One Pride MMA Tetapkan Arah Kompetisi 2026, Hadirkan Empat Fight Night dan Debut Hystrike

One Pride MMA memperkenalkan kelas Hystrike sebagai alternatif dalam ekosistem.

Diterbitkan 14 Februari 2026, 16:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - One Pride MMA menegaskan komitmennya dalam mengembangkan olahraga Mixed Martial Arts (MMA) di Indonesia. One Pride MMA menetapkan arah kompetisi musim 2026 yang berfokus pada peningkatan kualitas pertandingan, konsistensi kejuaraan, serta pembinaan petarung nasional menuju level internasional. Sepanjang tahun 2026, One Pride MMA akan menggelar empat Fight Night yang dirancang sebagai panggung kompetisi berstandar tinggi bagi para atlet terbaik Tanah Air. Rangkaian kompetisi 2026 akan dimulai dari OP 89 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026 di HW Superhouse Satrio, Jakarta.

Sebagai promotor MMA terbesar di Indonesia, One Pride MMA tahun ini melalui Divisi Combat menonaktifkan empat kelas, yaitu Welterweight, Woman Class, Atomweight dan Strawweight. Hal ini dilakukan sebagai langkah penajaman struktur kompetisi dengan memprioritaskan empat divisi utama, yakni Flyweight, Bantamweight, Featherweight, dan Lightweight. Sebanyak lebih dari 450 petarung yang terdata, ada 50 fighter terpilih yang akan menjadi roster inti 2026 melalui proses seleksi ketat berdasarkan performa pertandingan, rekam jejak kemenangan, dan usia produktif.

“Musim 2026 ini kami rancang sebagai fase pematangan kualitas, tujuan kami jelas kualitas di atas kuantitas. Fokus kami bukan hanya menghadirkan pertarungan menarik, tetapi memastikan setiap fighter yang tampil benar-benar layak berada di level kejuaraan One Pride MMA. Selanjutnya dari sini ekosistem MMA Indonesia bisa tumbuh sehat dan berkelanjutan,” kata Suwardi, selaku Chief Combat Officer One Pride MMA.

>Sebagai gebrakan baru, One Pride MMA tahun ini memperkenalkan kelas Hystrike. Hystrike adalah arena bagi striker sejati yang menyajikan pertarungan berdiri murni tanpa ground fight atau submission. Rule set ini menggabungkan teknik terbaik dari boxing, kickboxing, Muay Thai, hingga karate dalam tempo tinggi yang menuntut akurasi, timing, dan mental baja. Dirancang untuk menghadirkan aksi tanpa jeda, Hystrike memastikan setiap detik adalah adu presisi di atas kaki, karena di sini, pemenang ditentukan oleh siapa yang paling tangguh berdiri dan menguasai tekanan hingga akhir.

“Kehadiran Hystrike adalah sebagai alternatif dalam ekosistem One Pride MMA. Di Hystrike, kami menghilangkan 'zona nyaman' ground fighting untuk memberi ruang bagi para striker menunjukkan seni beladiri berdiri yang paling murni. Ini adalah tentang keberanian untuk terus berdiri saat tekanan mencapai puncaknya. Hystrike adalah jawaban bagi penonton yang haus akan aksi tanpa jeda.” lanjut Suwardi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Rizky MandasariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan