Liputan6.com, Jakarta - East X West Combat Sports Festival akan menghadirkan beberapa pertarungan sengit antara petarung dari Indonesia Barat melawan petarung dari Indonesia Timur. Yang istimewa, event yang berlangsung di Bengkel Space pada Senin 15 Desember 2025 itu akan disumbangkan ke korban bencana Sumatera.
East x West Combat Sports Festival dibangun dari rivalitas yang sudah lama memanas antara Yunus Martin Wamaer dan Bokir Sasmita. Total ada 20 petarung yang terlibat di East X West Combat Sports Festival.
Meski menghadirkan duel petarung dari Indonesia bagian Timur dengan Indonesia bagian Barat, ajang ini sebenarnya mengusung semangat persatuan. Seluruh hasil penjualan tiket East X West Combat Sports Festival akan disumbangkan untuk korban bencana di Sumatera. Harga tiket sendiri dijual Rp 200 ribu.
"Kami menggelar East x West Combat Sports Festival ini terinspirasi dari rivalitas legendaris East vs West yang telah lama hidup dalam dunia hip-hop," kata Promotor Kevin Valentino Rouw dari Melanesian Clan dalam jumpa pers Minggu (14/12/2025).
"Dalam festival nanti akan tampil tim East yang diperkuat petarung-petarung dari wilayah Indonesia bagian Timur dan tim West dengan materi atlet asal Indonesia bagian Barat. Kita bukan memisahkan namun mencoba mengangkat potensi olahraga combat yang ada di seluruh tanah air dengan label Barat dan Timur agar lebih konsentrasi dan fokus."
Daftar Petarung yang Ikut Serta
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443813/original/030288300_1765756765-_DSC4624.jpg)
East x West Combat Sports Festival merupakan acara kolaborasi antara Melanesian Clan dan The Faithers yang lahir dengan mengusung semangat persatuan. Dengan semangat itu, kata Kevin, melalui persaingan di ajang festival, pihaknya akan membangun identitas baru yang tidak peduli dari mana latar belakang seseorang berasal.
Para petarung yang akan ambil bagian selain Yunus dan Bokir antara lain Ardi Lumihi, Rio Ludji, Axel Rahakratat, Brayen, Pazzcal Tanoy, Ahmad Sopiyan, Hendrikus, Stevi dan ZB di kubu East. Sedangkan West menampilkan Riyanto, Barqy Priambodo, Kong Paul, Suryadi Tambunan, Dennis Abdurrachim, Fajar Arlions, Rendy Singgih, Endi Junior dan Amalina.
“Perebutan sabuk kick boxing perempuan pertama dari KBI Pro yang mempertemukan ZB dan Amalina menjadi momentum penting. Duel bersejarah ini menandai semakin terbukanyaruang bagi atlet perempuan untuk tampil dan bersaing di level tertinggi dalam combat sports,” papar Kevin.
Rutin Setiap Tahun
East x West Combat Sports Festival rencananya akan rutin diadakan setiap tahun. Kedepannya akan dilakukan penjaringan talenta lebih ketat lagi. Sebelum duel di Jakarta akan ada seleksi di daerah-daerah.
“The faithers komit untuk terus support combat sport melalui media yang kami punya dan publikasi, karena exposure atlet kita tau di industri olahraga sangat menunjang motivasiuntuk mereka berprestasi dan berkembang” ucap Zidan Khadafi perwakilan KRMP Ibnu Sulistyo Riza Pradipto The faithers.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321375/original/053314000_1786440887-cek_fakta_-_cpns_menpan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312818/original/023895500_1785560927-WhatsApp_Image_2026-08-01_at_12.01.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5134529/original/089698800_1739622825-20250215-Prabowo-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443812/original/088962300_1765756764-_DSC4743.jpg)