim nasional Argentina.

Namun performanya di MLS tidak sesuai ekspektasi yang tinggi. Ia kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru di Amerika Serikat.

Setelah 18 bulan, ia pindah ke Al Nassr dengan nilai sekitar 16 juta euro. Atlanta bahkan mendapatkan keuntungan dari penjualan tersebut.

6. Thiago Almada (14,5 juta euro)

Thiago Almada bergabung dengan Atlanta United pada 2022 dari Velez Sarsfield dengan nilai 14,5 juta euro. Transfer ini sempat menjadikannya pemain termahal dalam sejarah MLS.

Sebagai gelandang serang, Almada tampil impresif dengan kontribusi 26 gol dan 24 assist dalam 83 pertandingan. Ia menjadi salah satu pemain muda paling menonjol di liga.

Almada juga menjadi bagian skuad Argentina yang menjuarai Piala Dunia 2022. Ia kemudian dijual dengan harga 24,2 juta euro, mencetak rekor penjualan MLS.

5. Rodrigo de Paul (15 juta euro)

Rodrigo de Paul bergabung dengan Inter Miami dari Atletico Madrid dengan nilai 15 juta euro. Transfer ini dirampungkan secara bertahap melalui skema pinjaman sebelum dipermanenkan.

Kehadirannya memperkuat lini tengah Inter Miami yang sudah diisi pemain top. Ia juga memiliki koneksi kuat dengan Lionel Messi di tim nasional Argentina.

Langkah ini menunjukkan strategi klub dalam membangun skuad kompetitif. De Paul diharapkan membawa pengalaman dan kualitas di level tinggi.

4. Kevin Denkey (15,3 juta euro)

FC Cincinnati merekrut Kevin Denkey dari Cercle Brugge pada 2025 dengan nilai 15,3 juta euro. Transfer ini sempat menjadi rekor MLS dalam waktu singkat.

Denkey tampil tajam di Belgia dengan catatan 10 gol dalam 17 pertandingan. Ia diharapkan mampu memberikan dampak besar di lini depan.

Namun awal kariernya di MLS tidak sepenuhnya mulus. Ia mengalami kendala dalam kerja sama dengan pemain kunci lain di tim.

3. Josh Sargent (18,7 juta euro)

Toronto FC merekrut Josh Sargent dari Norwich City pada 2026 dengan biaya 18,7 juta euro. Transfer ini terjadi setelah proses negosiasi yang cukup panjang.

Norwich awalnya enggan melepas pemainnya tersebut. Namun akhirnya mereka menerima tawaran setelah nilai transfer meningkat.

Sargent menjadi salah satu rekrutan mahal dalam sejarah MLS. Nilainya bahkan berpotensi bertambah melalui klausul tambahan.

2. Emmanuel Latte Lath (21,3 juta euro)

Atlanta United memecahkan rekor transfer MLS saat merekrut Emmanuel Latte Lath dari Middlesbrough pada 2025. Nilainya mencapai 21,3 juta euro.

Striker asal Pantai Gading ini tampil produktif di Championship sebelum pindah ke MLS. Ia mencetak banyak gol yang menarik perhatian klub Amerika.

Namun hingga saat ini, ia belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi tinggi. Adaptasi di MLS masih menjadi tantangan bagi dirinya.

1. Son Heung-min (22 juta euro)

Son Heung-min menjadi transfer termahal dalam sejarah MLS setelah bergabung dengan Los Angeles FC pada 2025. Nilai transfernya mencapai 22 juta euro.

Ia datang setelah membawa Tottenham meraih gelar Liga Europa. Son dikenal sebagai salah satu winger terbaik di Eropa pada masa puncaknya.

Di MLS, ia menemukan kembali performa terbaiknya. Kolaborasinya dengan Denis Bouanga menjadikan lini serang tim sangat berbahaya.

Sumber: Football Transfers

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan