Alvaro Arbeloa Tegas Bela Vinicius Junior: Rasisme Tak Bisa Ditoleransi, UEFA Harus Bertindak

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa melontarkan pernyataan keras terkait dugaan tindakan rasisme yang menimpa Vinicius Junior.

Diterbitkan 21 Februari 2026, 15:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Arbeloa mendesak UEFA agar menunjukkan komitmen nyata dalam memerangi rasisme.

“Sekarang ada di tangan UEFA. Ini waktunya menunjukkan bahwa perjuangan melawan rasisme bukan sekadar kata-kata. Saya percaya harus ada sanksi. Ini momen penting untuk menjadi titik balik,” ujarnya.

Vinicius Tetap Bersinar di Tengah Tekanan

Terlepas dari kontroversi, Arbeloa memuji mentalitas dan kontribusi Vinicius di lapangan. Ia menilai pemain 25 tahun itu menunjukkan keberanian luar biasa.

“Vinicius menentukan pertandingan, mencetak gol-gol fantastis, memikul tim di pundaknya. Dia tidak takut. Banyak dari kita mungkin pernah dihina, tapi tidak karena warna kulit. Saya tidak tahu apakah saya mampu kembali bermain seperti yang dia lakukan. Kami akan selalu berada di sisinya,” kata Arbeloa.

Madrid sendiri akan bertandang ke El Sadar menghadapi Osasuna dengan misi menjaga jarak dari Barcelona di puncak klasemen La Liga. Setelah itu, Los Blancos akan menjalani leg kedua babak gugur Liga Champions melawan Benfica.

Di tengah tekanan dan sorotan, sikap tegas Arbeloa menjadi pesan kuat bahwa sepak bola tidak boleh memberi ruang sedikit pun bagi rasisme.

Sumber: Marca

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan