Legenda MU: Neymar Bukan Pemain Top

Legenda Manchester United Wayne Rooney menilai Neymar bukan pemain kelas dunia. Ia menilai level pemain Brasil itu masih di bawah Ronaldo dan Messi

Diterbitkan 20 Maret 2026, 04:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Karier Neymar bisa dibilang penuh warna dan prestasi gemilang di level klub maupun internasional. Ia menjelma sebagai salah satu ikon sepak bola modern dengan teknik, kreativitas, dan gaya bermain yang memikat.

Perjalanan kariernya dimulai dari Santos sebelum meroket di Eropa bersama Barcelona. Di sana, Neymar menjadi bagian dari trio legendaris yang mengubah wajah sepak bola menyerang dunia.

Kesuksesannya berlanjut saat pindah ke Paris Saint-Germain dengan nilai transfer fantastis. Ia menambah koleksi trofi sekaligus mempertegas statusnya sebagai bintang global.

Kini, setelah sempat berkarier di Timur Tengah bersama Al-Hilal, Neymar kembali ke klub masa kecilnya. Namun, di tengah perjalanan luar biasa itu, penilaian tajam justru datang dari salah satu legenda Inggris.

Rooney Bicara Blak-blakan, Neymar Tak Masuk Level Elite

Legenda Manchester United, Wayne Rooney, memberikan pandangan yang cukup mengejutkan soal Neymar. Ia secara terbuka menyebut bahwa pemain Brasil tersebut tidak pernah ia anggap sebagai pemain kelas dunia.

Penilaian ini tentu memicu perdebatan mengingat Neymar pernah menjadi bagian dari trio “MSN” bersama Lionel Messi dan Luis Suarez. Trio tersebut dikenal sebagai salah satu lini serang paling mematikan dalam sejarah sepak bola modern.

Meski begitu, Rooney menilai Neymar tetap berada di bawah bayang-bayang Messi selama di Barcelona. Hal itu menurutnya menjadi pembeda utama antara Neymar dan pemain yang benar-benar berada di level tertinggi.

“Saya menyukai Neymar, tetapi saya tidak pernah melihatnya sebagai pemain top. Seperti Messi, Ronaldo, kategori seperti itu. Ia hebat di Barcelona, tetapi ia masih dibayangi oleh Messi," cetusnya dalam siniar The Overlap, via Goal.

Alasan Ancelotti Coret Neymar dari Skuad Brasil

Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti membuat kejutan dengan tidak memasukkan Neymar ke dalam tim asuhannya. Banyak yang bertanya-tanya mengapa pemain 34 tahun justru absen dari daftar.

Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa keputusan tersebut murni berdasarkan kondisi fisik sang pemain. Ia ingin memastikan semua pemain yang dipanggil berada dalam kondisi terbaik.

Ancelotti juga membuka peluang bagi Neymar untuk kembali jika mampu mencapai performa maksimal. Ia menilai pintu belum sepenuhnya tertutup bagi sang bintang.

"Neymar juga bisa berada di Piala Dunia. Jika ia bisa mencapai Piala Dunia berikutnya dalam kondisi 100 persen, ia bisa berada di Piala Dunia. Mengapa ia tidak ada dalam daftar ini sekarang? Karena ia tidak 100%. Kita membutuhkan pemain dalam kondisi 100% saat ini. Tetapi seperti yang saya katakan, untuk daftar final, pembicaraannya berbeda. Neymar harus terus bekerja dan bermain, menunjukkan kualitasnya dalam kondisi fisik yang baik," terangnya, dikutip dari Goal.

Neymar Kecewa, Tapi Belum Menyerah Kejar Mimpi Piala Dunia

Ketiadaan namanya dalam skuad tentu menjadi pukulan bagi Neymar. Apalagi, ia sudah mengisyaratkan bahwa turnamen besar berikutnya bisa menjadi Piala Dunia terakhir dalam kariernya.

Meski kecewa, Neymar mencoba menunjukkan sikap profesional dengan tetap mendukung tim nasional Brasil. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah kembali ke kondisi terbaik.

Ambisi untuk tampil di panggung terbesar dunia masih membara dalam dirinya. Neymar bertekad membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing di level tertinggi.

"Skuad tim nasional baru saja diumumkan. Kami tidak dipanggil. Tentu saja, saya sedih, tetapi saya akan selalu mendukung tim nasional. Sekarang yang terpenting adalah terus bekerja, dan siap jika kesempatan itu datang. Jelas, ini Piala Dunia terakhir saya. Saya kecewa. Tapi besok saya harus berhenti bersedih. Saya perlu bekerja, berlatih, dan bermain agar kesempatan untuk berada di Piala Dunia muncul. Saya siap," tegas Neymar.

(Goal)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan