Kontroversi MotoGP Thailand Sprint Race: Bos Ducati Sebut Hukuman Marc Marquez Tidak Adil

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengecam penalti Marc Marquez di Sprint Race MotoGP Thailand 2026 yang membuatnya kehilangan kemenangan.

OlehThomas
Diterbitkan 28 Februari 2026, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Reaksi Keras Bos Ducati Terhadap Hukuman Marc Marquez

Manajer tim Ducati MotoGP, Davide Tardozzi, tidak menyembunyikan kekecewaannya atas penalti yang diterima Marc Marquez. Tardozzi dengan tegas menyatakan bahwa hukuman tersebut sangat tidak adil. Ia menekankan bahwa tidak ada kontak antara Marquez dan Pedro Acosta selama manuver tersebut.

Selain itu, Tardozzi juga berargumen bahwa Marquez tidak keluar dari lintasan balap saat melakukan overtake. Ia menambahkan bahwa manuver semacam itu sering terlihat dalam balapan dan merupakan bagian dari dinamika kompetisi. Tardozzi bahkan yakin Acosta akan melakukan hal serupa jika berada di posisi Marquez.

Kritik dari bos Ducati ini menyoroti standar penilaian steward dalam insiden balap. Tardozzi berharap ada konsistensi yang lebih baik dalam penerapan aturan, terutama ketika tidak ada kontak fisik yang terjadi.

Marc Marquez Menerima Keputusan Namun Mengkritik Waktu Penalti

Marc Marquez, meskipun menerima keputusan Race Direction, tidak ragu untuk menyuarakan keberatannya terhadap waktu pemberian penalti. Ia menggambarkan manuvernya sebagai "sempurna" karena sudah berada di depan Acosta sebelum apex tikungan dan tidak melewati batas lintasan.

Marquez mengkritik notifikasi penalti yang datang di tikungan kedua terakhir pada lap terakhir, yang membuatnya tidak memiliki waktu cukup untuk merespons. Ia menyarankan agar penalti diberikan lebih awal atau insiden ditinjau setelah balapan untuk menghindari situasi serupa.

Pembalap berjuluk 'The Baby Alien' ini juga menyebut penalti tersebut sebagai bagian dari "era baru di MotoGP". Ia menyiratkan bahwa pembalap harus beradaptasi dengan interpretasi aturan yang semakin ketat.

Pedro Acosta Merasa Senang dengan Pertarungan, Bukan Kemenangan 'Giveaway'

Pedro Acosta menyatakan kegembiraannya atas pertarungan sengit melawan Marc Marquez, terlepas dari penalti yang terjadi. Ia mengakui bahwa ia tidak merasa seperti pemenang sejati karena Marquez membiarkannya lewat di akhir balapan.

Meskipun demikian, Acosta melihat kemenangan ini sebagai awal yang baik untuk musim MotoGP 2026. Ia juga menunjukkan pemahaman terhadap manuver Marquez, mengakui bahwa sulit menghentikan motor MotoGP, terutama dalam kondisi panas, dan terkadang pembalap melebar.

Acosta percaya bahwa manuver agresif seperti yang dilakukan Marquez adalah bagian yang membuat balapan MotoGP tetap menarik dan penuh drama. Ia tetap mengapresiasi duel yang terjadi sebelum penalti dijatuhkan.

Jadwal MotoGP Thailand 2026 sebagai Pembuka Musim

MotoGP Thailand 2026 merupakan balapan pembuka musim yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand.

Musim MotoGP 2026 akan terdiri dari 22 putaran, dengan Grand Prix Thailand menjadi seri pertama. Balapan utama (race day) akan dilaksanakan pada 1 Maret 2026.

Ajang ini menjadi penanda dimulainya musim balap motor paling bergengsi di dunia, dengan berbagai drama dan persaingan ketat yang diharapkan akan tersaji sepanjang tahun.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan