Kata Veda Pratama Usai Ukir Sejarah untuk Indonesia di Moto3

Simak ungkapan hati Veda Pratama usai ukir sejarah di Moto3 Brasil 2026, menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium, penuh rasa syukur dan haru men

OlehThomas
Diterbitkan 23 Maret 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Veda mengakui bahwa balapan tersebut tidak mudah, dengan beberapa tantangan yang harus dihadapinya sebelum bendera merah dikibarkan. “Luar biasa. Saya melakukan pekerjaan yang sangat baik. Sebelum red flag, saya sempat kesulitan tapi luar biasa bisa finis di podium. Ini adalah pencapaian terbesar saya sekarang. Terima kasih untuk dukungan seluruh masyarakat Indonesia,” katanya, menunjukkan rasa syukur yang besar.

Rasa syukur dan kebahagiaan Veda Ega Pratama juga terlihat dari unggahannya di akun Instagram pribadinya, yang disambut antusias oleh para penggemar dan warganet di seluruh Indonesia.

Perjuangan Sengit di Sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna

Perjalanan Veda Ega Pratama menuju podium ketiga di Moto3 Brasil tidaklah mudah. Ia memulai balapan dari posisi keempat, sebuah posisi yang menjanjikan untuk bersaing di barisan depan.

Meskipun sempat tercecer hingga posisi ke-10 di tengah balapan, Veda menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Ia terlibat dalam persaingan ketat, saling salip dengan pembalap lain untuk memperebutkan posisi terbaik.

Drama balapan semakin memuncak ketika bendera merah dikibarkan pada lap ke-15 karena insiden kecelakaan. Balapan kemudian dilanjutkan dengan restart yang hanya menyisakan lima lap. Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Veda Ega Pratama untuk kembali merangsek ke posisi atas, hingga akhirnya berhasil mengamankan posisi ketiga yang bersejarah.

Sikap Veda di Podium Tuai Pujian

Selain prestasinya yang gemilang di lintasan, Veda Ega Pratama juga menjadi sorotan publik karena sikapnya di podium. Ia memilih untuk tidak ikut serta dalam perayaan sampanye yang menjadi tradisi di ajang balap motor.

Sebagai seorang Muslim, Veda Ega Pratama menghindari minuman beralkohol, dan sikapnya ini menuai banyak pujian dari warganet dan penggemar di media sosial. Ia terlihat melipir ke belakang dinding panggung saat ritual siram sampanye berlangsung, dan baru kembali bergabung setelah perayaan tersebut selesai.

Sikap profesionalisme dan keteguhan Veda dalam memegang prinsipnya ini semakin menambah kekaguman publik terhadap pembalap muda asal Indonesia tersebut, menjadikannya inspirasi bagi banyak orang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan