AC Milan Dijegal Lazio, Ini 2 Penyebabnya Menurut Allegri: Atmosfer Stadion dan Kesalahan Sendiri

Massimiliano Allegri mengungkap alasan AC Milan kalah dari Lazio di Olimpico. Dukungan fans dan kesalahan teknis jadi sorotan utama.

Diterbitkan 16 Maret 2026, 15:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan harus menelan kekalahan pahit saat bertandang ke markas Lazio pada pekan ke-29 Serie A 2025/2026. Bermain di Stadio Olimpico, Senin (16/03/2026), Rossoneri dipaksa pulang dengan tangan kosong.

Laga yang sempat diprediksi bakal berjalan ketat itu justru berakhir dengan kekecewaan bagi tim tamu. Lazio tampil disiplin sepanjang pertandingan dan berhasil memaksimalkan peluang yang mereka miliki.

Gol tunggal Gustav Isaksen menjadi pembeda dalam duel tersebut. Winger Lazio itu memanfaatkan ruang di lini belakang Milan sebelum menaklukkan Mike Maignan.

Kekalahan ini membuat posisi Milan di papan klasemen semakin tertekan. Jarak mereka dengan rival di papan atas melebar dan peluang untuk mengejar gelar kini semakin menipis.

Atmosfer Olimpico Jadi Senjata Lazio

Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, mengakui bahwa atmosfer pertandingan memberikan dampak besar bagi jalannya laga. Ia menilai Lazio mendapat dorongan ekstra dari para pendukungnya yang memadati stadion.

Menurut Allegri, kehadiran kembali para fans Lazio membuat pertandingan terasa jauh lebih sulit bagi timnya. Situasi tersebut memberi motivasi tambahan bagi tuan rumah untuk tampil maksimal.

“Pertama-tama, kami tahu betapa sulitnya pertandingan ini. Hari ini para penggemar Lazio kembali ke stadion. Ini adalah pertandingan yang sangat penting bagi mereka, mengingat mereka bermain melawan Milan, mengingat mereka tidak banyak menuntut di klasemen liga…" ujarnya pada DAZN, via SempreMilan.

Banyak Kesalahan Teknis Jadi Masalah Milan

Selain faktor atmosfer stadion, Allegri juga menyoroti performa timnya di lapangan. Ia merasa Milan melakukan terlalu banyak kesalahan teknis yang merugikan.

Kesalahan-kesalahan kecil tersebut membuat Milan kesulitan mengembangkan permainan. Aliran bola tidak berjalan lancar dan beberapa peluang gagal dimaksimalkan dengan baik.

Meski demikian, Allegri menilai anak asuhnya menunjukkan peningkatan pada babak kedua. Sayangnya, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol penyeimbang.

“Mereka bermain bagus, terutama di babak pertama. Kami hanya perlu sedikit lebih terorganisir di babak pertama dan tidak kebobolan gol seperti yang terjadi."

"Tetapi yang terpenting, kami melakukan banyak kesalahan teknis. Mereka banyak berlari, lalu mereka lengah, dan kami bermain bagus di babak kedua, tetapi kami tidak mencetak gol. Namun sayangnya, itulah sepak bola, ada pertandingan yang berjalan seperti ini. Kita perlu segera berbenah," tegas Allegri.

(SempreMilan)

Klasemen Liga Italia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Manchester United Dapat Pesaing pada Perburuan Bek Kiri Idaman

Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A adalah sebuah divisi tertinggi liga sepak bola di Italia
    Serie A
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Sebuah perkumpulan olahraga profesional Italia yang berbasis di Roma, Italia, terkenal dengan cabang sepak bolanya
    Sebuah perkumpulan olahraga profesional Italia yang berbasis di Roma, Italia, terkenal dengan cabang sepak bolanya
    Lazio
  • Massimiliano Allegri