Liverpool Diuji Tanpa Alexander Isak, Arne Slot Siapkan Opsi Taktik Baru

Liverpool kembali dihadapkan pada ujian berat di musim kedua Arne Slo dengan harus belajar bertahan tanpa Alexander Isak yang mengalami cedera panjang.

Diterbitkan 25 Desember 2025, 16:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Saat menghadapi Inter, Isak dan Ekitike bermain sebagai duet penyerang dengan Curtis Jones, Dominik Szoboszlai, Ryan Gravenberch, dan Alexis Mac Allister membentuk diamond dinamis di belakang mereka. Di dua laga liga berikutnya, lima gelandang, Gravenberch, Jones, Mac Allister, Florian Wirtz, dan Szoboszlai dipasang menopang Ekitike sebagai ujung tombak tunggal.

Dalam fase membangun serangan, Jones atau Gravenberch kerap turun sejajar dengan Virgil van Dijk dan Ibrahima Konaté. Hal ini membuat progresi bola Liverpool lebih rapi, sekaligus membebaskan bek sayap untuk naik lebih tinggi.

Lebih Solid, tapi Minim Ancaman Lebar

Pendekatan baru ini membuat Liverpool tampil berbeda. Kepadatan di tengah mengurangi risiko serangan balik lawan, masalah yang sering menghantui mereka di awal musim. Selain itu, peran gelandang pekerja keras di sisi lapangan meningkatkan kualitas pressing dan struktur bertahan.

Namun, sistem ini bukan tanpa celah. Liverpool kerap kesulitan menciptakan peluang bersih meski mendominasi penguasaan bola. Dengan lebar serangan bertumpu pada fullback, The Reds kehilangan kualitas duel satu lawan satu di sisi lapangan.

Slot sempat mencoba solusi dengan menggeser Wirtz lebih melebar pada babak kedua melawan Tottenham. Hasilnya cukup menjanjikan, terutama lewat kombinasi dengan Kerkez. Di sisi lain, cameo Jeremie Frimpong menunjukkan potensinya sebagai senjata lebar berkat kecepatan, dribel, dan umpan silang.

Tantangan Mencari Gol

Absennya Isak membuat beban mencetak gol kini bertumpu pada Ekitike, dibantu Mac Allister atau Wirtz dari lini kedua. Masalahnya, kedua gelandang tersebut tidak memiliki daya jelajah dan naluri gol setajam Isak. Federico Chiesa pun berpeluang dicoba mendampingi Ekitike, seperti saat Liverpool menghadapi Inter.

Pada akhirnya, Slot tampaknya akan tetap bertahan dengan pendekatan berbasis kontrol dan penguasaan bola. Target realistisnya bukan pesta gol, melainkan kemenangan tipis yang konsisten sambil menunggu Isak pulih. Bagi Liverpool, bertahan di jalur positif tanpa striker andalan kini menjadi tantangan terbesar Arne Slot musim ini.

Sumber: BBC

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan